acehtoday.id/ | Banda Aceh – Sebanyak 12 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh menjadi korban ledakan mesin Kapal Aceh Hebat 2, Jumat (12/6/2026).
Ke 12 mahasiswa naas tersebut mengalami luka bakar bersama 2 orang Anak Buah Kapal (ABK). Para korban saat ini sudah dilarikan ke ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh untuk mendapat perawatan medis.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kapal Aceh Hebat 2 mengalami ledakan pada Jumat (12/6) sekitar pukul 10.45 WIB saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Kapal tersebut baru tiba di Pelabuhan Ulee Lheue dari Sabang pukul 10.00 WIB. Namun sekitar pukul 10.45 WIB terjadi ledakan di ruang mesin kapal yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakar.
Berdasarkan informasi awal, terdapat sekitar 14 korban luka bakar yang terdiri dari 2 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 12 orang mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati yang tengah menjalani tugas praktik.
Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Banda Aceh segera melakukan assessment cepat dan penanganan awal terhadap korban di lokasi kejadian. Hasil assessment menunjukkan korban memerlukan penanganan medis lanjutan sehingga dilakukan rujukan ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Saat ini kondisi korban masih dalam pemantauan tim medis di rumah sakit. Penyebab pasti ledakan masih dalam proses investigasi oleh instansi terkait.
Komandan KN SAR Kresna, Kapten Kresna Supriadi, melalui grup komunikasi SAR Aceh menyampai bahwa 12 Taruna Politeknik Pelayaran yang menjadi korban bersama 2 orang ABK mayoritas sedang menjalankan tugas praktik.

Tinggalkan Balasan