KSOP: Tiket Kapal Ludes, Kini Penyeberangan Sabang Terbatas

Written by

in

acehtoday.id/ | Banda Aceh – Kesulitan masyarakat mendapatkan tiket online Sabang selama libur sekolah bukan tanpa sebab. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Malahayati menyebut keterbatasan armada kapal menjadi biang keroknya.

Kepala KSOP IV Malahayati, Amfami, menjelaskan bahwa kuota tiket yang dibuka secara online selalu disesuaikan dengan kapasitas kapal yang beroperasi. Saat ini hanya KMP BRR yang melayani lintasan Ulee Lheue-Balohan, sebab KMP Aceh Hebat 2 masih tidak beroperasi menyusul insiden ledakan mesin.

"Sebenarnya tiket itu tidak susah didapat. Di online kalau masih ada kuota ya tersedia," ujar Amfami saat dikonfirmasi acehtoday.id/, Kamis (2/7/2026).

Kondisi satu kapal ini membuat daya angkut penumpang dan kendaraan menyusut, sementara arus wisatawan ke Sabang terus melonjak selama musim liburan sekolah.

Amfami menegaskan pihaknya tidak akan menjual tiket melebihi kapasitas demi mencegah penumpukan penumpang yang membahayakan keselamatan di pelabuhan.

Sistem penjualan tiket online, lanjutnya, sengaja diterapkan agar jumlah penumpang sesuai kapasitas tempat duduk dan fasilitas keselamatan kapal.

Sebelum sistem ini berjalan, banyak penumpang terpaksa duduk di dek bahkan lantai kapal akibat kelebihan muatan. Tiket manual pun dinilai lebih berisiko karena tidak menjamin kepastian tempat duduk maupun jadwal keberangkatan.

Sebagai solusi sementara, KSOP mengimbau masyarakat yang tidak membawa kendaraan agar beralih menggunakan kapal cepat, yang frekuensi pelayarannya terus ditambah selama masa liburan.

Sementara itu Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Muhammad Al Qadri, mengungkapkan pada hari biasa kapal cepat hanya melayani tiga trip per hari dari masing-masing pelabuhan, Ulee Lheue dan Balohan.

Namun saat puncak liburan, khususnya 28 Juni lalu, jumlah trip melonjak hingga delapan kali dari tiap pelabuhan.

Penambahan trip kapal cepat akan terus dilakukan selama cuaca mendukung. KSOP berharap kapasitas penyeberangan kembali normal setelah KMP Aceh Hebat 2 rampung diperbaiki dan kembali beroperasi melayani rute Sabang.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *