Rabu, 22 Juli 2026
Olahraga

Mario Kempes Bela Seleksi Argentina dari Kritikan Wasit

Mario Kempes mempertahankan Argentina dari kritik wasit usai kemenangan atas Mesir.

Mario Kempes Bela Seleksi Argentina dari Kritikan Wasit
Mario Kempes memberikan pendapatnya mengenai kritik terhadap Argentina di Piala Dunia 2026 [Telefe]

Rakyat News – Pada 10 Juli 2026, Mario Alberto Kempes membela Seleksi Argentina terkait kritik tentang favoritisme wasit di Piala Dunia 2026.

Kempes menyatakan bahwa keluhan tersebut mencerminkan frustrasi tim yang tersingkir. Ia merespons kontroversi setelah Argentina membalikkan keadaan dari kekalahan 0-2 melawan Mesir menjadi kemenangan 3-2.

“Los perdedores siempre van a llorar,” ungkap Kempes, menanggapi tuduhan bahwa Argentina mendapat keuntungan di Piala Dunia Qatar 2022 dan 2026.

Kritik muncul setelah Argentina mengalahkan Mesir, di mana tim Afrika mengeluhkan gol yang dibatalkan untuk Mostafa Ziko saat skor 1-0. Kempes mengingat bahwa tim juara 1978 juga menghadapi banyak pertanyaan.

“Setelah semua yang kami dengar pada 1978, saya sudah kebal,” ucapnya. Ia juga menyebutkan bahwa baru-baru ini ditanyai oleh radio Kolombia tentang dugaan manfaat yang diterima Argentina.

Kempes menambahkan, “Apa yang bisa kamu katakan? Biarkan mereka terus berbicara, tidak masalah.” Ia menegaskan bahwa menjawab setiap pertanyaan hanya akan membuatnya pusing.

Dia juga membahas perdebatan mengenai tim Argentina terbaik yang pernah ada, menilai bahwa tim Scaloni bisa menjadi yang terbaik jika berhasil mempertahankan gelar juara.

“Pengakuan itu kita syukuri karena, suka atau tidak, kami meletakkan batu pertama sejak 1978. Kami mendapatkan rasa hormat,” kata Kempes.

Dia menambahkan, “Saya selalu bilang, ketiga tim itu terbaik pada masanya. Jika tim ini menjadi juara dua kali, maka ini akan menjadi yang terbaik, itu jelas.”

Terkait perkembangan Piala Dunia 2026, Kempes merasa bahwa kualitas pertandingan sangat tidak konsisten. Ia mencatat bahwa banyak tim bermain secara defensif.

“Kita melihat Piala Dunia yang sangat tidak teratur, mungkin sedikit pelit, karena setiap tim bertahan dengan cara mereka,” analisisnya.

Kempes menempatkan Argentina sebagai salah satu kandidat utama juara, bersaing dengan Spanyol dan Prancis, serta menyertakan Inggris dalam daftar tim yang berpotensi.

“Final akan melibatkan Spanyol, Prancis, dan Argentina, tapi Inggris juga ada di sana, kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Mengenai pertandingan berikutnya melawan Swiss, Kempes optimis, namun tetap realistis terhadap tantangan yang ada.

rakyatnews

Tinggalkan Komentar