Tag: Stephen Bradley

  • Shamrock Rovers Awali Kualifikasi Liga Champions di Malta

    Shamrock Rovers Awali Kualifikasi Liga Champions di Malta

    Rakyat News – Shamrock Rovers memulai kampanye kualifikasi Liga Champions UEFA melawan Floriana di Centenary Stadium, Ta’ Qali, pada pukul 18.30 waktu setempat.

    Stephen Bradley, pelatih kepala Rovers, memimpin timnya dalam usaha untuk mencapai fase grup kompetisi kontinental. Ini merupakan dekade sejak pertandingan pertama Bradley sebagai pelatih ketika ia ditunjuk secara sementara pada 7 Juli 2016.

    Pada tahun itu, Rovers tersingkir dari Liga Europa setelah kalah 3-1 secara agregat dari RoPS asal Finlandia. Sejak saat itu, Bradley telah membawa Rovers meraih kesuksesan besar, termasuk lima gelar liga dan dua Piala FAI.

    “Ini telah menjadi perjalanan yang luar biasa,” kata Bradley menjelang pertandingan kualifikasi Liga Champions. Dia merasa waktu berlalu dengan cepat dan mengingat pertandingan pertamanya dengan jelas.

    Bradley menyatakan, “Ada banyak pertumbuhan dan perubahan di klub dalam waktu itu yang positif.” Dia merasa beruntung berada di posisi yang baik di klub yang hebat.

    Musim lalu, Rovers mengakhiri kompetisi dengan kemenangan di kandang melawan Hamrun Spartans dari Malta. Sekarang, mereka menghadapi tantangan baru melawan Floriana, juara liga Malta.

    “Mereka adalah tim yang bagus,” ungkap Bradley, menyadari bahwa Floriana belum bermain secara kompetitif sejak liga domestik mereka berakhir pada pertengahan Mei.

    Dia juga mencatat bahwa ada banyak perubahan dalam skuad Floriana, dengan sejumlah pemain baru yang berasal dari Argentina dan Brasil. Rovers tidak tahu bagaimana kekuatan tim lawan, tetapi mereka yakin akan kemampuan individu yang bagus dari pemain baru tersebut.

  • Shamrock Rovers Target Kemenangan atas Sligo Rovers di The Showgrounds

    Shamrock Rovers Target Kemenangan atas Sligo Rovers di The Showgrounds

    Rakyat News – Shamrock Rovers berpeluang memperlebar jarak menjadi sepuluh poin dari pesaingnya malam ini.

    Tim ini akan bertanding melawan Sligo Rovers di The Showgrounds setelah mengalami kekalahan mengejutkan sebelumnya.

    Shamrock Rovers saat ini memimpin klasemen berkat ketidakstabilan Bohemians dan St Patrick’s Athletic.

    Stephen Bradley, pelatih Shamrock, mengatakan bahwa timnya belum bermain maksimal musim ini, dengan lima kekalahan termasuk satu dari Sligo Rovers.

    Kekalahan 2-1 bulan lalu itu menjadi satu-satunya kemenangan Sligo dalam sembilan pertandingan terakhir.

    Dalam pertemuan ketiga kedua tim ini, Shamrock berharap dapat membalas dendam dan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen.

    Fokus mereka selanjutnya adalah kejuaraan Liga Champions yang dimulai minggu depan dengan lawan Floriana.

    Bradley menegaskan pentingnya fokus pada pertandingan melawan Sligo, mengingat kekalahan sebelumnya.

    Dia menyatakan, “Sligo jelas mengalahkan kami terakhir kali, jadi kami tahu ini adalah pertandingan yang sulit.”

    Bradley menambahkan bahwa jika timnya tidak menunjukkan performa terbaik, mereka bisa kalah dalam pertandingan apa pun.

    Dan Cleary diperkirakan akan kembali tengah bulan ini, sementara Danny Mandroiu menunggu persetujuan untuk kembali dari cedera serius yang dialaminya di Piala FAI.

    Di sisi lain, Danny Grant dan Victor Ozhianvuna tidak akan tampil dalam laga melawan Sligo dan pertandingan Eropa mendatang.

    Sligo Rovers dikenal menyulitkan Shamrock dalam beberapa tahun terakhir, sehingga hasil positif sangat penting untuk mereka.

    Tim Bit O’Red baru saja kehilangan tiga poin penting setelah kebobolan gol di waktu tambahan dalam dua pertandingan terakhir.

    Mereka sempat unggul 2-0 melawan Shelbourne sebelum pertandingan berakhir imbang.

    Dua pemain pinjaman, Mai Traore dan Shane Blaney, telah pergi minggu ini, dan John Russell perlu menambah pemain setelah jendela transfer dibuka.

    Russell mengakui bahwa akan sulit untuk mengulangi aksi heroik mereka di pertandingan sebelumnya.

    Dia tidak mengharapkan Shamrock Rovers akan bermain dengan sikap meremehkan, terutama karena itu mungkin menjadi faktor dalam pertemuan sebelumnya.