Rabu, 22 Juli 2026
Kripto

Kekayaan Donald Trump Naik Drastis Berkat Investasi Kripto

Kekayaan Donald Trump melonjak hingga Rp 21,5 triliun berkat usaha kripto yang didirikan dengan putranya.

Kekayaan Donald Trump Naik Drastis Berkat Investasi Kripto
Donald Trump saat memberikan pernyataan resmi di Washington [AP]

Rakyat News – Kekayaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengalami lonjakan signifikan. Pada tahun pertama menjabat di periode kedua, Trump meraup sekitar 1,2 miliar dolar AS atau Rp 21,5 triliun dari usaha kripto. Informasi ini terungkap dalam laporan keuangan yang dirilis oleh Kantor Etika Pemerintah AS (OGE) pada Selasa (30/6/2026).

Laporan setebal 927 halaman tersebut mencatat bahwa Trump menerima 550 juta dolar AS atau Rp 9,87 triliun dari perusahaan rintisan World Liberty Financial (WLF). Perusahaan ini didirikan oleh Trump bersama putranya pada September 2024 dan melibatkan Steve Witkoff, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah.

Selain itu, Trump juga menerima royalti sebesar 635 juta dolar AS atau Rp 11,4 triliun berdasarkan perjanjian lisensi yang terkait dengan mata uang kripto $TRUMP. Kripto ini diluncurkan menjelang pelantikan Trump pada Januari 2025.

Sebelum periode ini, Trump menjabat sebagai Presiden AS dari 2017 hingga 2021. Menurut laporan Forbes, kekayaan Trump meningkat dari 2,3 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 6,5 miliar dolar AS pada 2026. Lonjakan ini menunjukkan peningkatan hampir tiga kali lipat dalam dua tahun.

Usaha kripto menjadi pendorong utama peningkatan kekayaan Trump. Selain pendapatan dari WLF dan kripto, Trump juga mendapatkan pendapatan dari saham di perusahaan publik, termasuk perusahaan pialang Coinbase. Beberapa pihak menyoroti potensi konflik kepentingan terkait investasi Trump di sektor kripto selama menjabat.

Tuduhan muncul bahwa Trump mengambil langkah untuk menderegulasi sektor ini, yang turut menyebabkan lonjakan harga aset. Banyak usaha kripto yang didirikan Trump saat dilantik masih berupa perusahaan rintisan, namun kini telah menghasilkan pendapatan yang melampaui sebagian besar unit usaha yang ada.

rakyatnews

Tinggalkan Komentar