Kategori: Bireuen

  • Usai Video Joget Viral, Tiga Anggota Satpol PP Bireuen Dijatuhi Sanksi Tegas

    acehtoday.id/ | Bireuen – Majelis Kode Etik (MKE) Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kabupaten Bireuen menjatuhkan sanksi kepada tiga anggotanya yang terbukti melanggar kode etik, setelah menjalani proses pemeriksaan internal terkait pembuatan video joget yang mencoreng citra institusi.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, Musni Syahputra, mengatakan ketiga anggota tersebut telah dipanggil dan diperiksa melalui sidang Majelis Kode Etik.

    “Ketiga pelaku tersebut sudah dipanggil dan diperiksa oleh Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen. Pemeriksaan dilakukan melalui Majelis Kode Etik (MKE) Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen,” kata Musni, Sabtu (18/7/2026).

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, keterangan para pihak, serta alat bukti yang diajukan dalam persidangan, Majelis Kode Etik menyimpulkan ketiga anggota tersebut terbukti melakukan pelanggaran etika kepribadian karena bersikap dan berperilaku yang dinilai mencoreng citra, kehormatan, dan martabat institusi Satpol PP.

    Menurut Musni, perbuatan tersebut bertentangan dengan Pasal 10 huruf (l) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2023 tentang Standar Operasional Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja dan Kode Etik Polisi Pamong Praja, yang mengatur kewajiban setiap anggota untuk menjaga sikap, perilaku, kehormatan profesi, serta nama baik institusi.

    Wajib Minta Maaf Terbuka dan Bersihkan Kantor Tiga Hari

    “Atas pelanggaran tersebut, Majelis Kode Etik menjatuhkan dua bentuk sanksi,” ujar Musni. Sanksi pertama berupa sanksi moral, yakni kewajiban menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat melalui media massa atas perbuatan yang telah dilakukan.

    Sanksi kedua berupa sanksi pembinaan, yaitu kewajiban membersihkan lingkungan Kantor Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen selama tiga hari kerja berturut-turut, sebagai bagian dari pembinaan disiplin dan penanaman kembali nilai-nilai etika profesi.

    Bentuk Komitmen Tegakkan Disiplin dan Kode Etik

    Musni menegaskan, pemberian sanksi tersebut merupakan bentuk komitmen Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen dalam menegakkan disiplin dan kode etik di lingkungan institusinya. “Pemberian sanksi ini merupakan bentuk komitmen Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Bireuen dalam menegakkan disiplin, kode etik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” ujarnya.

    Ia berharap sanksi tersebut tidak hanya memberikan efek pembinaan kepada ketiga anggota yang bersangkutan, tetapi juga menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, etika, dan profesionalisme, baik saat menjalankan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Kami telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan WH Aceh terkait penanganan kasus tersebut,” tutup Musni.

  • Jagat Maya Geger! Video Viral Diduga Anggota Satpol PP-WH Bireuen Bergoyang Ria, Citra Institusi Jadi Sorotan

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Sebuah video yang diduga memperlihatkan anggota Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen tengah berjoget di lokasi tertutup mendadak viral di media sosial beberapa hari terakhir. Video berdurasi 16 detik itu menampilkan seorang perempuan berbaju putih yang didorong ke tembok oleh seorang pria, sebelum lengannya dipegang. Tak lama kemudian, seorang perempuan lain masuk ke dalam rekaman dan keduanya terlihat berjoget bersama.

    Tayangan tersebut langsung menuai kritik dari warganet karena dinilai tidak pantas. Sorotan juga tertuju pada pakaian yang dikenakan petugas dalam video, yang dianggap tidak sejalan dengan citra penegakan syariat yang selama ini dijalankan oleh instansi tersebut kepada masyarakat.

    Tarmizi Benarkan Petugas Berasal dari Bireuen

    Menanggapi video yang beredar itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh, Tarmizi, membenarkan bahwa sosok dalam rekaman merupakan anggota Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen. Saat dikonfirmasi acehtoday.id/ pada Rabu (8/7/2026), Tarmizi menyebut pihaknya telah mengetahui asal-usul petugas tersebut.

    Tarmizi memastikan bahwa dugaan pelanggaran ini akan segera ditindaklanjuti. Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen untuk membahas langkah selanjutnya terhadap persoalan tersebut.

    Kasatpol PP Bireuen dan Anggota Bakal Dipanggil

    Sebagai tindak lanjut, Tarmizi menegaskan pihaknya akan lebih dulu memanggil Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Bireuen sebelum memanggil anggota yang diduga terlibat dalam video tersebut untuk dimintai keterangan. Proses ini dilakukan secara berjenjang agar penanganan kasus berjalan sesuai prosedur.

    Meski demikian, Tarmizi belum bisa memastikan bentuk pelanggaran maupun sanksi yang akan dijatuhkan kepada anggota yang bersangkutan. Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum pihaknya mengambil langkah atau keputusan lebih lanjut terkait kasus ini.**

  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bireuen Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga untuk Mengenang Jasa Pahlawan

    acehtoday.id/ | Bireuen – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bireuen menggelar upacara ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Glp Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Rabu (25/6/2026) pagi.

    Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Upacara ziarah dipimpin langsung oleh Kapolres Bireuen, AKBP Tuchad Cipta Herdi, S.I.K., M.Med.Kom., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolres Bireuen, Kompol Mujibur Salim, S.E., para Pejabat Utama (PJU) Polres Bireuen, seluruh Kapolsek jajaran, personel Polwan, serta gabungan personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Bireuen.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan, hingga prosesi tabur bunga sebagai simbol penghormatan atas jasa-jasa para pejuang bangsa.

    Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Semangat perjuangan itu terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab

    Kasihumas Polres Bireuen, AKP M. Nasir, S.H., mengatakan, kegiatan ziarah dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa serta masyarakat.

    “Semangat para pahlawan harus menjadi teladan bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas sehari-hari. Melalui ziarah ini, setiap anggota diingatkan agar terus menjaga amanah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bekerja secara humanis, profesional, dan berintegritas,” ujarnya

    Ia menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri agar semakin dekat dengan masyarakat serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Bireuen.

    “Melalui penghormatan kepada para pahlawan, kita semua berharap semangat perjuangan tersebut terus hidup dan menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya