acehtoday.id/ | Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggelar gotong royong di sekitar Lapangan Bola Kaki Teuku Umar, Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan lokasi tersebut sebagai tempat nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama seluruh jajaran ASN.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Kurdi, yang mewakili Bupati, menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini sudah menjadi agenda rutin ASN setiap hari Jumat di lokasi yang berbeda-beda. Kegiatan tersebut merujuk pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta surat edaran Bupati Aceh Barat.
“Sesuai dengan surat edaran dari Kemendagri kemudian juga surat edaran pak bupati memang ASN ini sudah setiap Jum’at mereka secara otomatis melaksanakan gotong royong bersama-sama di lokasi yang berbeda-beda dan kita bisa lihat sampai saat ini,” kata Kurdi.
Kali ini, giliran kawasan Lapangan Teuku Umar yang dibersihkan, sekaligus untuk mempersiapkan lokasi nobar Piala Dunia bagi para ASN di lingkungan Pemkab Aceh Barat.
Sampah Masih Jadi Persoalan di Meulaboh
Kurdi mengungkapkan, dari jumlah titik sampah yang ditemukan, penanganan kebersihan di sekitar Kota Meulaboh masih memerlukan waktu lebih panjang. Bahkan pada hari pelaksanaan gotong royong tersebut, ia masih mendapati banyak sampah berserakan di jalan sekitar Lapangan Teuku Umar.
Menurutnya, kondisi ini cukup disayangkan mengingat pemerintah sebenarnya sudah memberikan izin berjualan bagi pedagang di tepian jalan wilayah tersebut. Namun sampah hasil aktivitas berjualan itu masih kerap dibuang sembarangan oleh para pedagang.
Wacana Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan
Melihat rendahnya kesadaran masyarakat, Kurdi menilai perlu ada langkah lebih tegas ke depannya. Selain sosialisasi dan percontohan, pemberian sanksi bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan mulai dipertimbangkan sebagai opsi.
“Sehingga tingkat kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan masih memerlukan sosialisasi, percontohan dan mungkin saatnya juga mempertimbangkan sanksi-sanksi kepada siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Harapan untuk Kawasan Wisata
Kurdi berharap kegiatan gotong royong yang terus dilakukan secara berkala ini dapat membawa dampak positif bagi kebersihan kota, khususnya di kawasan-kawasan dengan area luas seperti Pantai Kasih yang menjadi salah satu titik wisata andalan di Aceh Barat.
“Harapan kita dengan terus gotong royong mudah-mudahan bisa menjadi lebih bersih terutama di daerah Pantai Kasih atau titik wisata yang mempunyai area luas,” tutup Kurdi.
Tinggalkan Balasan