acehtoday.id/ | Simeulue – Selama lima tahun, tak sia-sia upaya Izman Nazara (49), warga Desa Ganting, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue untuk mendapatkan sapi unggul yang bernilai mahal.
Perdana dan sukses kembangkan sapi unggul yang bernilai mahal itu, dari hasil penantian panjang upaya Izman Nazara bersama tim teknis ahli dari Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Simeulue.
Hasil program kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB) itu, menghasilkan dua ekor Sapi Berkualitas atau sapi unggul, yakni sapi betina unggul jenis simental, telah berusia 11 bulan, dengan bobot badan encapai 300 kilogram dan sapi jantan unggul jenis limousin yang berusia sehari sejak lahir, memiliki bobot badan 30 Kilogram.
Sukses dan perdana dikembangkan Sapi Berkualitas jenis limousin dan sapi unggul simental dari hasil Inseminasi Buatan (IB) Kabupaten Simeulue itu, dijelaskan Izman Nazara, yang ditemui acehtoday.id/, Minggu (12/7/2026.
"Sejak tahun 2022 lalu, saya berupaya untuk mendapatkan sapi unggulan dari hasil program kawin suntik ini. Alhamdulillah, tidak sia-sia dan kini sapi betina unggul jenis simental berusia 11 bulan dan sapi jantan unggul jenis limousin yang lahir sekitar 20 jam lalu," kata Izman Nazara dengan mata berbinar.
Masih menurut Izman Nazara, menceritakan upayanya itu sempat beberapa kali gagal, namun tidak membuatnya patah arang, dan mengikuti setiap detail intruksi dari tim teknis ahli Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Simeulue.
Dia juga mengisahkan pengalamannya perna gagal total, karena sapi indukan yang telah mendapat Inseminasi Buatan (IB) itu, tidak ekstra dijaga, tidak dikandangkan bahkan dilepas liarkan, sehingga sapi yang sedang bunting benih unggul itu mati.
Diperparah lagi kegagalannya itu mendapat cibiran dari oknum warga, karena dinilai telah menghabiskan uang pribadinya sekitar Rp30 juta, termasuk dirinya membeli sapi betina yang masih satu garis keturunan dengan sapi unggul.
"Bila ingin mendapat Sapi Berkualitas dari hasil program kawin suntik, wajib harus ekstra 24 jam dijaga, dikandangkan dan harus disediakan pakannya serta ikuti intruksi dari tim teknis termasuk bibit IB sapi unggulnya juga gratis telah disediakan dari Dinas Peternakan," imbuhnya.
Kini Izman Nazara sedang menunggu kelahiran ketiga Sapi Berkualitas dari hasil program kawin suntik, sedangkan sapi betina Simental masih berusia 11 bulan dibanderol Rp20 juta dan sapi jantan Limousin yang baru berusia sekitar 20 jam itu, juga dibanderol sekitar Rp10 juta.
"Kita ikuti setiap intruksi tim teknis, pasti tidak gagal. Saat ini juga saya sedang menantikan kelahiran sapi unggul yang ketiga, maka sudah saya siapkan satu hektar khusus pakan dan satu hektar untuk lanjutan lokasi sarana pengembangan sapi unggul," tutup Izman Nazara.
Perdana Inseminasi Buatan Sukses jadikan Sapi Unggul
Perdana dan sukses Inseminasi Buatan (IB) Sapi Unggul yang diusahakan oleh warga lokal itu, dibenarkan Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Simeulue, Syuhelmi.SP.
"Alhamdulillah, hasil program kawin suntik Sapi Berkualitas perdana telah berhasil dan sukses. Hasilnya telah lahir sapi betina unggul jenis Simental dan sapi jantan unggul jenis Limousin," kata Syuhelmi kepada acehtoday.id/, Minggu (12/7/2026).
Dengan keberhasilan tersebut, Syuhelmi mengajak masyarakat Kabupaten Simeulue, untuk mengembangkan sapi dengan metode Inseminasi Buatan (IB), pihak Disbunakkeswan setempat telah sediakan secara gratis bibit atau frozen semen sapi unggul.
"Kita harapkan Masyarakat Kabupaten Simeulue, dapat beralih ke peternakan metode hasil program kawin suntik untuk mendapatkan sapi unggul. Bibit atau frozen semen sapi unggul itu telah tersedia gratis termasuk tenaga tim teknisnya," imbuh Syuhelmi.
Syuhelmi menyebutkan, sapi unggul yang berhasil perdana dikembangkan oleh Izman Nazara itu, jenis sapinya sama dengan sapi kurban Bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Meugang Puasa dan sapi Kurban Lebaran Haji lalu kepada masyarakat Kabupaten Simeulue
"Sapi unggul yang dikembangkan Izman Nazara itu, sama jenis sapinya dengan sapi Bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Meugang Puasa dan sapi Kurban Lebaran Haji," tutup Syuhelmi.
Keberhasilan pengembangan sapi melalui hasil program kawin suntik di Kabupaten Simeulue diharapkan menjadi contoh bagi peternak lain untuk meningkatkan kualitas ternak secara bertahap. Selain menghasilkan sapi dengan bobot dan nilai jual yang lebih tinggi, metode ini juga dinilai mampu mempercepat peningkatan populasi sapi unggul sehingga dapat mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan pendapatan peternak di daerah.
Tinggalkan Balasan