Rakyat News – JAKARTA – PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) baru saja menyelesaikan pencatatan saham perdana yang sukses pada 7 Juli 2026. JELI mencatatkan lonjakan harga saham sebesar 25% ke level Rp1.125, sedangkan JECX mengalami kenaikan 24,8% menjadi Rp1.560.
JELI menawarkan 226 juta lembar saham dengan nilai IPO mencapai Rp239,4 miliar. Dari dana tersebut, 56,7% dialokasikan untuk anak usahanya, PT Niramas Pandaan Sejahtera, guna meningkatkan kapasitas produksi gummy dan jelly.
Sisa dana, yaitu 10,04%, akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat logistik dan distribusi. Direktur JELI, Adhi Siswaya Lukman, mengungkapkan bahwa perusahaan berencana meluncurkan produk baru pada akhir kuartal III dan IV 2026.
“Kita konsisten memperbaiki mutu, terus menambah SKU, dan kita tahun ini ada launching beberapa produk baru. Nanti September ada, di November ada,” ujarnya.
JELI menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 26% di tahun 2026. Meskipun pendapatan mengalami penurunan 4,5% menjadi Rp753,05 miliar pada akhir 2025, laba bersih meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp39,02 miliar.
Sementara itu, JECX menawarkan 487,98 juta saham dengan dana IPO mencapai Rp609,98 miliar. Perusahaan ini akan menggunakan 22,95% dari dana untuk membayar utang bank. Selain itu, 30,32% lainnya diinvestasikan pada tiga entitas anaknya.
Dengan langkah-langkah ini, baik JELI maupun JECX menunjukkan komitmen dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas produk mereka di pasar.
