Norwegia menorehkan kemenangan gemilang atas Irak dengan skor telak 4-1 dalam laga Babak Grup I Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung hari ini. Erling Haaland tampil sebagai aktor utama dengan mencetak dua gol, sementara dominasi total Norwegia di hampir seluruh aspek permainan membuat Irak tak berdaya sejak menit-menit awal.
Norwegia langsung mengambil kendali permainan begitu peluit pertama ditiup wasit. Haaland membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat penyelesaian dingin yang menjadi ciri khasnya. Belum sempat Irak menstabilkan permainan, striker bertubuh jangkung itu kembali menjebol gawang Jalal Hasan pada menit ke-43, mengukir brace pertamanya di turnamen akbar ini dan mengunci keunggulan dua gol menjelang turun minum.
Di tengah tekanan Norwegia, Irak sempat memberi perlawanan melalui gol Aymen Hussein pada menit ke-39 yang memperkecil skor menjadi 1-2. Gol itu sesaat membangkitkan harapan The Lions of Mesopotamia untuk kembali ke dalam permainan. Namun harapan itu sirna begitu babak kedua dimulai, karena Norwegia kembali menguasai lapangan dengan intensitas yang lebih tinggi.

Pertengahan babak kedua menjadi momen penutup bagi perlawanan Irak. Leo Skiri Østigård memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-76 lewat sundulan yang tidak mampu diantisipasi kiper Irak. Di ujung laga, Aymen Hussein — yang sebelumnya menjadi pahlawan Irak — justru menjadi sumber petaka bagi timnya sendiri dengan mencetak gol bunuh diri pada menit ke-90+6, menggenapkan skor akhir menjadi 4-1 untuk kemenangan Norwegia.
Catatan statistik laga ini mencerminkan betapa absolutnya dominasi Norwegia. Tim Skandinavia itu menguasai bola hingga 63 persen berbanding 37 persen milik Irak, melepaskan 12 tembakan berbanding 11, namun jauh lebih efektif dengan 6 tembakan tepat sasaran sementara Irak hanya mampu menghasilkan satu. Norwegia juga mencatat 530 operan dengan akurasi 90 persen, angka yang menggambarkan betapa rapinya sirkulasi bola mereka sepanjang pertandingan.
Di sisi taktik, Irak bermain dengan formasi 4-4-2 namun kesulitan menjaga transisi pertahanan dari serangan balik Norwegia yang cepat. Merchas Doski dan Amir Al-Ammari menjadi pemain terbaik Irak dengan masing-masing meraih rating 6.9, namun kontribusi mereka tidak cukup untuk menahan laju tim lawan. Sementara itu, Norwegia tampil dengan formasi 4-3-3 yang apik, dengan Martin Odegaard memainkan peran kreatif di lini tengah bersama Sander Berge yang solid dalam membangun serangan.

Haaland keluar sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 8.8 — angka yang nyaris sempurna dan mencerminkan betapa berbahayanya ia setiap kali menerima bola di kotak penalti. Dengan dua gol dalam satu laga, ia langsung menjadi salah satu top skor sementara di turnamen ini dan kembali membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu penyerang paling menakutkan di dunia saat ini.
Hasil ini menempatkan Norwegia kokoh di puncak Grup I, sementara Irak terpuruk di posisi keempat dan kini menghadapi tekanan besar di laga-laga berikutnya. Jika ingin tetap bertahan di turnamen, Irak wajib melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam efektivitas serangan yang terbukti sangat lemah sepanjang laga ini. Norwegia, di sisi lain, melangkah dengan penuh keyakinan menuju babak gugur.
Tinggalkan Balasan