Pelaku Catut Nama Bupati Pidie, Keluarga Korban Kekerasan di Malaysia Tertipu

Written by

in

acehtoday.id/ | Pidie – Keluarga YA (34), warga Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh majikannya di Johor, Malaysia, kembali tertimpa musibah. Mereka menjadi korban penipuan berkedok bantuan sosial dengan kerugian mencapai Rp2,8 juta setelah pelaku mencatat nama bupati Pidie

Anggota DPD RI asal Aceh, Haji Uma, mengatakan pelaku menghubungi keluarga korban melalui WhatsApp dengan mencatut nama dan foto Bupati Pidie. Pelaku mengirim bukti transfer senilai Rp5,8 juta yang diklaim sebagai bantuan untuk keluarga YA.

Karena percaya, keluarga korban kemudian mentransfer kembali Rp2,8 juta ke rekening yang disebut milik anak yatim. Namun belakangan diketahui dana bantuan tersebut tidak pernah masuk ke rekening korban.

“Setelah menyadari dirinya ditipu, korban mencoba menghubungi nomor pelaku, namun sudah tidak aktif,” kata Haji Uma, Minggu (21/6/2026).

Haji Uma mengecam aksi tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan isu atau musibah yang sedang menjadi perhatian publik.

Sebelumnya, YA merupakan salah satu dari tiga warga Aceh yang diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan mereka di Johor, Malaysia. Saat ini kasus tersebut masih dalam pendampingan KJRI Johor Bahru.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *