Rakyat News – Remake live-action Moana 2026 menghadirkan Dwayne Johnson kembali sebagai Maui. Film ini dirilis setelah kesuksesan animasi Moana 2016 dan sequel dua tahun lalu. Namun, banyak yang menilai bahwa remake ini terasa tidak berarti dan membosankan.
Screenwriter Jared Bush mengubah skrip asli, sementara Thomas Kail yang berpengalaman di Broadway melakukan debut sebagai sutradara film. Lagu-lagu karya Lin-Manuel Miranda juga dihadirkan kembali dalam versi baru.
Catherine Laga’aia, aktris asal Australia Samoa berusia 19 tahun, memerankan Moana. Ia adalah putri kepala suku Polinesia yang memiliki tekad kuat. Rena Owen dari Selandia Baru berperan sebagai Tala, nenek Moana yang bijaksana dan mendukungnya dalam perjalanan heroiknya.
Moana harus melakukan misi untuk mengembalikan hati dewi Te Fiti. Kehilangan hati dewi tersebut menyebabkan krisis ekologis di pulau Motunui. Dalam pencariannya, Moana bergabung dengan Maui, yang kembali diperankan oleh Dwayne Johnson.
Maui memiliki misi sendiri untuk mendapatkan kembali alat pancingnya yang merupakan sumber kekuatannya. Ia harus menghadapi musuhnya, Tamatoa, yang adalah kepiting raksasa. Tamatoa masih disuarakan oleh Jemaine Clement dan tampak seperti versi 3D dari karakter kartun terdahulu.
Meski ada beberapa momen lucu dari Johnson, penampilannya terasa seperti berjalan di autopilot. Ia dapat beraksi dengan santai, dari mengangkat alis hingga mengencangkan otot dengan mudah. Film yang seharusnya ‘live-action’ ini sebenarnya sangat bergantung pada CGI, sehingga terasa seperti animasi.
Sebagai tambahan, versi musikal di panggung mungkin memberikan nuansa yang berbeda dan lebih menghidupkan lagu-lagu. Namun, remake ini terkesan sebagai konten yang dapat dimonetisasi tanpa memberi inovasi.
