Tag: aceh selatan

  • Bupati Mirwan Tantang IKAMAS dan HAMAS Buktikan Kontribusi untuk Aceh Selatan

    Bupati Mirwan Tantang IKAMAS dan HAMAS Buktikan Kontribusi untuk Aceh Selatan

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Pelantikan IKAMAS dan HAMAS Banda Aceh menjadi momentum memperkuat sinergi antara masyarakat, mahasiswa, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., M.Sos., pada Jumat (26/6/2026) malam.

    Acara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur anggota DPRA Daerah Pemilihan (Dapil) 9, anggota DPRK Aceh Selatan, jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Wali Kota Banda Aceh, akademisi, tokoh masyarakat, serta keluarga besar IKAMAS dan HAMAS.

    Dalam sambutannya, Mirwan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus baru sekaligus mengingatkan bahwa kepengurusan organisasi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

    Menurutnya, keberadaan IKAMAS dan HAMAS memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kemajuan Aceh Selatan. Ia menilai pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk putra-putri Aceh Selatan yang sedang menempuh pendidikan maupun berkiprah di luar daerah.

    Bupati juga menegaskan bahwa ide, gagasan, dan inovasi dari masyarakat Aceh Selatan di perantauan merupakan modal berharga untuk mempercepat pembangunan Tanoh Pala di berbagai sektor.

    Karena itu, ia mengajak pengurus IKAMAS dan HAMAS terus berkontribusi dengan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, menjaga nama baik Aceh Selatan melalui prestasi, sekaligus mempererat solidaritas masyarakat Aceh Selatan yang berada di Banda Aceh maupun daerah lainnya.

    Khusus kepada HAMAS, Mirwan berharap organisasi mahasiswa tersebut mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus laboratorium kepemimpinan yang melahirkan calon pemimpin Aceh Selatan di masa mendatang.

    Di akhir sambutannya, Mirwan turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus IKAMAS dan HAMAS periode sebelumnya atas dedikasi mereka menjaga silaturahmi serta kekompakan masyarakat Aceh Selatan. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet organisasi dengan semangat pengabdian, kebersamaan, dan inovasi.

    “Jadikan organisasi ini sebagai ladang ibadah, tempat menempa diri, serta ruang untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Aceh Selatan,” tutupnya.**

  • Ironis, Warga Patungan Perbaiki Jalan, FORSIAKUBA Sentil Keras Pemkab Aceh Selatan

    acehtoday.id/ | Aceh Selatan – Puluhan warga Gampong Pasie Kuala Bau, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, bergotong royong memperbaiki jalan desa yang selama ini menjadi akses utama masyarakat, namun kondisinya rusak dan belum mendapat penanganan memadai dari pemerintah.

    Aksi swadaya yang dilakukan warga tersebut mendapat perhatian dari Ketua Forum Silaturahmi Mahasiswa Kuala Bau (FORSIAKUBA), Muksan.

    Menurutnya, kegiatan gotong royong itu tidak hanya mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi gambaran masih minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar di wilayah tersebut.

    "Apa yang terjadi hari ini bukan sekadar gotong royong biasa, ketika masyarakat harus mengumpulkan tenaga, waktu, dan biaya sendiri untuk memperbaiki jalan desa, ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan dasar yang belum terpenuhi," kata Muksan kepada acehtoday.id/.

    Ia menjelaskan, jalan tersebut telah lama mengalami kerusakan dan kerap dikeluhkan warga karena menjadi jalur utama untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun hingga kini, perbaikan yang diharapkan masyarakat belum juga terealisasi.

    Menurut Muksan, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan maupun DPRK Aceh Selatan agar pembangunan infrastruktur desa dapat menjadi prioritas.

    “Masyarakat tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan akses jalan yang layak untuk menu

    njang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

    Ia menilai, inisiatif warga memperbaiki jalan secara mandiri merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus cerminan kekecewaan atas lambannya penanganan infrastruktur yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

    FORSIAKUBA Apresiasi Warga

    Meski demikian, Muksan mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Pasie Kuala Bau, menurutnya, budaya kebersamaan tersebut merupakan nilai positif yang harus terus dijaga.

    “Gotong royong adalah budaya luhur masyarakat kita. Namun, semangat kebersamaan warga tidak boleh dijadikan alasan bagi pemerintah untuk mengabaikan tanggung jawabnya dalam menyediakan infrastruktur yang layak,” tegasnya.

    FORSIAKUBA berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

    “Rakyat membutuhkan pelayanan yang nyata dan kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi, apa yang dilakukan masyarakat hari ini menjadi pengingat bahwa pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan warga di lapangan,” pungkas Muksan.(mol)