Rakyat News – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menghadapi tekanan besar dari anggota Parlemen Israel. Pada Selasa, 15 Juli 2026, ia disoraki saat sidang Knesset berlangsung. Sidang itu membahas beberapa rancangan undang-undang kontroversial yang diusulkan oleh koalisi pemerintah.
Anggota parlemen oposisi berteriak, “Memalukan! Pergi! Keluar!” membuat suasana sidang sangat ricuh. Akibatnya, Netanyahu meninggalkan ruangan tanpa mengikuti pemungutan suara.
Meski ketidakhadiran Netanyahu, rancangan undang-undang yang diajukan koalisinya tetap disahkan. Pengesahan ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum Knesset dibubarkan pada 17 Juli 2026, menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung pada 27 Oktober 2026.
Para analis menyebut RUU yang disahkan dengan cepat bertujuan memenuhi tuntutan sekutu Netanyahu dari kalangan Yahudi ultra-Ortodoks dan kelompok sayap kanan. Menurut analis politik Nadav Eyal, langkah ini adalah strategi Netanyahu untuk mempertahankan dukungan politik menjelang pemilu.
Eyal menilai, Netanyahu berjuang untuk kelangsungan hidup politiknya, dan partai-partai Haredi sangat penting bagi tujuan ini. Ia ingin menunjukkan kepada mitra Haredinya bahwa hanya dirinya yang dapat memenuhi kepentingan mereka.
Salah satu aturan yang banyak disorot adalah penetapan studi Taurat sebagai nilai dasar negara melalui Undang-Undang Dasar. Kritik muncul karena aturan ini bisa menjadi landasan hukum untuk pengecualian wajib militer bagi warga Yahudi ultra-Ortodoks.
Selain itu, parlemen mengesahkan undang-undang yang memberikan kekebalan sementara bagi warga Yahudi ultra-Ortodoks yang menghindari wajib militer hingga akhir Januari 2027. Kebijakan ini mengundang kritik, terutama karena militer Israel kekurangan sekitar 12.000 personel di tengah konflik yang masih berlangsung.
Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel, Letnan Jenderal E, mengungkapkan kekhawatiran seputar kekurangan personel dalam situasi yang tidak menentu ini.
Rakyat News – Pelonggaran metodologi penyaringan saham lonjakan harga ekstrem oleh MSCI membuka peluang bagi saham konglomerat Indonesia. Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis hasil tinjauan pada 24 Juni 2026.
Status pasar modal Indonesia tetap sebagai Emerging Markets, namun MSCI memperingatkan soal transparansi pasar. Mereka mencatat keluhan investor institusi global tentang minimnya transparansi struktur kepemilikan saham.
MSCI juga menyoroti indikasi praktik perdagangan terkoordinasi di bursa Indonesia. Hal ini membatasi kemampuan investor asing untuk menilai jumlah saham beredar bebas.
Praktik tersebut mengurangi keandalan harga pasar sebagai acuan replikasi indeks. Peringatan MSCI memberi tekanan pada saham dengan struktur kepemilikan kompleks, terutama dari konglomerasi.
Sejumlah saham dengan kepemilikan berlapis atau free float semu jadi perhatian investor global. Saham yang masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) BEI menjadi fokus.
Azharys Hardian dari KISI Sekuritas menyatakan saham konglomerat besar berpotensi mendapat manfaat dari pelonggaran metodologi EPI MSCI. Beberapa saham konglomerat yang naik harga signifikan sebelumnya gagal masuk indeks akibat status freeze.
“Saham-saham dari grup konglomerasi besar yang naik harga sangat signifikan mungkin akan diuntungkan,” kata Azharys. Pelonggaran ini dinilai penting bagi saham-saham yang sebelumnya terkendala oleh aturan EPI yang lama.
Rakyat News – Gelandang serang Persebaya, Francisco Rivera, menyatakan bahwa laga melawan PSIS Semarang sangat penting bagi skuad Green Force. Pertandingan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan selama masa persiapan. Selain itu, laga ini juga menjadi panggung bagi pemain baru dan muda untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan Bonek dan Bonita.
99th Anniversary Game Persebaya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (19/7). Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung meriah, menandai ulang tahun ke-99 Green Force. Rivera menilai laga ini penting karena merupakan kesempatan pertama bagi banyak pemain untuk merasakan atmosfer pertandingan bersama Persebaya.
Musim ini, Persebaya melakukan penyegaran skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain baru. Nama-nama seperti Ramadhan Sananta, Alex Martins, Yuran Fernandes, Miguel Pereira, Walber Motta, dan Yann Mabella kini bergabung dengan tim. Kehadiran mereka meningkatkan optimisme dan persaingan sehat di dalam tim.
Rivera berharap pertandingan melawan PSIS dapat menjadi momentum awal bagi pemain baru untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dia menekankan pentingnya atmosfer yang diciptakan oleh Bonek dan Bonita untuk mempercepat proses adaptasi pemain anyar. “Pertandingan ini penting bagi semua pemain, terutama pemain baru dan pemain muda,” kata Rivera dalam konferensi pers pada Sabtu (18/7).
Pemain berusia 31 tahun itu juga menegaskan bahwa seluruh skuad menyambut pertandingan ini dengan keseriusan. Meskipun berstatus laga persahabatan, Green Force tetap ingin memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukung. Rivera percaya pertandingan ini adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil kerja keras selama masa persiapan.
Dia mengatakan, “Kami sudah siap menghadapi pertandingan ini. Yang terpenting, kami bermain untuk Persebaya dan kami ingin meraih kemenangan.” Rivera berharap penampilan Persebaya dalam laga anniversary ini bisa membawa kebahagiaan bagi Bonek dan Bonita yang setia mendukung tim.
Seputar Aceh – Pelonggaran metodologi penyaringan saham extreme price increase (EPI) oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) memberikan peluang lebih besar bagi saham-saham konglomerasi asal Indonesia untuk masuk ke MSCI Global Standard Index. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi investor asing di pasar modal Indonesia.
Sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com, MSCI merilis hasil MSCI Market Classification Review 2026 pada Kamis (24/6/2026). Dalam tinjauan tersebut, status pasar modal Indonesia tetap sebagai Emerging Markets, tetapi disertai peringatan tegas mengenai kualitas dan transparansi pasar yang masih perlu ditingkatkan.
Peluang Bagi Saham Konglomerat
MSCI menyoroti beberapa keluhan dari investor institusi global terkait minimnya transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Selain itu, terdapat indikasi praktik perdagangan terkoordinasi di bursa yang membatasi kemampuan investor asing untuk menilai jumlah saham beredar bebas (free float) dengan akurat. Hal ini berpotensi mengurangi keandalan harga pasar sebagai acuan dalam proses replikasi indeks.
Peringatan tersebut memberi tekanan pada saham-saham dengan struktur kepemilikan kompleks, khususnya emiten dari kelompok konglomerasi. Saham dengan free float semu, terutama yang terdaftar dalam High Shareholding Concentration (HSC) PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menjadi perhatian utama bagi investor global.
Dampak Pelonggaran Aturan EPI
Investment Specialist KISI Sekuritas, Azharys Hardian, menyatakan bahwa saham-saham dari kelompok konglomerasi besar berpotensi mendapatkan manfaat dari pelonggaran metodologi EPI yang diterapkan MSCI. Dia menjelaskan bahwa pada awal tahun ini, beberapa saham konglomerasi yang mengalami kenaikan harga signifikan tidak dapat masuk ke indeks MSCI karena terkena pembekuan sementara akibat aturan EPI yang lebih ketat sebelumnya.
“Target utama yang paling diuntungkan dari pelonggaran ini adalah saham-saham dari grup konglomerasi besar. Beberapa saham konglomerasi dengan kenaikan harga signifikan gagal masuk indeks karena terganjal status freeze,” ujar Azharys saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).
Kesempatan untuk Meningkatkan Transparansi
Dengan pelonggaran aturan ini, ada harapan bahwa konglomerat Indonesia akan lebih memperhatikan transparansi dalam struktur kepemilikan saham mereka. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan investor asing dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Upaya untuk memperbaiki transparansi dapat menjadi langkah positif bagi pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.
Investor diharapkan dapat melihat lebih jelas mengenai jumlah saham beredar dan struktur kepemilikan yang ada. Jika langkah ini diikuti dengan perbaikan lainnya di pasar, maka peluang untuk menarik lebih banyak investasi asing akan semakin terbuka.
acehtoday.id/ | Simeulue – Tradisi melawat antar kampung di Simeulue masih lestari, praktik kebudayaan ini menjadi tali untuk memperkuat silaturahmi masyarakat di pulau terluar Indonesia itu.
Tradisi “melawat” yang masih terjaga hingga saat ini, juga sama dengan menjaga kearifan lokal tentang "smong" yang turun temurun terjaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pulau Simeulue.
"Tradisi melawat antar kampung ini, sudah berlangsung lama di daerah kita. Mungkin sama usianya dengan kearifan lokal smong. Sebab dengan usia saya sudah 67 tahun, masih sering mengikuti acara melawat," kata Agusri (67) warga Kecamatan Simeulue Tengah, kepada acehtoday.id/.
Hal senada juga diperkuat Camat Simeulue Cut, Feri Puput Hidayat, "Melawat antar kampung itu, salah satu wujud nyata dari bentuk persatuan, kekompakan, keharmonisan dan silatrurtahmi masyarakat di era modren ini. Tradisi melawat sudah sangat lama berangsung dalam masyarakat," katanya, kepada acehtoday.id/ Minggu (19/7/2026).
Agusri dan Camat Simeulue Cut, memaparkan bukti nyata dari tradisi "melawat" antar kampung itu, selain terjalin silaturrahmi, memperkuat persatuan, terjaga budaya dan adat istiadat serta semakin kokoh kekompakan, keharmonisan sesama masyarakat antar kampung.
Keduanya merincikan tradisi "melawat" yakni masyarakat dalam jumlah banyak dari salah satu kampung berkunjung (melawat) ke kampung lainnnya, dalam bentuk misi dunia olahraga, misi kesenian, misi adat istiadat, misi budaya yang bernuansa islami.
Makna dan Bentuk Tradisi Melawat Antar Kampung
Memuliakan dan menghormati rombongan tamu yang "melawat", warga kampung setempat sambut dengan kemeriahan yang disertai antraksi silat. Sabtu (25/72026). Ahmadi – acehtoday.id/
Biasanya jadwal kunjungan atau melawat antar kampung itu, diawali dengan komunikasi dan kesepakatan resmi antar pemerintahan dalam kampung, sehingga durasi kunjungan itu ada jadwal kunjungan menginap juga ada hanya kunjungan melawat sehari.
Dari pihak kampung penerima kunjungan (melawat), menyebut "tamu", sehingga dilakukan penyambutan yang terbaik dan resmi yang terbaik, bahkan tak semeriah menyambut tamu pejabat tingkat Kecamatan, pejabat Kabupaten, pejabat provinsi atau pejabat pusat.
Masyarakat tanpa batasan usia dan jenis kelamin, tumpah ruah dan antusias meramaikan, menyambut tamu melawat itu, serta telah mempersiapkan beragam suguhan antraksi adat istiadat, budaya serta jamuan makanan dan buah-buahan terbaik.
Tidak hanya jamuan makanan, bahkan masyarakat kompak dan bertanggjawab untuk memuliakan tamu melawat, dengan menyediakan tempat menginap kepada tamu melawat yang dipisahkan tempat antara laki-laki dan perempuan.
"Saking memuliakan tamu melawat itu, masyarakat kompak bahu membahu dan bertanggungjawab memberikan yang terbaik kepada tamu melawat kekampungnya, karena nantinya ada balasan kunjungan melawat. Dari tradisi melawat ini semakin kokoh persatuan dan keharmonisan," tutur Camat Simeulue Cut.
Musim tradisi melawat itu biasanya sebut Feri Puput Hidayat, setelah musim panen padi maupun setelah musim panen cengkeh serta menjelang bakal diadakan event besar bidang olahraga ditingkat kecamatan atau tingkat Kabupaten.
Menjelang akan diadakan salah satu event besar bidang olahraga ditingkat kecamatan atau tingkat Kabupaten itu, maka tradisi melawat itu, dimamfaatkan sebagai uji tanding persahabatan oleh klub bola kaki maupun klub bola volly antara kedua kampung.
Dampak positif dari tradisi melawat itu, selain mampu menumbuhkan ikatan persaudaraan, juga dapat mengadopsi kemajuan diberbagai sektor bidang yang ada di kampung yang dikunjungi itu, nantinya setelah selesai melawat akan diaplikasikan untuk pembangunan dalam kampungnya sendiri.
"Dampak positif dari tradisi melawat ini sangat banyak, salah satunya masing-masing kampung dapat menilai kemajuan di kampung yang dikunjungi dan kemudian diaplikasikan dalam kampungnya. Namun kita berharap kedepannya tradisi melawat ini tetap terjaga sesuai norma-norma syariat islam," tutup Camat Simeulue Cut.
Pengakuan dari sejumlah narasumber acehtoday.id/, yang juga mengaku iri karena tidak perna ikut acara tradisi melawat, disebabkan karena tuntutan pendidikan diluar daerah dan kemudian setelah selesai pendidikan, harus aktif bekerja disektor Pemerintahan.
"Sebenarnya saya iri, ketika teman-teman berbicara tradisi melawat antar kampung, sebab saya tidak perna merasakan kebahagian dan kesuksesan dari acara melawat itu. Sejak kecil saya sekolah diluar daerah dan setelah sekolah, pulang kampung bekerja di pemerintahan," kata Helmi (57) warga Kota Sinabang.
Sedangkan Efendi (62) yang kini menetap di Kota Sinabang, mengaku kepada acehtoday.id/, Minggu (19/7/2026), pada masa mudanya perna mengikuti acara melawat hampir satu bulan dari kampung ke kampung di 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue.
"Dulu hampir satu bulan saya mengikuti acara melawat ke berbagai kampung. Banyak pengalaman dan ilmu yang kita dapatkan serta juga kita dapat mengetahui bahwa dikampung yang kita kunjungi itu ternyata ada famili, juga menambah teman," kata Efendi.
Efendi juga menilai meskipun tradisi melawat itu sangat familiar di kalangan masyarakat lokal, namun khususnya di pusat ibukota Kabupaten Simeulue, terlihat jarang digelar tradisi melawat karena kesibukan profesi serta penduduknya yang beragam etnis dari luar daerah.
"Tidak bisa kita pungkiri, di pusat kota Kabupaten Simeulue terlihat jarang acara melawat, mungkin faktor kesibukan, profesi dan karena penduduknya beragam etnis dari luar daerah, yang mungkin tidak ada acara tradisi melawat di daerah asalnya," imbuh Efendi.
Efendi juga meminta pihak jajaran Pemerintah Kabupaten Simeulue maupun pihak Lembaga Vertikal, harus hadir untuk peduli, menjaga dan merawat budaya tradisi melawat salah satu cara merawat keharmonisan dalam daerah. Sebab tradisi "melawat" mungkin sama usianya dengan kearifan lokal turun temurun tentang "smong".
Rakyat News – Persija Jakarta mengumumkan kedatangan Stjepan Lončar, gelandang asal Bosnia dan Herzegovina untuk musim 2026/2027. Pemain berpengalaman ini dikontrak selama dua tahun setelah transfer dari klub Kroasia, NK Istra 1961. Lahir di Mostar pada 10 November 1996, Stjepan memulai karier profesionalnya di NK Široki Brijeg.
Selanjutnya, ia bermain untuk berbagai klub Eropa, termasuk HNK Rijeka, Ferencvárosi TC, KV Kortrijk, FC Astana, Lech Poznań, dan terakhir NK Istra 1961. Pada musim 2025/2026, Stjepan mencatatkan 33 penampilan di Liga Kroasia, mencetak tiga gol dan memberikan enam assist. Di level internasional, ia telah bermain 11 kali untuk Tim Nasional Bosnia dan Herzegovina sejak debut pada 2018.
Stjepan juga memiliki pengalaman di kompetisi antar klub Eropa, seperti UEFA Champions League, UEFA Europa League, dan UEFA Europa Conference League. Bersama Ferencvárosi TC, ia berhasil meraih dua gelar Liga Hungaria, yaitu Nemzeti Bajnokság I. Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut baik kehadiran Stjepan Lončar di timnya.
Prapanca menyatakan bahwa pengalaman Stjepan akan memberikan kontribusi positif bagi Macan Kemayoran. “Stjepan adalah pemain yang kami yakini dapat menambah kualitas serta memperkaya pilihan di lini tengah Persija,” kata Prapanca. Dia menambahkan bahwa pengalaman Stjepan di berbagai kompetisi Eropa dan sebagai mantan timnas Bosnia merupakan modal berharga.
Stjepan sendiri mengungkapkan antusiasmenya untuk bergabung dengan Persija. Ia merasa bahagia dan bangga bisa menjadi bagian dari klub ini. “Saya sudah tidak sabar untuk mulai berlatih bersama rekan-rekan setim. Saya datang ke Persija untuk membantu klub ini dan berharap kami dapat menjuarai Liga Indonesia,” ucap Stjepan.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, Stjepan diharapkan dapat meningkatkan kualitas lini tengah Persija dan membantu klub meraih prestasi terbaik pada musim 2026/2027.
Seputar Aceh – Persija Jakarta telah resmi mendatangkan Stjepan Lončar, gelandang asal Bosnia dan Herzegovina, untuk menghadapi musim 2026/2027. Pemain berpengalaman ini dikontrak selama dua musim setelah mencapai kesepakatan transfer dengan klub Kroasia, NK Istra 1961.
Sebagaimana dilaporkan oleh Persija.id, Stjepan lahir di Mostar pada 10 November 1996 dan memulai karier profesionalnya di NK Široki Brijeg. Sejak itu, ia telah berlaga di sejumlah klub Eropa, termasuk HNK Rijeka, Ferencvárosi TC, KV Kortrijk, FC Astana, Lech Poznań, dan terakhir NK Istra 1961.
Pada musim 2025/2026, Stjepan tampil 33 kali di Liga Kroasia, mencetak tiga gol dan memberikan enam assist. Di level internasional, ia juga telah memperkuat Tim Nasional Bosnia dan Herzegovina dengan 11 penampilan sejak debutnya pada 2018. Selain itu, Stjepan memiliki pengalaman berkompetisi di level Eropa, termasuk UEFA Champions League dan UEFA Europa League.
Perekrutan Stjepan Lončar Menambah Kekuatan Persija
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut positif kedatangan Stjepan. Ia percaya pengalaman pemain ini akan memberikan kontribusi berarti bagi tim. “Stjepan adalah pemain yang kami yakini dapat menambah kualitas serta memperkaya pilihan di lini tengah Persija. Pengalamannya bermain di berbagai kompetisi Eropa dan bersama Tim Nasional Bosnia dan Herzegovina menjadi modal yang sangat berharga,” ujarnya.
Stjepan juga merasa antusias menyambut tantangan baru bersama Persija. “Saya merasa sangat bahagia dan bangga bisa bergabung di sini. Saya sudah tidak sabar untuk mulai berlatih bersama rekan-rekan setim. Saya datang ke Persija untuk membantu klub ini dan berharap kami dapat menjuarai Liga Indonesia,” katanya.
Analisis Dampak Keberadaan Stjepan Lončar di Persija
Keberadaan Stjepan Lončar di Persija diharapkan dapat menambah kualitas lini tengah tim dan membantu mencapai target prestasi pada musim 2026/2027. Pengalaman yang dibawa dari berbagai liga top Eropa dapat memberikan perspektif baru bagi tim.
Dengan prestasi yang telah diraihnya bersama klub-klub Eropa, Stjepan diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat di Liga Indonesia. Kemampuan teknis dan taktisnya akan menjadi aset penting dalam strategi permainan Persija.
Persija Jakarta Berharap Banyak dari Stjepan Lončar
Dengan pengalaman di level klub dan internasional, Stjepan Lončar diharapkan menjadi kunci dalam mencapai prestasi terbaik bagi Persija Jakarta di musim ini. Tim berharap ia dapat segera beradaptasi dan memberikan penampilan terbaiknya.
acehtoday.id/ | Lhokseumawe — Cuaca Aceh hari ini, Sabtu (18/7/2026), diprakirakan cerah berawan di sebagian besar wilayah pesisir timur hingga tengah, dengan suhu udara bergerak dinamis antara 24 hingga 32 derajat Celcius.
Prakiraan ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara dalam siaran sore di RRI Pro 1 Lhokseumawe pukul 16.00 WIB.
Meski cuaca Aceh hari ini didominasi kondisi cerah berawan, BMKG meminta warga Kota Langsa dan Kabupaten Bener Meriah tetap waspada. Prakirawan BMKG, Febrianto Simanjuntak, menjelaskan potensi hujan disertai petir dan angin kencang mengintai kedua daerah tersebut pada sore hingga malam hari.
“Fenomena lokal ini perlu diantisipasi warga setempat guna menghindari dampak buruk dari potensi tiupan angin kencang mendadak maupun sambaran kilat,” kata Febrianto.
Di sektor maritim, angin pesisir berembus pada kecepatan 8-26 kilometer per jam dengan tinggi gelombang hanya 0,1-1 meter, kondisi yang dinilai aman bagi nelayan tradisional untuk melaut. Febrianto tetap mengingatkan bahwa periode Juni-Oktober masih masuk fase cuaca terik musiman di Aceh.
Kabar baik datang dari pemantauan satelit yang tidak mendeteksi titik panas (hotspot) di wilayah rawan seperti Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan gambut dan melarang keras pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Untuk pemantauan cuaca Aceh secara berkala, masyarakat dapat mengakses akun Instagram resmi @infobmkg.
acehtoday.id/ | Aceh Selatan – Kepolisian Resor Aceh Selatan menangkap terduga pelaku perampokan toko emas Aceh Selatan hanya berselang sekitar 11 jam sejak aksi bersenjata itu menggegerkan Tapaktuan. Penangkapan berlangsung Sabtu malam, 18 Juli 2026, sekira pukul 20.00 WIB, tak lama setelah peristiwa yang terjadi di pagi hari yang sama.
Sasaran perampokan adalah Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka Nomor 126, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan. Kapolres AKBP T. Ricki Fadlianshah melalui keterangan tertulis menyebut hasil ini didapat dari olah tempat kejadian perkara, penelusuran rekaman CCTV, dan pengejaran intensif jejak pelarian pelaku.
Rekaman kamera pengawas menunjukkan aksi berlangsung sekitar pukul 08.40 WIB. Pelaku beraksi seorang diri, mula-mula berpura-pura menjadi pembeli, sebelum mengeluarkan senjata laras panjang dan menembak kaca etalase hingga pecah.
Ia lalu menggasak sejumlah perhiasan emas dan kabur mengendarai sepeda motor matic ke arah Ruang Terbuka Hijau Tapaktuan, mengenakan baju serba hitam dan helm putih.
Keuchik Gampong Pasar, Hendradi Putra, mengaku sempat mendengar suara letusan sebelum warga berteriak memperingatkan adanya perampokan. “Sebelumnya terdengar bunyi letusan senjata. Tak lama kemudian, suasana di sekitar lokasi mendadak heboh setelah terdengar teriakan warga yang memperingatkan adanya aksi perampokan,” ujarnya dikutip dari Antara.
Hingga kini, polisi belum merinci identitas pelaku, lokasi pasti penangkapan, barang bukti yang diamankan, jenis senjata, motif, maupun nilai kerugian toko. Kabar yang menyebut pelaku diduga oknum aparat keamanan juga belum dikonfirmasi resmi oleh Polres Aceh Selatan.
Inggris resmi mengunci status Inggris juara ketiga Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor 6-4 dalam laga perebutan medali perunggu di Miami, Sabtu (18/7/2026) waktu setempat.
Kemenangan ini tercipta lewat hat-trick winger Arsenal, Bukayo Saka, yang menjadi pembeda dalam duel sepuluh gol paling liar sepanjang gelaran turnamen empat tahunan tersebut.
Pertandingan yang mempertemukan Inggris asuhan Thomas Tuchel dengan Prancis besutan Didier Deschamps ini berlangsung di Amerika Serikat sebagai bagian dari fase akhir Piala Dunia 2026.
Duel digelar untuk menentukan pemilik posisi ketiga usai kedua tim tersingkir di babak semifinal—Inggris kalah dari Argentina, sementara Prancis takluk dari lawannya. Hasil ini membuat status Inggris juara ketiga Piala Dunia 2026 menjadi capaian tertinggi Three Lions di ajang ini sejak gelar juara dunia 1966.
Babak pertama menjadi milik penuh Inggris. Declan Rice membuka keunggulan lewat sepakan memanfaatkan bola muntah, sebelum umpan sepak pojoknya disundul masuk oleh Ezri Konsa untuk gol kedua.
Saka kemudian tampil dominan dengan menyumbang dua gol tambahan sebelum turun minum, memaksimalkan peluang satu lawan satu dari umpan Marcus Rashford serta menuntaskan umpan terobosan Eberechi Eze. Inggris pun unggul telak 4-0 saat wasit meniup peluit turun minum.
Inggris Juara Ketiga Piala Dunia 2026
Babak kedua berubah menjadi drama tersendiri. Kylian Mbappe langsung memperkecil ketertinggalan hanya beberapa menit usai restart, lalu memberi assist untuk gol Bradley Barcola.
Pada menit ke-66, Mbappe mencetak gol ketiganya di laga ini sekaligus mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 22 gol, melewati catatan sebelumnya. Prancis sempat mengancam comeback penuh setelah Michael Olise melewatkan dua peluang emas.
Inggris Juara Ketiga Lewat Hat-trick Saka
Namun Inggris kembali unggul jauh saat Djed Spence dijatuhkan Malo Gusto di kotak terlarang pada menit-menit akhir. Saka maju sebagai algojo dan sukses menuntaskan hat-trick lewat titik putih di menit ke-87, membawa skor menjadi 6-3. Prancis belum menyerah—pemain pengganti Ousmane Dembele memperkecil kedudukan menjadi 6-4 pada masa injury time.
Drama baru berakhir dua menit berselang ketika Jude Bellingham menggiring bola sendirian ke kotak penalti dan menaklukkan pertahanan Prancis untuk memastikan kemenangan 6-4 sekaligus status Inggris juara ketiga Piala Dunia 2026.
Meski timnya kalah, Mbappe pulang membawa catatan personal bersejarah. Torehan 22 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen ini. Sementara itu, Bellingham turut mencatatkan rekor sebagai pemain Inggris dengan gol terbanyak di ajang turnamen besar, yakni tujuh gol.
Kepada BBC Sport, Tuchel menjelaskan keputusannya tidak memainkan Saka sejak menit awal saat kalah dari Argentina di semifinal, dengan menyebut hal itu murni pilihan taktis terkait susunan pemain, bukan cerminan performa Saka.
Ia juga menyebut kemenangan atas Prancis terasa seperti terdiri dari empat pertandingan berbeda dalam satu laga, mengingat dinamika babak pertama dan kedua yang jomplang.
Saka sendiri mengonfirmasi kesiapannya untuk musim baru bersama Arsenal usai turnamen ini rampung. “Tentu saja, saya ingin bermain lebih banyak. Tapi ini bukan waktu untuk membicarakan soal itu,” ujar Saka kepada BBC Sport, menegaskan fokusnya tetap pada performa tim.
Hasil ini menjadi modal psikologis bagi Tuchel menatap Euro 2028 yang akan digelar di kandang sendiri, di mana Prancis era baru akan ditangani Zinedine Zidane menggantikan Deschamps yang mengakhiri masa tugasnya usai laga ini.
Kemenangan di Tengah Luka Kekalahan Semifinal
Saka merayakan gol ke gawang Prancis
Capaian Inggris juara ketiga Piala Dunia 2026 ini datang hanya tiga hari setelah kekalahan menyakitkan dari Argentina di semifinal, laga di mana Saka duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Situasi itu sempat menuai kritik dari suporter, terlebih nama Tuchel juga sempat dicemooh publik Inggris sebelum laga perebutan posisi ketiga dimulai. Namun performa gemilang Saka dan rekan-rekannya di Miami membalikkan suasana secara drastis.
Asisten pelatih Inggris, Anthony Barry, mengungkapkan kepada BBC Sport bahwa skuad tampil dengan kondisi emosional yang berat usai tersingkir dari perebutan gelar juara. Ia menyebut seluruh pemain bermain dengan “hati yang hancur” namun tetap menunjukkan kebanggaan membela Inggris, hasil dari fondasi kekompakan tim yang dibangun sejak awal turnamen.
Tuchel sendiri menambahkan bahwa timnya harus menanggung beban fisik ekstra akibat jadwal pemulihan yang lebih singkat dibanding Prancis, ditambah kondisi cuaca panas serta ketinggian lokasi pertandingan yang memicu kram di lini tengah Inggris pada babak kedua.
Kombinasi hasil akhir laga, rekor pribadi Mbappe, dan pencapaian generasi muda Inggris membuat duel perebutan medali perunggu ini disebut sejumlah pengamat sebagai salah satu partai paling menghibur di Piala Dunia 2026. Status Inggris juara ketiga Piala Dunia 2026 pun menjadi modal berharga bagi Tuchel untuk membangun kepercayaan diri skuad muda Inggris menuju siklus kompetisi berikutnya.