ABK KM Emirates Meninggal Saat Melaut, Ditpolairud Polda Aceh Evakuasi Jenazah

Written by

in

acehtoday.id/ | Banda Aceh – Seorang ABK KM Emirates, Zulkifli Dendeh (59), meninggal saat melaut di perairan Aceh. Ditpolairud Polda Aceh evakuasi jenazah di Pelabuhan TPI Lampulo.

Seorang nelayan asal Aceh Timur ditemukan tak bernyawa di atas kapal penangkap ikan GT 60, KM Emirates, saat masih berada di tengah perairan Aceh. Ditpolairud Polda Aceh langsung bergerak menangani evakuasi jenazah begitu kapal merapat di Pelabuhan TPI Lampulo, Banda Aceh, Selasa (23/6/2026).

Korban diidentifikasi sebagai Zulkifli Dendeh, 59 tahun, warga Dusun Matang Beureuhoi, Desa Seuneubok Peusangan, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Insiden berawal pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri di area buritan kapal.

Nahkoda KM Emirates, Irwan, menyatakan korban sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelum kejadian. Rekan-rekan sesama ABK sempat memberikan pertolongan, namun nyawa Zulkifli tidak terselamatkan.

Informasi kematian ABK KM Emirates pertama kali diterima petugas Pamopstib Pelabuhan TPI Lampulo, Aipda M. Nuruzzahri, pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB dari sejumlah nelayan. Saat laporan masuk, kapal masih dalam perjalanan pulang menuju Banda Aceh.

KM Emirates sendiri telah bertolak dari Dermaga TPI Kuala Idi, Aceh Timur, pada Minggu 7 Juni 2026 pukul 14.30 WIB—menjadikan pelayaran tersebut berlangsung selama sekitar 16 hari sebelum akhirnya kembali bersandar di Lampulo pada Selasa (23/6/2026) pukul 09.30 WIB.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, memastikan tim medis dan personel Ditpolairud langsung memeriksa jenazah setibanya kapal di dermaga. Jenazah Zulkifli selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju kediaman keluarga di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *