acehtoday.id/ | Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menerima ratusan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 2026. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang selama ini belum produktif sekaligus meningkatkan hasil produksi sektor pertanian di daerah itu.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan yang diajukan pemerintah daerah kepada Kementerian Pertanian.
Pada tahun ini, Aceh Barat memperoleh 35 unit hand tractor, 39 unit traktor, dan 200 unit pompa air yang akan segera didistribusikan kepada kelompok tani.
“Alhamdulillah alsintan yang kita usulkan ke Kementerian Pertanian sudah mulai datang. Tahun 2026 ini kita menerima 35 hand tractor, 39 traktor, dan 200 unit pompa air. Jadi totalnya ratusan unit alsintan yang kita terima,” kata Tarmizi, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan produktivitas sektor pertanian di Aceh Barat.
Pemerintah daerah menargetkan lahan yang selama ini belum tergarap dapat kembali dimanfaatkan sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan.
Selain menggarap lahan tidur, alsintan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan yang selama ini sudah produktif. Dengan dukungan peralatan yang lebih memadai, hasil panen petani diharapkan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Tarmizi menjelaskan seluruh bantuan akan dipetakan terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada kelompok tani. Langkah itu dilakukan agar distribusi alsintan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan sehingga pemanfaatannya lebih optimal.
“Harapannya lahan yang selama ini belum produktif menjadi produktif, sedangkan yang sudah produktif dapat menghasilkan lebih maksimal. Target kita adalah meningkatkan produksi pertanian dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Bantuan alsintan yang diterima pada tahun ini juga merupakan kelanjutan dari dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian Aceh Barat. Sebelumnya, pada 2025 daerah tersebut telah menerima bantuan sebanyak 10 unit traktor dari Kementerian Pertanian.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga tengah mengkaji mekanisme pengelolaan bantuan alsintan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh kelompok tani.
Kajian tersebut diharapkan mampu menghasilkan sistem pengelolaan yang efektif sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui dukungan peralatan pertanian modern tersebut, Pemkab Aceh Barat berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat dan mampu mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara lebih optimal sebagai salah satu penopang perekonomian daerah.**
Tinggalkan Balasan