Rabu, 22 Juli 2026
politik

Xi Jinping dan China Ungguli AS dalam Opini Global

Survei menunjukkan Xi Jinping dan China kini lebih disukai dibanding AS dan Trump.

Xi Jinping dan China Ungguli AS dalam Opini Global
Xi Jinping saat berbicara dalam sebuah acara resmi [Reuters]

Rakyat News – China dan Presiden Xi Jinping kini lebih disukai dibandingkan Amerika Serikat dan Donald Trump. Pandangan ini berubah setelah bertahun-tahun di mana AS lebih positif di mata dunia. Survei terbaru Pew Research Center mengungkapkan bahwa masyarakat di 25 dari 36 negara lebih memandang China positif.

Negara-negara yang menyukai China termasuk Kanada, Meksiko, dan Indonesia. Hanya enam negara yang masih memandang AS lebih positif, termasuk Israel. Survei ini dilakukan antara Februari dan Mei 2026, saat AS dan Israel terlibat perang melawan Iran.

Hasil survei dirilis pada 15 Juli 2026 waktu Washington. Di antara 36 negara, 22 negara menunjukkan lebih banyak responden percaya kepada Xi daripada Trump dalam urusan dunia. Negara-negara tersebut termasuk Kanada, Meksiko, serta beberapa negara Eropa besar seperti Perancis, Jerman, dan Inggris.

Meskipun demikian, banyak responden di berbagai negara memiliki tingkat kepercayaan rendah terhadap kedua pemimpin tersebut. Di Indonesia, 72 persen responden kini memiliki pandangan positif terhadap China, sementara hanya 29 persen yang berpandangan positif terhadap AS.

Ini menunjukkan keunggulan China hingga 43 poin. Pada 2023, 55 persen responden Indonesia berpandangan positif terhadap AS, lebih tinggi dibandingkan dengan 49 persen untuk China. Penilaian terhadap kedua pemimpin juga menunjukkan kesenjangan serupa di Indonesia.

Sebanyak 62 persen responden Indonesia percaya Xi akan melakukan hal yang benar dalam menangani urusan dunia, sementara hanya 20 persen percaya pada Trump. Secara global, meskipun AS masih unggul dalam penghormatan terhadap kebebasan pribadi, selisihnya semakin menyempit.

Banyak responden di Indonesia menilai pemerintah China lebih menghormati kebebasan pribadi rakyatnya dibandingkan pemerintah AS. Pola ini juga terlihat di Bangladesh, Malaysia, Thailand, serta Tepi Barat dan Jerusalem Timur.

Laura Silver, Direktur Madya Riset Sikap Global Pew, mengatakan ini adalah pertama kalinya dalam 20 tahun Pew memantau opini global bahwa China dipandang lebih positif daripada AS. Perubahan ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam pandangan masyarakat terhadap kedua negara.

rakyatnews

Tinggalkan Komentar