Rakyat News – Akhir pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol berakhir dengan kekacauan. Insiden ini terjadi setelah peluit panjang yang menandakan Spanyol menjadi juara.
Ketika wasit Slavko Vincic meniup peluit, para pemain Spanyol berlari ke lapangan merayakan kemenangan. Namun, situasi segera memanas ketika Nahuel Molina menyerang Rodri.
Rodri yang terkejut langsung menghadapi Molina, menciptakan ketegangan antara kedua pemain. Eric García mencoba melerai, tetapi situasi semakin memburuk ketika Leandro Paredes ikut terlibat.
Paredes menyerang García, mengakibatkan perkelahian antara kedua tim. Garis asisten wasit berusaha memisahkan mereka, tetapi gagal. Paredes kembali menyerang García, kali ini dengan tindakan yang lebih agresif.
Argentina, termasuk pelatih Lionel Scaloni, segera melindungi García dari serangan Paredes. Di sisi lain, Paredes beralih menyerang Gavi, pemain berusia 21 tahun dari Spanyol.
Gavi terjebak di tengah-tengah, ditarik oleh Paredes dan Thiago Almada, hingga terjatuh. Paredes terus menyerang Gavi meski situasi semakin tidak terkendali.
Setelah peluit akhir, Leandro Paredes diusir dari lapangan. Argentina kini menghadapi kemungkinan sanksi setelah FIFA mengumumkan investigasi terhadap insiden tersebut.
Sementara itu, Spanyol merayakan gelar juara Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
