Seputar Aceh – Chelsea telah resmi melepas Marc Cucurella ke Real Madrid. Pemain sayap asal Spanyol ini dinilai sebagai bagian dari masalah Chelsea musim lalu.
Sebagaimana dilaporkan oleh detiksport, Chelsea melepaskan Cucurella seharga 60 juta euro. Pemain berusia 27 tahun ini sebelumnya merupakan bek sayap andalan Chelsea setelah direkrut dari Brighton pada 2022. Musim lalu, ia membantu Chelsea memenangkan Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025.
Dampak Kepergian Marc Cucurella bagi Chelsea
Troy Deeney, pundit talkSport, menilai ada plus dan minus terkait keputusan Chelsea melepas Cucurella. Menurutnya, Cucurella juga termasuk dalam masalah yang dihadapi tim musim lalu. “Saya rasa ada unsur yang berkaitan dengan Marc Cucurella dan Enzo Fernández. Kalian tidak bermain cukup baik untuk banyak bicara, jadi diam saja,” ujar Deeney dalam program talkSPORT.
Dia menambahkan, generasi pemain baru seringkali hanya berbicara ketika tim tampil baik. Namun, saat hasil buruk datang, mereka cenderung mencari kambing hitam, seperti manajer atau pemilik klub. “Delapan bulan lalu, mereka merayakan kemenangan, tetapi saat ini mereka menyalahkan manajer. Kalian juga bagian dari masalahnya,” jelas Deeney.
Pemimpin Tim yang Hilang dan Masa Depan Chelsea
Keputusan Chelsea untuk melepas Cucurella dianggap tepat karena tim kini memiliki Jorrel Hato, pemain muda yang menjanjikan. Namun, kehilangan Cucurella yang merupakan sosok pemimpin di lapangan menjadi masalah baru bagi Chelsea. Deeney menegaskan bahwa Chelsea selama ini kekurangan pemimpin yang mampu mempengaruhi permainan tim.
Dia menyatakan, “Jika Anda adalah Real Madrid, saya tidak terlalu menyukai kemungkinan lini belakang yang terdiri dari Denzel Dumfries dari Inter Milan, Ibrahima Konaté, Antonio Rüdiger, dan sekarang Cucurella. Itu bukan lini belakang yang siap bersaing di panggung terbesar.”
Kesimpulan Keputusan Transfer Cucurella
Keputusan Chelsea untuk melepas Marc Cucurella ke Real Madrid menyisakan beberapa pertanyaan tentang masa depan tim. Meskipun Chelsea memiliki Hato, kehilangan pemimpin seperti Cucurella dapat berdampak pada performa tim ke depan. Penting bagi Chelsea untuk menemukan sosok pemimpin baru agar dapat bersaing di level tertinggi.