Rakyat News – Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan dukungan kepada Kylian Mbappe dalam menghadapi serangan rasis dari senator Paraguay, Celeste Amarilla. Macron menyatakan bahwa Prancis akan menanggapi serangan tersebut dengan hormat setelah mengalahkan Paraguay di Piala Dunia 2026.
Macron menulis di media sosial, “Satu gol lagi untuk Kylian Mbappé. Kali ini melawan rasisme. Dukungan penuh dari saya.” Dia menambahkan bahwa jika kata-kata menodai, maka nilai-nilai Prancis akan merespons dengan martabat, rasa hormat, dan persaudaraan.
Senator Amarilla telah melakukan pelecehan rasial terhadap Mbappe, menyebutnya sebagai “orang Kamerun yang terjajah” dan menuduhnya berpura-pura menjadi orang Prancis. Pernyataan tersebut memicu kemarahan di Prancis, dengan menteri olahraga, Marina Ferrari, menyebut komentar Amarilla sebagai “menjijikkan dan memalukan.”
Mbappe, yang memiliki latar belakang Kamerun melalui ayahnya, mencetak gol penalti dalam pertandingan melawan Paraguay, yang membawa Prancis melaju ke perempat final Piala Dunia melawan Maroko. Dia menyebut Amarilla sebagai “tercela” dan “tidak layak menduduki jabatannya.”
Reaksi Mbappe muncul setelah senator Paraguay tersebut menyerangnya di media sosial. Dalam pertandingan tersebut, Prancis menang 1-0 di Philadelphia pada 4 Juli. Mbappe menegaskan bahwa Amarilla tidak mewakili Paraguay yang semestinya berjuang dengan semangat dan kehormatan.
