Distribusi Beras SPHP di Aceh Tembus 9.000 Ton

Written by

in

acehtoday.id/ | Banda Aceh – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh telah merealisasikan distribusi sebanyak 9.000 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga awal Juli 2026. Angka ini merupakan bagian dari target penyaluran 23.329 ton beras SPHP sepanjang tahun 2026 guna menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, menyatakan optimismenya bahwa target tersebut akan tercapai seiring masifnya distribusi ke jaringan mitra Bulog di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

“Insya Allah target ini akan tercapai, karena saat ini kita sedang masifkan distribusi SPHP ke mitra-mitra Bulog yang tersebar di seluruh kabupaten/kota untuk stabilisasi harga beras menyusul masuknya musim tanam,” kata Budi Sultika dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (6/7/2026).

Budi menjelaskan, memasuki musim tanam, harga gabah mengalami kenaikan yang turut memengaruhi harga jual beras di pasaran. Saat ini, harga gabah tercatat mencapai Rp8.100 per kilogram. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai justru memberi manfaat langsung kepada petani karena meningkatkan nilai jual hasil panen mereka.

Ia menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan tingginya harga gabah, sebab nilai tambahnya langsung dirasakan masyarakat. Sebagai antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga beras, Bulog memastikan pasokan SPHP tersedia cukup di pasaran.

Distribusi Multisaluran demi Kendalikan Inflasi

Untuk menjaga keterjangkauan harga, Bulog Aceh menyalurkan beras SPHP melalui berbagai saluran distribusi, mulai dari Rumah Pangan Kita (RPK), pedagang beras mitra Bulog, pasar tradisional, hingga kegiatan Gerakan Pangan Murah.

Budi menambahkan, kemudahan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau turut menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan laju inflasi di Aceh, baik secara bulanan maupun tahunan.

“Mudahnya masyarakat membeli beras dengan harga terjangkau juga menjadi bagian untuk menekan laju inflasi Aceh baik secara tahunan maupun bulanan,” katanya.

Bulog Aceh memastikan ketersediaan stok beras SPHP dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan beras di pasaran. Pihaknya akan terus memasok beras SPHP ke berbagai pasar di seluruh Aceh agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional.**

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *