acehtoday.id/ | Banda Aceh — Polda Aceh ungkap kasus 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dengan total 334 kasus sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Capaian ini diumumkan dalam konferensi pers di Meuligoe Tribrata Polda Aceh, Senin (29/6/2026). Hadir Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol. Wahyudi dan Dirreskrimum Kombes Pol. Andre Librian.
Mengutip keterangan resmi Polda Aceh, Direktorat Reserse Kriminal Umum mencatat 157 kasus curanmor berhasil diungkap dengan 229 tersangka dan 223 unit sepeda motor diamankan sebagai barang bukti. Untuk kasus curat, polisi membongkar 290 perkara dengan 297 tersangka serta menyita 354 item barang bukti berupa elektronik, perhiasan, dan senjata tajam. Sementara kasus curas tercatat 31 perkara dengan 35 tersangka, dengan 57 barang bukti yang disita.
“Berdasarkan data yang telah dihimpun, Polda Aceh berhasil mengungkap berbagai tindak pidana yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya kasus 3C, yaitu curat, curas, dan curanmor, serta sejumlah kasus menonjol lainnya selama tahun 2026,” ujar Joko.
Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Khusus turut memaparkan capaian penanganan perkara. Subdit Siber mencatat kinerja terbaik dengan menuntaskan 25 dari target 24 kasus atau 104,17 persen. Sementara Subdit Indagsi menyelesaikan lima dari tujuh target kasus, dan Subdit Tipidter menuntaskan tiga dari 11 target. Adapun Subdit Fismondev baru merampungkan satu dari delapan target kasus, sedangkan Subdit Tipidkor belum mencatat penyelesaian perkara.
Secara total, Ditreskrimsus menargetkan penanganan 55 kasus sepanjang 2026, dan hingga akhir Juni telah menyelesaikan 34 kasus atau 61,81 persen dari target.
Joko menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Polda Aceh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk aktif memberikan informasi kepada polisi demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Aceh.
Tinggalkan Balasan