Dampak Perang AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Naik 5%

Written by

in

DUNIA – Harga minyak dunia melonjak tajam hingga hampir 5% pada perdagangan Senin sebelum sebagian kenaikan tersebut terpangkas, menyusul eskalasi baru konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam jalur distribusi energi global melalui Selat Hormuz.

Mengutip data Investing.com pukul 14:43 waktu Eropa, kontrak Brent Oil Futures tercatat naik 3,5% ke level $78,68 per barel, sedangkan Crude Oil WTI Futures menguat 3,5% menjadi $73,89 per barel. Kedua kontrak sempat menyentuh kenaikan hampir 5% pada awal sesi sebelum investor mulai mengambil untung.

Lonjakan harga minyak dunia ini dipicu serangan rudal dan drone Iran ke sejumlah negara Teluk, termasuk Qatar dan Uni Emirat Arab, pada Minggu (13/7/2026), sebagai balasan atas serangan militer AS sebelumnya. Teheran bahkan mengklaim telah menutup Selat Hormuz setelah sebuah kapal komersial menjadi sasaran serangan.

Presiden AS Donald Trump membantah klaim penutupan tersebut dan menegaskan jalur pelayaran komersial tetap terbuka di bawah perlindungan militer AS. Meski demikian, operator kapal memilih bersikap hati-hati. Data pelacakan menunjukkan hanya enam kapal melintasi Selat Hormuz pada Minggu, level terendah dalam lima pekan terakhir.

Analis ANZ menilai kewaspadaan pelaku pelayaran mencerminkan kekhawatiran keamanan yang meningkat. “Operator pelayaran mengambil pendekatan yang berhati-hati dan pergerakan masuk telah melambat,” tulis ANZ dalam catatannya.

Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan bulanannya memperingatkan bahwa eskalasi AS-Iran berisiko menggagalkan pemulihan pasokan minyak global. IEA mencatat pasokan sempat pulih 4,1 juta barel per hari pada Juni seiring kembali normalnya lalu lintas di Hormuz, dengan proyeksi pemulihan lanjutan baru terjadi pada 2027.

Selat Hormuz merupakan jalur ekspor utama minyak mentah dari Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan UEA, sehingga gangguan berkepanjangan berpotensi mendorong kilang di Asia mencari pasokan alternatif dan menaikkan biaya pengiriman.

Harga Minyak Dunia

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *