acehtoday.id/ | Banda Aceh – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan sejumlah ruas Tol Trans Sumatra PSN Prabowo sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Peraturan Menko Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, termasuk dua ruas di Provinsi Aceh.
Dua ruas tol di Aceh yang masuk dalam daftar PSN tersebut adalah Jalan Tol Sigli–Banda Aceh dan Jalan Tol Binjai–Langsa. Keduanya merupakan bagian dari jaringan Trans Sumatra yang menghubungkan Lampung hingga ujung utara Pulau Sumatra.
PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor sekaligus pengelola JTTS mengungkapkan, hingga kini masih tersisa sekitar 1.618 km ruas tol yang belum terbangun di sepanjang koridor Trans Sumatra. Pemerintah menargetkan penyelesaian ruas-ruas tersebut dipercepat dalam periode pemerintahan Prabowo.
Regulasi PSN itu juga mengatur mekanisme jika proyek tidak rampung tepat waktu. Berdasarkan Pasal 2A ayat 2, penanggung jawab proyek wajib melaporkan perkembangan pelaksanaan dan mengusulkan revisi rencana penyelesaian kepada Menko Perekonomian.
Secara keseluruhan, terdapat 14 ruas Tol Trans Sumatra yang masuk dalam PSN pemerintahan Prabowo. Ruas-ruas tersebut tersebar di tujuh provinsi, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, hingga Bengkulu.
Sementara itu, sejumlah ruas JTTS telah lebih dahulu beroperasi. Di Aceh, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 sepanjang 49 km sudah aktif melayani pengguna jalan. Di Sumatera Utara, ruas Medan–Binjai (17 km) dan Binjai–Pangkalan Brandan (58 km) pun telah beroperasi penuh.
Penambahan ruas-ruas baru dalam PSN ini diharapkan mempercepat konektivitas antarwilayah di Sumatra, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan memangkas waktu tempuh logistik yang selama ini menjadi hambatan utama di pulau tersebut.
Tinggalkan Balasan