Bulan: Juli 2026

  • Sambangi Disbudpar, MaSA usul Mal Seni dan Festival Sastra Aceh masuk agenda 2027

    acehtoday.id/ | Banda Aceh — Majelis Seniman Aceh (MaSA) mengusulkan pembentukan Mal Seni Aceh dan menghidupkan kembali Festival Sastra dan Hikayat sebagai agenda resmi Pemerintah Aceh pada 2027. Usulan itu disampaikan langsung dalam audiensi bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, yang berlangsung di kantor Disbudpar Aceh, Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (2/7/2026).

    Organisasi yang menaungi sekitar 40–50 komunitas seni di Aceh ini tidak hanya membawa satu gagasan. Dalam pertemuan tersebut, MaSA memaparkan empat poin utama: dukungan resmi terhadap Perayaan Internasional Laksamana Keumalahayati, penyelenggaraan Festival Sastra dan Hikayat, pendirian Mal Seni Aceh, serta penguatan pelestarian cagar budaya dan sanggar seni yang selama ini kerap luput dari perhatian.

    Ketua MaSA, Chairian Ramli, menjelaskan bahwa Perayaan Internasional Laksamana Keumalahayati sejatinya sudah berjalan tiga tahun berturut-turut, namun murni digagas dan dibiayai secara mandiri oleh para seniman bersama berbagai pihak.

    Ia menilai pengakuan dunia internasional terhadap sosok Keumalahayati adalah kebanggaan bagi Aceh, sehingga sudah saatnya negara turun tangan memberi dukungan penuh.

    “Kami ingin kegiatan ini menjadi agenda bersama pemerintah, sehingga pengakuan internasional terhadap Keumalahayati dapat terus dijaga dan memberi manfaat bagi generasi muda serta promosi budaya Aceh,” ujar Chairian.

    Mal Seni Aceh Jadi Ruang Kreatif Baru

    Salah satu gagasan yang menjadi sorotan dalam audiensi ini adalah usulan pembentukan Mal Seni Aceh. Konsepnya dirancang sebagai ruang kreatif terpadu yang mewadahi pertunjukan seni, pameran, pelatihan, hingga edukasi budaya bagi masyarakat luas.

    Bagi MaSA, kehadiran mal seni semacam ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan juga strategi memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal sekaligus memberi ruang berkarya yang lebih layak bagi para seniman Aceh.

    Tak hanya soal ruang fisik, MaSA turut menyoroti pentingnya melestarikan tradisi literasi Aceh lewat penyelenggaraan kembali Festival Sastra dan Hikayat. Festival ini dipandang relevan untuk menjaga warisan budaya dunia yang berkaitan erat dengan sosok pujangga Hamzah Fansuri, sekaligus menjadi jembatan pengenalan sastra klasik Aceh kepada generasi muda.

    Disbudpar Buka Ruang Kolaborasi, Tunggu Proposal Resmi

    Menanggapi seluruh usulan tersebut, Kepala Disbudpar Aceh Dedy Yuswadi menyambut positif aspirasi yang disampaikan MaSA. Ia menegaskan pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas seni dan budaya, meski mengakui kondisi anggaran daerah tahun 2026 masih sangat terbatas untuk mengakomodasi seluruh usulan secara langsung.

    Sebagai langkah lanjutan, Dedy meminta MaSA menyampaikan seluruh gagasan tersebut dalam bentuk proposal resmi agar dapat dibahas dan diperjuangkan dalam penyusunan anggaran tahun 2027.

    “Kami membuka ruang kolaborasi. Silakan ajukan proposal resmi agar dapat kami perjuangkan dalam penyusunan anggaran 2027,” kata Dedy.

    Turut Bahas Pemulihan Cagar Budaya Pascabanjir

    Selain empat usulan utama, pertemuan ini juga membahas kondisi cagar budaya dan sanggar seni yang terdampak banjir. Kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara pemerintah dan komunitas budaya menjadi kunci penting untuk memajukan kebudayaan Aceh secara berkelanjutan ke depan.

    Audiensi tersebut dihadiri Kabid Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Hj Nurlela Hamzah, yang mendampingi Dedy Yuswadi. Sementara dari pihak MaSA, hadir Chairian Ramli bersama Thayeb Loh Angen, Ahli Filologi sekaligus Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara Aceh (Mamasa) Hermansyah, Sarjev, Joe Samalanga, Nuril Akmal, dan Ipoel MASA.**

  • Oknum TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi di Badan Gizi Nasional

    Oknum TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi di Badan Gizi Nasional

    Rakyat News – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan baru dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional (BGN). Penyidik menemukan dugaan keterlibatan oknum TNI aktif dalam kasus ini. Oknum tersebut berinisial BU dan menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN.

    Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa BU juga berfungsi sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK). Berdasarkan pengembangan penyidikan, BU diduga terlibat dalam pengadaan barang dan jasa, khususnya pengadaan sepeda motor.

    Syarief mengatakan, “Berdasarkan pengembangan penyidikan, kami menemukan adanya keterlibatan oknum TNI aktif di sini yang menjabat selaku Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN dan juga selaku pejabat pembuat komitmen atau PPK dalam pengadaan barang jasa, terutama pengadaan sepeda motor di situ ya.” Namun, detail peran BU dalam pengadaan tersebut belum diungkap.

    BU, yang berpangkat kolonel, diduga berperan dalam mengatur proyek, mulai dari harga hingga pemenang vendor. Syarief menjelaskan, “Perannya sebagai PPK di situ adalah ikut mengatur seperti penggelembungan harga dan lain-lain serta pengarahan untuk pemilihan penyedia.” Dia menambahkan bahwa penyedia yang terlibat telah ditahan.

    Namun, Syarief juga menyebutkan bahwa karena BU adalah prajurit TNI aktif, mereka tidak memiliki kewenangan untuk menetapkannya sebagai tersangka. Proses penanganan dilakukan melalui mekanisme koneksitas dengan melibatkan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil).

    “Belum (tersangka), karena kami Pidsus tidak bisa memproses atau mentersangkakan TNI aktif. Itu dilakukan dengan cara koneksitas, makanya kami serahkan ke Jampidmil,” tuturnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penindakan Jampidmil, Brigjen TNI Andi Suci, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan perkara tersebut dari Jampidsus. Proses hukum terhadap BU akan dilaksanakan sesuai prosedur militer.

  • Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Israel

    acehtoday.id/ | Dunia — Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar (32), dari tim Khan Yunis Services Club,  tewas ditembak pasukan pendudukan Israel di kota Al-Qarara, timur laut Khan Yunis, Jalur Gaza, Senin (29/6).

    Mengutip Minanews, Al-Ashqar sempat membela sejumlah klub selama kariernya di Gaza, termasuk Al-Aqsa dan Al-Musaddar Sport, sebelum akhirnya berseragam Khan Yunis Services Club.

    Sumber-sumber setempat menyebutkan, Al-Ashqar baru lima bulan menikah dan tengah menanti kelahiran anak pertamanya. Ia juga tercatat sebagai satu-satunya anak laki-laki di antara tujuh bersaudara, kondisi yang membuat kematiannya semakin memilukan keluarga besarnya.

    Kepergian Al-Ashqar menambah panjang daftar korban dari kalangan olahraga Palestina sejak perang genosida Israel di Jalur Gaza dimulai Oktober 2023. Jumlah total anggota gerakan olahraga Palestina yang gugur kini mencapai 1.009 orang, dengan 567 di antaranya berasal dari komunitas sepak bola.

    Duka atas kepergian sang kiper tidak hanya datang dari keluarga dan rekan setimnya, tetapi juga meluas ke komunitas sepak bola internasional. Klub asal Chile, Deportivo Palestino, ikut menyampaikan belasungkawa resmi pada Rabu waktu setempat. Klub tersebut menyatakan duka mendalam atas kematian tragis sang kiper berusia 32 tahun akibat tembakan militer Israel, sekaligus menyerukan keadilan dan perdamaian bagi Gaza.

    Kematian Al-Ashqar menjadi pengingat bahwa dampak konflik di Gaza terus menjangkau berbagai lapisan masyarakat sipil, termasuk para atlet yang sejatinya hanya ingin menyalurkan bakat mereka di lapangan hijau.

  • LHP BPK: Kas Daerah Aceh Barat Anjlok Rp58 Miliar, Utang Naik Rp7 Miliar

    acehtoday.id/ | Meulaboh – Aset Pemkab Aceh Barat tercatat mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2025, meski di sisi lain kas daerah justru anjlok hingga puluhan miliar rupiah. Kondisi ini terungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Nomor 2.A/T/LHP/DJPKN-V.BA/PPD.01/05/2026 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Aceh Barat Tahun Anggaran 2025.

    Total Kekayaan Naik Rp32,82 Miliar

    Berdasarkan neraca dalam laporan tersebut, total aset Pemkab Aceh Barat mencapai Rp3.873.105.981.820,58, naik sekitar Rp32,82 miliar atau 0,85 persen dibanding tahun 2024 yang tercatat Rp3,840 triliun.

    Neraca ini menggambarkan seluruh kekayaan yang dimiliki, kewajiban yang masih menjadi utang, serta ekuitas atau kekayaan bersih pemerintah daerah per 31 Desember 2025.

    Kenaikan aset tersebut ditopang oleh beberapa komponen utama. Nilai tanah bertambah Rp40,56 miliar menjadi Rp1,04 triliun, naik dari Rp999,58 miliar pada 2024.

    Aset gedung dan bangunan turut bertambah Rp42,20 miliar menjadi Rp1,069 triliun, dari sebelumnya Rp1,027 triliun. Selain itu, LKPD juga mencatat penambahan aset pembangunan jalan, irigasi, dan jaringan, termasuk sejumlah proyek pemerintah yang masih berjalan hingga akhir tahun anggaran.

    Arsip BPK Perwakilan Aceh

    Kas Daerah Anjlok 46 Persen

    Di balik kenaikan aset, kondisi kas daerah justru menunjukkan tren sebaliknya. Kas daerah Aceh Barat merosot tajam sekitar 46 persen atau senilai Rp58,10 miliar, dari Rp125,21 miliar pada 2024 menjadi hanya Rp67,10 miliar di tahun 2025.

    Komponen persediaan stok barang milik pemkab pun ikut turun sekitar Rp14,83 miliar.

    Penurunan kas dalam jumlah besar ini menjadi catatan penting dalam laporan keuangan, mengingat kas daerah merupakan indikator likuiditas yang mencerminkan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai kegiatan operasionalnya.

    Utang Bertambah, Ekuitas Tetap Tumbuh

    Selain penurunan kas, kewajiban atau utang Pemkab Aceh Barat juga tercatat naik sekitar Rp7 miliar menjadi Rp68,17 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

    Sebagian besar kewajiban tersebut merupakan utang belanja senilai Rp66,97 miliar, yakni tagihan belanja pemerintah yang belum dibayarkan hingga akhir tahun anggaran. Sisanya sebesar Rp1,20 miliar berupa utang perhitungan pihak ketiga (PFK).

    Meski utang jangka pendek bertambah, nilai kekayaan bersih atau ekuitas Pemkab Aceh Barat tetap tumbuh sekitar Rp25,82 miliar, dari Rp3,78 triliun pada 2024 menjadi Rp3,80 triliun di tahun 2025.

    Angka ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi tekanan pada sisi kas, secara keseluruhan kondisi kekayaan bersih daerah masih dalam tren positif.

    Laporan hasil pemeriksaan BPK ini menjadi salah satu dokumen penting yang mencerminkan kondisi pengelolaan keuangan Pemkab Aceh Barat selama tahun anggaran 2025, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam mengelola aset dan likuiditas kas ke depan.**

  • KSOP: Tiket Kapal Ludes, Kini Penyeberangan Sabang Terbatas

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Kesulitan masyarakat mendapatkan tiket online Sabang selama libur sekolah bukan tanpa sebab. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Malahayati menyebut keterbatasan armada kapal menjadi biang keroknya.

    Kepala KSOP IV Malahayati, Amfami, menjelaskan bahwa kuota tiket yang dibuka secara online selalu disesuaikan dengan kapasitas kapal yang beroperasi. Saat ini hanya KMP BRR yang melayani lintasan Ulee Lheue-Balohan, sebab KMP Aceh Hebat 2 masih tidak beroperasi menyusul insiden ledakan mesin.

    "Sebenarnya tiket itu tidak susah didapat. Di online kalau masih ada kuota ya tersedia," ujar Amfami saat dikonfirmasi acehtoday.id/, Kamis (2/7/2026).

    Kondisi satu kapal ini membuat daya angkut penumpang dan kendaraan menyusut, sementara arus wisatawan ke Sabang terus melonjak selama musim liburan sekolah.

    Amfami menegaskan pihaknya tidak akan menjual tiket melebihi kapasitas demi mencegah penumpukan penumpang yang membahayakan keselamatan di pelabuhan.

    Sistem penjualan tiket online, lanjutnya, sengaja diterapkan agar jumlah penumpang sesuai kapasitas tempat duduk dan fasilitas keselamatan kapal.

    Sebelum sistem ini berjalan, banyak penumpang terpaksa duduk di dek bahkan lantai kapal akibat kelebihan muatan. Tiket manual pun dinilai lebih berisiko karena tidak menjamin kepastian tempat duduk maupun jadwal keberangkatan.

    Sebagai solusi sementara, KSOP mengimbau masyarakat yang tidak membawa kendaraan agar beralih menggunakan kapal cepat, yang frekuensi pelayarannya terus ditambah selama masa liburan.

    Sementara itu Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Muhammad Al Qadri, mengungkapkan pada hari biasa kapal cepat hanya melayani tiga trip per hari dari masing-masing pelabuhan, Ulee Lheue dan Balohan.

    Namun saat puncak liburan, khususnya 28 Juni lalu, jumlah trip melonjak hingga delapan kali dari tiap pelabuhan.

    Penambahan trip kapal cepat akan terus dilakukan selama cuaca mendukung. KSOP berharap kapasitas penyeberangan kembali normal setelah KMP Aceh Hebat 2 rampung diperbaiki dan kembali beroperasi melayani rute Sabang.

  • WNI Aceh Dibunuh di Malaysia Diduga Akibat Utang Piutang

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Kasus pembunuhan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh berinisial PHA (22) di Selangor, Malaysia, mulai menemui titik terang. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap dugaan motif di balik pembunuhan tersebut, yakni persoalan utang piutang antara korban dan pelaku yang saat ini masih diperiksa oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM).

    Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, menyampaikan hal ini dalam keterangan pers di Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2026). Menurutnya, pihaknya masih menunggu hasil investigasi resmi dari PDRM sebelum dapat memastikan kronologi lengkap kasus tersebut.

    “Masih kami tunggu investigasi dari PDRM-nya. Karena selama ini yang masih ada hutang dari WNI kita ke si pelakunya,” ujar Heni mengutip Tirto.id

    Sebagai bentuk pendampingan hukum, KBRI Kuala Lumpur berencana menunjuk pengacara lokal dengan surat kuasa khusus atau watch brief untuk memantau proses hukum terhadap pelaku. Langkah ini diambil demi memastikan keadilan bagi korban dapat ditegakkan sesuai hukum yang berlaku di Malaysia.

    Kasus ini pertama kali mencuat setelah PHA dan bayinya ditemukan tewas di Sepang, Selangor. Jenazah PHA telah dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Kualanamu, Sumatra Utara, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Aceh Tamiang menggunakan ambulans Pemerintah Kabupaten setempat pada 24 Juni 2026. Sementara itu, jenazah bayi korban dimakamkan di Malaysia atas kesepakatan keluarga, dengan dukungan masyarakat Aceh di negeri jiran tersebut.

    Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, mengungkapkan total biaya pengurusan dan pemulangan jenazah mencapai sekitar Rp28 juta. Dana tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebesar Rp10 juta, sumbangan pribadi Haji Uma Rp5,4 juta, bantuan keluarga dan tokoh masyarakat sekitar Rp5 juta, serta kontribusi masyarakat Aceh di Malaysia sebesar Rp7,4 juta.

    Sebelumnya, Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolija, menjelaskan bahwa informasi awal kasus ini diperoleh dari tim P4MI Aceh Tamiang sebelum diteruskan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat. Korban diduga sempat mengalami kekerasan fisik oleh oknum agen di Malaysia sebelum meninggal dunia.

    BP3MI Aceh bersama Pemkab Aceh Tamiang turut menelusuri keluarga korban yang diketahui berdomisili di Desa Pantai Balai, Kecamatan Seruway. Pihaknya menegaskan akan terus berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur untuk mengawal proses hukum hingga tuntas serta memastikan hak-hak korban dan keluarganya terpenuhi.

  • Portugal vs Kroasia: Ujian Kepemimpinan Cristiano Ronaldo dan Luka Modric

    Seputar Aceh – Tim nasional Portugal akan bertemu dengan Kroasia dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, Jumat (3/7) WIB. Pertandingan ini akan menjadi panggung ujian kepemimpinan dua pemain veteran, Cristiano Ronaldo dari Portugal dan Luka Modric dari Kroasia, yang sama-sama memecahkan rekor di edisi 2026 ini, yang menjadi penampilan putaran final Piala Dunia keenam mereka.

    Sebagaimana dilaporkan oleh ANTARA News, Portugal dan Kroasia melangkah ke fase gugur sebagai runner-up di Grup K dan Grup L. Pertemuan mendatang akan menjadi yang pertama kalinya di Piala Dunia FIFA. Meskipun kedua tim belum pernah bertemu di Piala Dunia sebelumnya, mereka telah berbagi pertemuan yang berkesan di Kejuaraan Eropa UEFA.

    Diskusi Pertandingan Portugal vs Kroasia

    Portugal dan Kroasia memiliki sejarah pertemuan yang menarik. Luis Figo mencetak gol saat Portugal meraih kemenangan 3-0 di babak penyisihan grup UEFA EURO 1996. Di sisi lain, Ronaldo dan Modric sama-sama tampil dalam duel babak 16 besar EURO 2016, di mana gol kemenangan Ricardo Quaresma membawa Portugal lolos. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Liga Bangsa-Bangsa UEFA pada November 2024, ketika hasil imbang 1-1 tercipta di antara kedua tim.

    Pertandingan kali ini akan menjadi sorotan bagi dua pemain hebat yang telah berkarir di level tertinggi. Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, dan kapten Kroasia, Luka Modric, telah menghabiskan enam musim bersama di Real Madrid, meraih empat gelar Liga Champions UEFA. Mereka tetap menjadi figur sentral di tim masing-masing, dengan Ronaldo mencetak dua gol melawan Uzbekistan dan Modric menandai pertandingan ke-201-nya untuk Kroasia dengan umpan penting melawan Ghana.

    Analisis Pertemuan Kedua Tim

    Dalam hal keunggulan, Portugal sedikit lebih diunggulkan karena kualitas skuad yang lebih dalam. Namun, Kroasia memiliki pengalaman luar biasa dalam pertandingan sistem gugur. Portugal dapat mengandalkan penguasaan bola yang baik melalui trio Vitinha, Joao Neves, dan Bruno Fernandes di lini tengah. Di fase gugur, Selcao das Quinas menunjukkan kemampuan menciptakan variasi serangan dari lini tengah maupun dari sisi sayap lewat Joao Felix atau Pedro Neto dengan Ronaldo sebagai penyelesaian akhir.

    Tim asuhan Fernando Santos juga memiliki pertahanan yang solid, hanya kebobolan satu gol di fase grup. Namun, mereka belum diuji oleh ancaman berbahaya melalui kombinasi pengalaman, kreativitas, dan strategi dari Kroasia. Dengan semua faktor ini, laga antara Portugal dan Kroasia diperkirakan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

    Kesimpulan dan Harapan untuk Pertandingan

    Pertandingan ini tidak hanya sekadar sebuah pertandingan biasa, tetapi merupakan uji coba bagi dua pemain luar biasa yang telah menciptakan banyak kenangan di dunia sepak bola. Sepanjang sejarah, setiap pertemuan mereka selalu menyajikan drama dan ketegangan yang tinggi. Penonton di seluruh dunia akan menantikan bagaimana kedua tim akan beradaptasi dalam menghadapi tantangan di lapangan.

  • Malik Tillman, Penyelamat Amerika di Piala Dunia 2026

    Malik Tillman, Penyelamat Amerika di Piala Dunia 2026

    Rakyat News – Malik Tillman, pemain muda Tim Nasional Amerika Serikat, mencuri perhatian di Piala Dunia FIFA 2026. Ia tampil menonjol saat Amerika bermain dengan 10 orang setelah Folarin Balogun mendapat kartu merah. Dalam situasi sulit itu, Tillman mencetak gol lewat tendangan bebas spektakuler, mengamankan kemenangan 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina.

    Gol yang dicetak Tillman bukan sekadar angka di papan skor. Tendangan bebasnya menunjukkan kualitas teknik yang dimilikinya sebagai gelandang muda. Ia lahir pada 28 Mei 2002 di Nuremberg, Jerman, dan memiliki darah Amerika serta Jerman. Meskipun begitu, Tillman memilih bergabung dengan Tim Nasional Amerika Serikat di level senior.

    Sebagai gelandang serang, Tillman dikenal bisa bermain di beberapa posisi. Kemampuannya menggiring bola, visi permainan, dan penyelesaian akhir menjadi keunggulannya. Kariernya dimulai di akademi muda Jerman sebelum bergabung dengan klub besar Eropa.

    Riwayat kariernya mencakup akademi Greuther Fürth dan debut bersama tim utama Bayern Munich. Setelah itu, ia dipinjamkan untuk mendapatkan pengalaman bermain reguler dan berkembang menjadi gelandang kreatif yang konsisten. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa membantu kematangan permainannya.

    Melawan Bosnia, Tillman mengambil peran penting setelah kehilangan Balogun. Pada menit ke-82, ia melepaskan tendangan bebas melengkung yang gagal dijangkau penjaga gawang Bosnia. Gol tersebut mengakhiri perlawanan Bosnia dan menjadi salah satu gol terbaik di fase 32 besar Piala Dunia 2026.

    Kontribusi Tillman tidak hanya terlihat dari gol yang dicetak. Ia aktif membangun serangan dan membantu transisi bertahan meski timnya bermain dengan 10 pemain. Tillman menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan, dengan akurasi umpan yang tinggi dan menciptakan peluang dari bola mati.

    Kemampuan-kemampuan tersebut menjadikannya salah satu pemain paling komplet dalam skuad Amerika. Malik Tillman telah menunjukkan bahwa ia bukan hanya pemain muda biasa, tetapi juga memiliki potensi besar di pentas internasional.

  • Prediksi Pertandingan Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026

    Prediksi Pertandingan Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026

    Rakyat News – Tim nasional Portugal akan bertemu Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, pada Jumat (3/7) WIB. Ini akan menjadi ujian kepemimpinan bagi pemain veteran dari masing-masing tim.

    Cristiano Ronaldo dari Portugal dan Luka Modric dari Kroasia sama-sama memecahkan rekor di edisi 2026 ini. Keduanya mencatatkan penampilan putaran final Piala Dunia keenam mereka. Portugal dan Kroasia melangkah ke fase gugur sebagai runner-up di Grup K dan Grup L.

    Pertemuan mendatang adalah yang pertama di Piala Dunia FIFA. Meskipun belum bertemu di Piala Dunia, kedua tim telah saling berhadapan di Kejuaraan Eropa UEFA sebelumnya. Luis Figo mencetak gol saat Portugal menang 3-0 di penyisihan grup UEFA EURO 1996.

    Di EURO 2016, Ronaldo dan Modric juga bertanding di babak 16 besar, di mana Ricardo Quaresma mencetak gol kemenangan untuk Portugal di perpanjangan waktu. Pertemuan terakhir keduanya terjadi di Liga Bangsa-Bangsa UEFA pada November 2024. Ketika itu, Josko Gvardiol membalas gol Joao Felix dalam hasil imbang 1-1.

    Pertandingan antara Portugal dan Kroasia menyajikan cerita menarik, terutama sebagai kemungkinan pertemuan terakhir antara dua pemain hebat sepak bola. Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, dan kapten Kroasia, Luka Modric, memiliki enam musim bersama di Real Madrid. Mereka memenangkan empat gelar Liga Champions UEFA.

    Kedua veteran itu tetap menjadi figur sentral bagi tim masing-masing. Ronaldo mencetak dua gol melawan Uzbekistan, sedangkan Modric mencatatkan pertandingan ke-201 untuk Kroasia dengan umpan penting melawan Ghana. Laga ini diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling menarik di babak 32 besar.

    Portugal sedikit lebih diunggulkan karena kedalaman skuad. Namun, Kroasia memiliki pengalaman luar biasa dalam pertandingan sistem gugur. Portugal dapat mengandalkan penguasaan bola melalui trio Vitinha, Joao Neves, dan Bruno Fernandes di lini tengah.

    Di fase gugur, Selcao das Quinas menunjukkan kemampuan menciptakan variasi serangan dari lini tengah maupun dari sisi sayap, melalui Joao Felix atau Pedro Neto, dengan Ronaldo sebagai penyelesaian akhir. Tim asuhan Fernando Santos juga memiliki pertahanan solid, hanya kebobolan satu gol di fase grup.

  • Korban Meninggal Insiden KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Tiga Orang

    Korban Meninggal Insiden KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Tiga Orang

    Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, bertambah menjadi tiga orang. Korban terbaru, Muhammad Zulfikar (19), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Rabu (1/7/2026) dini hari.

    Berdasarkan keterangan tim medis, kondisi Muhammad Zulfikar mengalami penurunan sekitar pukul 00.00 WIB. Dokter jaga ICU kemudian menyampaikan perkembangan kondisi pasien kepada keluarga. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan sekitar pukul 00.30 WIB dan tidak menunjukkan perbaikan, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB.

    General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas meninggalnya Muhammad Zulfikar.

    “Atas nama Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Andri dalam keterangan tertulis.

    Dengan meninggalnya Muhammad Zulfikar, jumlah korban jiwa dalam insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang terjadi pada 12 Juni 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue kini menjadi tiga orang.

    Andri mengatakan, sejak hari pertama kejadian, ASDP terus mendampingi proses penanganan korban melalui koordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga korban, termasuk membantu proses pemulangan jenazah hingga pemakaman.

    Selain itu, ASDP memastikan tetap mendukung proses investigasi yang dilakukan oleh instansi berwenang serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional sebagai bagian dari upaya memperkuat standar keselamatan pelayaran.

    “Setiap pembelajaran dari peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan penyeberangan,” kata Andri.

    ASDP menegaskan akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta menjalankan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.