Tag: Darmawan Prasodjo

  • Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Tidak Ada Kenaikan

    Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Tidak Ada Kenaikan

    Rakyat News – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk Triwulan III tahun 2026 tetap, tanpa kenaikan. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terjadi.

    Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mempertahankan daya beli masyarakat dan mendukung daya saing industri. “Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tarif listrik Triwulan III Tahun 2026 tetap atau tidak naik,” kata Bahlil.

    Penyesuaian tarif biasanya dilakukan setiap tiga bulan untuk 13 golongan pelanggan non subsidi berdasarkan empat parameter ekonomi. Parameter tersebut meliputi kurs rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). Untuk Triwulan III 2026, kurs tercatat sebesar Rp16.959,32 per USD, ICP USD96,12 per barel, inflasi 0,21 persen, dan HBA USD70 per ton.

    Walaupun ada potensi perubahan tarif berdasarkan formula, pemerintah memilih untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi. Kebijakan ini juga berlaku untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi, termasuk pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, dan UMKM, yang juga tidak akan mengalami perubahan tarif.

    Bahlil menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan listrik yang andal dan terjangkau. Kebijakan tarif tetap menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan layanan kelistrikan berkelanjutan.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa PLN siap menjalankan kebijakan tarif listrik Triwulan III 2026. PLN berkomitmen untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal dan kualitas layanan kelistrikan yang meningkat untuk masyarakat.

  • RUPS PLN Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

    Seputar Aceh – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) malam di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta. Dalam agenda tersebut, RUPS menetapkan perubahan susunan jajaran Direksi perseroan.

    Sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia, keputusan tersebut bertujuan untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung keberlanjutan transformasi PLN dalam menghadapi tantangan industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis. Perubahan ini juga merupakan langkah dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional di sektor energi.

    Perubahan Susunan Direksi PLN

    Posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Darmawan Prasodjo. Namun, ada penambahan satu posisi, yaitu Wakil Direktur Utama yang kini dijabat oleh Yusuf Didi Setiarto. Selain itu, terdapat perubahan pada beberapa posisi direksi lainnya.

    Dalam keterangan resmi PLN, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyampaikan, “Segenap insan PLN menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya atas dedikasi, kontribusi, serta pengabdian yang diberikan dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat kinerja korporasi, meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, dan mendukung agenda transisi energi nasional.”

    Susunan Lengkap Direksi PLN yang Baru

    Berikut adalah susunan lengkap Direksi PLN setelah perubahan:
    1. Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama;
    2. Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama;
    3. Nurlely Aman sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital;
    4. Sulistyo Biantoro sebagai Direktur Keuangan;
    5. Rakhmad Dewanto Haris J. sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis;
    6. Suroso Isnandar sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan;
    7. Edwin Nugraha Putra sebagai Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan;
    8. M. Fahrur Rozy sebagai Direktur Retail dan Niaga;
    9. Denny Triyanto sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan.

    Implikasi Perubahan Direksi terhadap PLN

    Perubahan tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah PLN dalam menjalankan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki oleh jajaran direksi, PLN yakin dapat lebih baik memenuhi kepentingan masyarakat dalam bidang ketenagalistrikan.

    Pemahaman tentang Perubahan dan Harapan ke Depan

    Keberlanjutan transformasi PLN sangat penting untuk menghadapi tantangan yang ada di industri ketenagalistrikan. Melalui penambahan posisi Wakil Direktur Utama dan perubahan susunan direksi, PLN bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas layanan kepada pelanggan.