Seputar Aceh – Presiden Argentina, Javier Milei, mengumumkan hari libur nasional setelah timnas sepak bola negaranya gagal menjadi juara Piala Dunia 2026. Pengumuman ini disampaikan Milei melalui media sosial X, menyusul kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia dengan skor 0-1.
Pertandingan final diadakan pada Minggu, 19 Juli 2026, di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Milei berterima kasih kepada timnas Argentina yang telah berjuang habis-habisan meski tidak berhasil mempertahankan gelar juara.
Perayaan Hari Libur Nasional untuk Timnas Argentina
Hari libur nasional tersebut akan menjadi perayaan atas pencapaian timnas Argentina. Penetapan hari libur ini akan ditentukan oleh para pemain dan staf pelatih timnas, bukan oleh pemerintah.
Milei menjelaskan dalam pernyataannya bahwa masyarakat akan diberi tahu mengenai hari perayaan tersebut setelah keputusan diambil oleh para pemain. Pada Piala Dunia 2022, Argentina juga merayakan kemenangan dengan hari libur nasional yang ditetapkan pada hari Selasa setelah final di Qatar.
Dampak Pengumuman Ini Terhadap Masyarakat Argentina
Pengumuman hari libur ini mendapatkan respons positif dari masyarakat Argentina. Banyak warga yang berharap momen ini bisa menjadi kesempatan untuk merayakan dedikasi dan perjuangan timnas, meskipun hasil tidak sesuai harapan.
Dalam postingan media sosial lainnya, Milei mengekspresikan rasa terima kasih kepada timnas Argentina atas komitmen dan semangat juang mereka. Dia menekankan bahwa timnas telah menjaga posisi Argentina di puncak meskipun hasil di final tidak memuaskan.
Refleksi atas Pertandingan Final Piala Dunia 2026
Dalam final tersebut, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, hadir langsung di stadion, sementara Milei memilih untuk menonton dari kediamannya. Keputusan Milei ini diambil karena alasan takhayul, yang membuatnya merasa lebih baik dengan tidak melihat langsung pertandingan.
Milei sebelumnya menonton tujuh pertandingan Argentina, yang semuanya berakhir dengan kemenangan. Momen ini menjadi refleksi bagi masyarakat Argentina, yang merasakan campuran antara kekecewaan dan kebanggaan atas pencapaian timnas.