Amerika Serang Iran Usai Helikopter Apache Jatuh di Selat Hormuz

Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran setelah jatuhnya Helikopter Apache di Selat Hormuz. AS menuduh Iran yang menembak jatuh helikopter serang canggih tersebut. 

Written by

in

acehtoday.id/ | Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran setelah jatuhnya Helikopter Apache di Selat Hormuz. AS menuduh Iran yang menembak jatuh helikopter serang canggih tersebut.

Militer AS mengatakan serangan dimulai pada Selasa (9/6/2026) pukul 22:00 waktu setempat. Serangan ini disebut sebagai “tanggapan proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan”.

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan ledakan di Pulau Qeshm di Selat Hormuz, dan di pelabuhan Sirik dan Jask selama gelombang serangan pertama.

Laporan tersebut menyebutkan adanya ledakan lebih lanjut di Jask sekitar pukul 00:00 pada hari Rabu dan di Bandar Abbas pada pukul 01:00 waktu setempat.

Serangan AS tersebut langsung direspon oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dengan meluncurkan serangan drone dan rudal ke markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS AS di Bahrain, serta Pnagkalan Udara AS di Yordania.

Insiden yang dipicu oleh jatuhnya Helikopter Apache ini merupakan salah satu eskalasi terburuk setelah kedua negara mengumumkan gencatan senjata pada pertengahan April untuk mengakhir perang besar-besaran yang Meletus sejak 28 Februari 2026 lalu.

Presiden AS Donald Trump dengan cepat menuduh Iran yang telah menembak jatuh helikopter serang AH-64 Apache di atas Selat Hormuz, dan langsung memerintahkan serangan balasan yang proporsional.

Teheran belum secara langsung mengkonfirmasi klaim AS bahwa helikopter itu ditembak jatuh, dengan Al Jazeera mengutip seorang diplomat senior Iran yang mengatakan bahwa “tidak ada serangan yang disengaja” terhadap pesawat tersebut.

Comments

  1. […] Iran ini sebagai balasan atas serangan AS terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa dan Rabu dini hari waktu setempat. Amerika melancarkan serangkaian serangan terhadap […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *