Rabu, 22 Juli 2026
Olahraga

Sejarah Kolonial Maroko Terpantul dalam Pertandingan Melawan Prancis

Maroko menantikan pertandingan melawan Prancis, menggugah kenangan kolonial yang mendalam.

Sejarah Kolonial Maroko Terpantul dalam Pertandingan Melawan Prancis
Suasana pertandingan sepak bola Maroko melawan Prancis dalam Piala Dunia [NOS]

Rakyat News – Maroko menantikan pertandingan melawan Prancis di Piala Dunia malam ini pukul 22.00. Ini adalah pertemuan ulang semifinal dari Piala Dunia sebelumnya. Pertandingan ini juga merupakan konfrontasi dengan mantan kolonial mereka.

Maroko dikuasai oleh Prancis dari 1912 hingga 1956. Pengaruh kolonial ini masih terasa hingga saat ini. Bahasa Prancis tetap menjadi bahasa kedua dan banyak jalan serta alun-alun dinamai penulis dan ilmuwan Prancis terkenal.

Sejarah sepak bola Maroko juga dipengaruhi oleh periode kolonial. Klub-klub pertama di Maroko didirikan oleh penggemar olahraga Prancis di awal abad ke-20. Marokko tidak diperbolehkan bergabung, sehingga mereka mendirikan klub sendiri sebagai respon terhadap kebijakan diskriminatif Prancis.

Klub-klub seperti Wydad Athletic Club dan Raja Casablanca menjadi simbol nasional. Menurut Abderrahim Bourkia, seorang profesor dan sosiolog olahraga, Wydad Athletic menjadi contoh penting dalam sejarah Maroko modern.

Klub ini didirikan oleh Marokkan yang terdiri dari Muslim dan Yahudi. Hal ini mencerminkan keragaman masyarakat Maroko dan keinginan untuk membangun identitas nasional yang melampaui perbedaan agama.

Wydad Athletic juga terlibat dalam Ligue du Maroc pada tahun 1939. Kompetisi ini dibuat oleh otoritas Prancis dan melibatkan pemain dari Prancis dan Maroko. Sami Lakmahri, seorang jurnalis, mencatat bahwa hal ini menjadi kritik bagi para pendukung kemerdekaan.

Meskipun klub sepak bola memiliki peran dalam perjuangan kemerdekaan, Lakmahri menegaskan bahwa ini tidak boleh dilebih-lebihkan. Sepak bola adalah hobi paling populer dan cara untuk mengekspresikan diri di lapangan.

rakyatnews

Tinggalkan Komentar