Penulis: Redaksi

  • Pulihkan Kopi Gayo, USK dan Kementan Luncurkan Program Bibit Ulang

    Pulihkan Kopi Gayo, USK dan Kementan Luncurkan Program Bibit Ulang

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Perkebunan kopi gayo di Aceh Tengah dan Bener Meriah mengalami kerusakan masif saat terjadi bencana banjir akhir 2025 lalu. Oleh sebab itu diperlukan pembenahan dari hulu sampai hilir agar petani kopi di gayo kembali berdaya.

    Universitas Syiah Kuala (USK) dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi USK Aceh Tengah dalam pengembangan kopi Gayo, ketahanan pangan, dan peningkatan sumber daya manusia. Kesepakatan ini dihasilkan dari pertemuan langsung antara Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Balai Senat USK, Banda Aceh, Selasa (3/6/2026).

    Bupati Haili Yoga menyambut antusias komitmen tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai tantangan, mulai dari pengelolaan lingkungan, penanganan stunting, hingga penguatan ketahanan pangan di wilayahnya.

    “Kami ingin kampus hadir di daerah dan menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan masyarakat,” ujar Haili Yoga. Ia juga berharap kerja sama ke depan dapat mencakup KKN tematik, riset terapan, pengembangan pertanian, hingga pengelolaan sampah.

    Di sisi lain, Prof. Mirza menekankan bahwa USK bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan institusi yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh secara luas. Pengembangan kopi Gayo menjadi salah satu prioritas utama yang dibahas, mencakup program pembibitan, sertifikasi, hingga penguatan jaringan pemasaran agar petani memperoleh nilai tambah lebih besar.

    Pulihkan Kopi Gayo, USK dan Kementan Luncurkan Program Bibit Ulang
    Universitas Syiah Kuala (USK) dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memperkuat kolaborasi dalam pengembangan komoditas unggulan daerah, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., dengan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., di ruang Balai Senat USK, Banda Aceh, (3 Juni 2026).

    Rektor USK juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, termasuk membahas rencana pembibitan ulang kopi Gayo yang sebelumnya terdampak bencana. Program pemulihan tersebut diklaim mendapat dukungan penuh dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman guna mendongkrak produktivitas perkebunan di kawasan Gayo.

    Tak hanya kopi, USK turut mendorong pengembangan sektor peternakan dan komoditas nilam yang dinilai menyimpan potensi ekonomi besar bagi masyarakat lokal.

    “Kami ingin potensi daerah dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” kata Prof. Mirza.

    Pada aspek SDM, USK memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa dan pemberdayaan masyarakat lewat Rumah Amal USK. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan generasi muda Aceh Tengah mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih merata.

    Pertemuan itu turut dihadiri para camat dan jajaran Pemkab Aceh Tengah, serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis USK, Dr. Ir. Ramzi Adriman. Kedua pihak optimis sinergi yang semakin erat ini akan mendorong kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah secara berkelanjutan.

  • Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026: Garuda Kejar Kemenangan Pertama dalam 38 Tahun

    Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026: Garuda Kejar Kemenangan Pertama dalam 38 Tahun

    acehtoday.id/ | Jakarta – Timnas Indonesia siap menorehkan sejarah baru saat menjamu Oman pada FIFA Matchday Juni 2026. Laga Indonesia vs Oman dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB. Ini menjadi kesempatan bagi Garuda mengakhiri puasa kemenangan selama 38 tahun atas Oman.

    Catatan historis dua tim terbilang berat sebelah. Berdasarkan data dari laman 11v11, Indonesia dan Oman telah bertemu enam kali. Dua kemenangan Garuda terakhir tercatat di ajang King’s Cup pada 1987 dan 1988, masing-masing dengan skor 2-0 dan 3-0.

    Setelah era keemasan singkat itu, Indonesia tak pernah lagi menang — tiga kali kalah dan sekali imbang. Pertemuan paling anyar pada 2021 berakhir pahit; Skuad asuhan Shin Tae-yong tumbang 1-3.

    Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026
    Laga Indonesia vs Oman dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB.

    Indonesia vs Oman dan Target Menang John Herdman

    Pelatih John Herdman secara terbuka menyebut beban sejarah ini sebagai motivasi timnya. “Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun. Itu adalah tantangan bagi kami. Dengan dukungan kalian, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mencatatkan sejarah baru,” ujar pelatih asal Inggris itu dalam konferensi pers, Kamis (4/6/2026).

    Bek andalan Kevin Diks turut angkat bicara. Ia menyebut ritme tim sudah terbangun baik setelah beberapa hari intensif bersama. “Semua orang berada di arah yang sama, pengaturan yang sama, keputusan taktis yang sama,” kata Diks.

    Ia juga meminta stadion dipenuhi suporter demi mendorong Garuda meraih kemenangan bersejarah itu.

    Di sisi skuad, ada kabar melegakan soal Calvin Verdonk. Bek 29 tahun itu sempat diragukan tampil karena urusan pribadi, namun akhirnya tiba di Indonesia tepat waktu. Herdman memastikan kondisinya bugar.

    Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026
    Pelatih indonesia John Herdman

    “Dia mungkin menjadi starter atau kami memasukkannya di tengah pertandingan. Tapi dia telah menunjukkan komitmen dan cintanya untuk tim ini,” ungkap Herdman. Sementara kondisi Marselino Ferdinan masih akan dipantau hingga pagi hari pertandingan.

    Dari perspektif peringkat FIFA, tantangan ini memang tidak ringan. Oman bertengger di posisi ke-79, jauh di atas Indonesia yang berada di peringkat 122. Namun Herdman menolak menganggap laga ini sekadar uji coba biasa — ini panggung bagi Indonesia untuk membuktikan diri di level Asia.

    FIFA Matchday Juni juga memiliki urgensi tersendiri. Setelah ini, Timnas menghadapi AFF Championship 2026 pada 24 Juli–26 Agustus — turnamen di luar kalender FIFA yang menyulitkan pemanggilan pemain berbasis Eropa.

    Sekjen PSSI Yunus Nusi memastikan pemain diaspora masih akan diperkuat untuk laga melawan Oman (5/6) dan Mozambik (9/6), keduanya di SUGBK.

  • Kurs Dolar Terhadap Rupiah Rp18.010,  Ini Penyebab dan Dampaknya

    Kurs Dolar Terhadap Rupiah Rp18.010, Ini Penyebab dan Dampaknya

    acehtoday.id/|Banda Aceh – Kurs dolar terhadap rupiah  pada Kamis 4/6/2026 mencatat level mengkhawatirkan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah ke angka Rp18.010, berdasarkan data Google Finance. Angka ini menunjukkan pelemahan tajam sebesar 10,55% atau setara Rp1.718,50 dibanding posisi setahun lalu yang berada di kisaran Rp16.291.

    Pelemahan ini bukan sekadar fluktuasi sesaat. Para analis menilai tekanan yang menghantam rupiah bersifat struktural dan telah terakumulasi sepanjang 2025–2026.

    Tiga Faktor Utama Pemicu Pelemahan

    Mengutip Indonesia Investments salah satu pendorong terkuat adalah kebijakan suku bunga tinggi bank sentral AS (The Fed). Di bawah kepemimpinan Kevin Warsh, pasar memperkirakan The Fed tidak akan memangkas suku bunga sepanjang 2026. Kondisi ini membuat aset berdenominasi dolar jauh lebih menarik di mata investor global, sehingga arus modal berbalik dari negara berkembang seperti Indonesia.

    Kurs Dolar Terhadap Rupiah Rp18.010,  Ini Penyebab dan Dampaknya
    Perang AS vs Iran memperburuk keadaan ekonomi global, termasuk Indonesia.

    Faktor kedua adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran. Situasi ini mendorong investor mengalihkan dananya ke aset aman (safe haven), dan dolar AS menjadi pilihan utama. Akibatnya, permintaan dolar melonjak di pasar global.

    Harga minyak dunia yang sempat melampaui USD 95 per barel turut memperparah tekanan. Sebagai negara importir minyak, Indonesia harus mengeluarkan lebih banyak devisa untuk memenuhi kebutuhan energi domestik, sehingga cadangan valuta asing terkuras lebih cepat.

    Kurs Dolar Terhadap Rupiah Dipicu Isu Dalam Negeri

    Di sisi domestik, surplus neraca perdagangan Indonesia menyempit ke level terendah dalam enam tahun terakhir karena nilai impor sedikit melampaui ekspor. Kondisi ini mengikis salah satu penopang utama nilai tukar rupiah.

    Faktor musiman juga turut berperan. Pembayaran dividen kepada pemegang saham asing pascaRapat Umum Pemegang Saham (RUPS) meningkatkan kebutuhan dolar di dalam negeri secara signifikan pada periode ini.

    Harga Barang Ikut Terkerek

    Pelemahan rupiah berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Barang impor seperti gadget dan elektronik otomatis naik harga karena pembeliannya menggunakan valuta asing.

    Selain itu, industri domestik yang bergantung pada bahan baku impor — mulai dari kedelai untuk tahu dan tempe, gandum untuk mi, hingga komponen otomotif — terdampak kenaikan biaya produksi yang kemudian diteruskan ke konsumen.

    Jika tekanan eksternal tidak mereda dan fundamental ekonomi domestik tidak segera membaik, level Rp18.000 per dolar berpotensi menjadi titik pijakan baru yang sulit ditembus ke bawah dalam waktu dekat.

  • Pengendara Motor Wajib Tahu, Tak Pakai Helm SNI Terancam Sanksi Ini

    Pengendara Motor Wajib Tahu, Tak Pakai Helm SNI Terancam Sanksi Ini

    acehtoday.id/ | Jakarta – Pengendara motor wajib mengetahui bahwa tidak memakai helm SNI, baik pengeudi maupun penumpang bisa terancam sanksi pidana hingga denda ratusan ribu rupiah.

    Sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi paling populer di Indonesia. Mobilitas yang tinggi serta kepraktisannya membuat kendaraan roda dua ini menjadi primadona masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko fatalitas yang tinggi apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

    Oleh karena itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama. Salah satu langkah paling mendasar dan wajib dilakukan oleh setiap pengendara serta penumpang sepeda motor adalah menggunakan helm berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).

    Lantas, bagaimana sebenarnya hukum di Indonesia mengatur tentang penggunaan helm SNI ini?

    Penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor bukanlah sekadar imbauan, melainkan sebuah kewajiban mutlak yang diatur secara tegas dalam undang-undang demi melindungi nyawa masyarakat.

    Aturan mengenai kewajiban penggunaan helm SNI tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ):

    • Pasal 57 Ayat (1) dan (2), berbunyi: Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor. Untuk sepeda motor, perlengkapan tersebut salah satunya adalah helm standar nasional Indonesia (SNI).
    • Pasal 106 Ayat (8), berbunyi: Undang-undang secara eksplisit mewajibkan baik pengemudi maupun penumpang untuk melindungi kepalanya. Pasal ini berbunyi: “Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor dan Penumpang Sepeda Motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional indonesia.”

    Polantas berhak melakukan penindakan bagi siapa saja yang mengabaikan aturan keselamatan ini. Sanksi bagi pelanggar aturan helm SNI diatur dengan jelas dalam Pasal 291 UU LLAJ:

    Bagi Pengemudi (Ayat 1):

    Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

    Bagi Penumpang (Ayat 2):

    Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

    Tanggung jawab pengemudi bukan hanya pada dirinya sendiri, tetapi juga pada keselamatan penumpang yang dibawanya.

    Banyak masyarakat yang masih menggunakan helm proyek, helm sepeda, helm modifikasi, maupun helm ala Thailand/Vietnam yang tidak teruji kualitasnya. Label SNI (Standar Nasional Indonesia) bukan sekadar stiker, melainkan bukti bahwa helm tersebut telah melewati serangkaian uji kelayakan yang ketat oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

    Uji kelayakan helm SNI meliputi:

    • Uji Penyerapan Benturan: Memastikan helm mampu meredam energi benturan keras agar tidak langsung mengenai tengkorak dan otak.
    • Uji Penetrasi: Memastikan cangkang atau batok helm tidak mudah tembus oleh benda tajam saat terjadi kecelakaan.
    • Uji Kekuatan Tali Pengikat (Chinstrap): Memastikan helm tidak mudah terlepas dari kepala saat terjadi benturan beruntun.

    Menggunakan helm SNI tidak akan memberikan perlindungan maksimal jika cara pakainya salah. Kesalahan yang paling sering ditemui di lapangan adalah pengendara memakai helm tanpa mengunci tali pengikat di dagu.

    Jika tali pengikat tidak dikunci, helm akan sangat mudah terlepas dari kepala sepersekian detik sebelum kepala membentur aspal. Oleh karena itu, Korlantas Polri selalu mengingatkan: Selalu kaitkan tali helm Anda hingga berbunyi “Klik!” sebelum mesin sepeda motor dinyalakan.

    Helm bukanlah alat untuk menghindari ETLE maupun polantas di lapangan, melainkan tameng utama untuk melindungi aset paling berharga yang kita miliki.

    Korlantas Polri mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Jadikan helm SNI sebagai sahabat setia setiap kali berkendara. Berangkat dengan aman, tiba di tujuan dengan selamat, dan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

    Sumber : Humas Polri

  • KPK Tahan Silmy Karim, Pemerasan Imigrasi Capai Ratusan Miliar

    KPK Tahan Silmy Karim, Pemerasan Imigrasi Capai Ratusan Miliar

    acehtoday.id/ | Jakarta – Silmy Karim resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (4/6/2026) setelah menyerahkan diri menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung sejak Rabu, 3 Juni 2026.

    Mantan Direktur Jenderal Imigrasi sekaligus Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) itu kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

    Total nilai pemerasan dalam perkara ini disebut mencapai ratusan miliar rupiah. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan angka pastinya akan diumumkan dalam konferensi pers resmi.

    “Nanti kami akan sampaikan angkanya dalam konferensi pers. Totalnya mencapai ratusan miliar,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

    Selain uang tunai, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti lain. Di antaranya valuta asing berupa dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, logam mulia dalam bentuk emas sekitar ratusan gram, tujuh mobil, 15 sepeda motor, serta 11 sepeda — termasuk enam unit MTB dan empat Brompton.

    KPK Tahan Silmy Karim, Pemerasan Imigrasi Capai Ratusan Miliar
    Wakil Menteri Imipas Silmy Karim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah Sulawesi. Kegiatan yang berlangsung pada 30 Juni hingga 2 Juli 2025. Foto Kemenimipas

    Delapan Tersangka Langsung Ditahan

    Dari 18 orang yang diamankan dalam OTT di Jakarta, Bandung, dan Bali, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Keduapuluh lainnya berstatus saksi dan telah dipulangkan.

    Kedelapan tersangka tersebut adalah: Silmy Karim (Wamen Imipas dan eks Dirjen Imigrasi 2023–2024); Saffar Muhammad Godam selaku Plt Dirjen Imigrasi 2024–2025; Direktur Izin Tinggal Jaya Saputra; Kasubdit Alih Status Tessar Bayu Setyaji; Kasubdit Izin Tinggal Bagus Bramantyo; Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah; Ketua Tim Alih Status ITAS Juniadi Sri Priambudi; serta Staf Subdit Izin Tinggal Gusti Benardiansyah.

    Seluruh tersangka langsung ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

    Kasus Silmy Karim Berawal dari Jabatan Dirjen

    KPK menjelaskan bahwa kasus yang menjerat Silmy Karim ini terkait dengan dugaan aliran perintah dan penerimaan uang yang terjadi saat ia masih menjabat Dirjen Imigrasi — bukan dalam kapasitasnya sebagai Wamen.

    “Dugaan alur perintah dan alur penerimaan uang dilakukan pada saat yang bersangkutan menjabat sebagai Dirjen,” terang Budi.

    KPK Tahan Silmy Karim, Pemerasan Imigrasi Capai Ratusan Miliar
    Wakil Menteri Imipas Silmy Karim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah Sulawesi. Foto Kemenimipas

    OTT bermula dari pengurusan dokumen izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia, baik KITAP (izin tetap) maupun KITAS (izin sementara). Dalam proses itulah diduga terjadi praktik pemerasan dan penerimaan gratifikasi.

    Para tersangka dijerat Pasal 12 huruf e UU Tindak Pidana Korupsi tentang pemerasan, yang kemudian dilapisi Pasal 12B terkait gratifikasi. KPK memastikan konstruksi lengkap perkara, termasuk aliran uang dan tempus tindak pidana, akan dipaparkan dalam konferensi pers lanjutan.

    Sebelum delapan tersangka ditetapkan, KPK terlebih dahulu menggelar ekspose perkara pada Rabu malam, 3 Juni 2026, dan memutuskan untuk menaikkan status penyelidikan ke tahap penyidikan. Sejumlah lokasi juga telah disegel sebagai bagian dari rangkaian penggeledahan yang akan dilakukan pada tahap penyidikan.

  • Donald Trump Akui Sebut Netanyahu “Gila” dalam Telepon Panas soal Lebanon dan Iran

    Donald Trump Akui Sebut Netanyahu “Gila” dalam Telepon Panas soal Lebanon dan Iran

    WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengakui bahwa dirinya menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “benar-benar gila” dalam sebuah percakapan telepon yang berlangsung panas, di tengah upaya Washington menegosiasikan gencatan senjata antara Israel dan Iran.

    Pengakuan itu disampaikan Trump dalam wawancara di podcast Pod Force One yang disiarkan Rabu. Ketika ditanya apakah ia benar-benar melontarkan kata-kata keras kepada Netanyahu—termasuk tuduhan bahwa sang PM tidak tahu berterima kasih—Trump tidak mengelak. “Ya,” jawabnya, seraya menambahkan bahwa dirinya “sedikit terganggu” oleh konflik Netanyahu yang terus berlarut-larut di Lebanon.

    Sebelumnya, situs berita Axios melaporkan isi percakapan telepon yang diklaim terjadi pada Senin itu, mengutip seorang pejabat AS tanpa nama. Dalam percakapan tersebut, Trump disebut mengatakan kepada Netanyahu: “Kau benar-benar gila. Kau akan berada di penjara jika bukan karena aku. Aku menyelamatkanmu.

    Semua orang membencimu sekarang. Semua orang membenci Israel karena ini.” Kantor Netanyahu menolak memberikan komentar atas konfirmasi Trump tersebut, meski media Israel mengutip sumber-sumber yang meremehkan adanya gesekan antara kedua pemimpin.

    Hubungan Donald Trump – Netanyahu Tetap Baik

    Donald Trump dan Netanyahu. Foto Reuters
    Donald Trump dan Netanyahu. Foto Reuters

    Meski mengakui ketegangan, Trump menegaskan hubungannya dengan Netanyahu tetap baik. Ia juga menyatakan bahwa dirinya yang berinisiatif memulai operasi militer terhadap Iran—bukan karena pengaruh Israel. “Sayalah yang memulainya. Saya memulainya karena kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir,” kata Trump.

    Ketegangan muncul di tengah negosiasi gencatan senjata yang rumit. Iran menegaskan tidak akan menyepakati perjanjian dengan AS kecuali Lebanon juga masuk dalam skema penghentian permusuhan.

    Israel sendiri menginvasi Lebanon pada Maret untuk memburu milisi Hizbullah—sekutu Iran—yang menyerang lintas perbatasan. Meski sebuah kesepakatan yang dimediasi AS diumumkan Senin, serangan tetap berlanjut: pesawat tak berawak Israel menewaskan sedikitnya enam orang di Lebanon selatan pada Rabu.

    Trump turut membela langkahnya menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran 2015 yang digagas Presiden Barack Obama. Menurutnya, keputusan itu justru menguntungkan Israel. Para pengkritiknya berargumen sebaliknya—Iran kini justru lebih dekat ke ambang senjata nuklir setelah perjanjian itu bubar pada 2018.

  • Gaji ke-13 ASN Banda Aceh Cair Juni 2026, Total Anggaran Rp25 Miliar

    Gaji ke-13 ASN Banda Aceh Cair Juni 2026, Total Anggaran Rp25 Miliar

    acehtoday.id/, Banda Aceh – Sebanyak 5.760 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh akan menerima gaji ke-13 pada minggu pertama Juni 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp25 miliar, bersumber dari APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026.

    Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan pencairan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan aparatur, sekaligus membantu pegawai menghadapi kebutuhan biaya pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru.

    Mengutip laman resmi prokopim.bandaacehkota.go.id kebijakan ini disampaikan langsung oleh Illiza pada Selasa, 2 Juni 2026. Pencairan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto, serta diperkuat Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 6 Tahun 2026 tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas.

    Gaji ke-13 ASN Diterima Oleh 3.542 Orang

    Dari total penerima, sebanyak 3.542 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), 2.218 orang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ditambah pejabat negara dan anggota DPRK Banda Aceh.

    “Gaji ke-13 ini bukan sekadar penghargaan atas pengabdian ASN, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban keluarga, khususnya biaya pendidikan anak memasuki tahun ajaran baru,” ujar Illiza.

    Illiza juga menyebut, pencairan gaji ke-13 ASN Banda Aceh 2026 ini diharapkan berdampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal di pertengahan tahun, dengan mendongkrak daya beli masyarakat secara tidak langsung.

    Seluruh proses pencairan dipastikan sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk bagi pegawai PPPK yang akan mendapat penyesuaian administrasi berdasarkan masa kerja sebagaimana diatur pemerintah pusat.

    “ASN adalah motor penggerak pelayanan publik. Kesejahteraan mereka adalah prioritas agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” pungkas Illiza.

  • Hari Lahir Pancasila 2026, TRK: Pancasila Pemersatu dan Fondasi Perdamaian

    Hari Lahir Pancasila 2026, TRK: Pancasila Pemersatu dan Fondasi Perdamaian

    acehtoday.id/, Nagan Raya – Pemkab Nagan Raya menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (1/6/2026). Momentum tahunan ini menegaskan kembali komitmen bangsa terhadap ideologi yang telah menyatukan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan suku bangsa dalam satu bingkai kebangsaan.

    Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., atau yang akrab disapa TRK, bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” — sebuah tema yang dinilai relevan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ancaman perpecahan sosial di berbagai penjuru dunia.

    Sebagaimana diberitakan oleh laman resmi Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Bupati TRK membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, di hadapan seluruh peserta upacara.

    Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton dalam dinamika global. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ruh Pancasila disebut sebagai instrumen diplomasi yang dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan sekaligus menghentikan konflik yang terus membara di berbagai belahan bumi.

    Bupati TRK secara khusus menyerukan agar generasi muda menjadikan Pancasila bukan sekadar teks dalam pembukaan undang-undang, melainkan sebagai ideologi yang hidup dan diamalkan setiap hari dalam kehidupan nyata.

    “Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam semangat persatuan, serta kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tegasnya.

    Upacara dihadiri Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, personel TNI-Polri, serta ASN di lingkungan Pemkab Nagan Raya.

  • BNNP Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken MoU Pembentukan ULT P4GN

    BNNP Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken MoU Pembentukan ULT P4GN

    acehtoday.id/, Aceh Tenggara –  BNNP Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara teken MoU pembentukan ULT P4GN bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026.

    Unit Layanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (ULT P4GN) resmi dibentuk di Kabupaten Aceh Tenggara. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (1/6/2026) — tepat di momen peringatan Hari Lahir Pancasila.

    Nota kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. Pemilihan tanggal 1 Juni bukan tanpa makna — keduanya sepakat bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam tindakan nyata menjaga generasi bangsa dari ancaman narkoba.

    Seperti diberitakan laman resmi BNNP Aceh, pembentukan ULT P4GN ini dinilai mendesak mengingat posisi geografis Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara, menjadikan wilayah ini rentan terhadap jalur peredaran gelap narkotika.

    Brigjen Dedy Tabrani menegaskan, ancaman narkotika bukan sekadar persoalan kesehatan. Lebih jauh, narkoba menggerus persatuan dan merusak karakter kebangsaan, terutama pada generasi muda.

    Pembentukan ULT P4GN
    Polisi memusnahkan ladang ganja di Aceh.

    “Kolaborasi antara BNN, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa adalah cerminan nilai gotong royong — kekuatan utama bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Pembentukan ULT P4GN Aceh Tenggara

    ULT P4GN dirancang menjadi garda terdepan yang menjalankan fungsi pencegahan, rehabilitasi, edukasi, sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba.

    Bupati Salim Fakhry menyatakan dukungan penuh Pemkab, termasuk rencana hibah lahan sekitar dua hektare untuk pembangunan kantor BNN Kabupaten Aceh Tenggara di masa mendatang. Menurutnya, langkah ini bertujuan mempercepat terbentuknya kelembagaan BNN yang mampu bekerja lebih optimal di tingkat kabupaten.

    Penandatanganan MoU ini turut disaksikan Kapolres Aceh Tenggara, Dandim 0108, Ketua DPRK, unsur Majelis Adat Aceh (MAA), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), serta jajaran pejabat Pemkab Aceh Tenggara.

    Melalui sinergi lintas sektor ini, koordinasi P4GN di Aceh Tenggara diharapkan semakin solid, efektif, dan berkelanjutan dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks.

  • Piala AFF U-19 2026, Indonesia Siap Hadapi Myanmar Malam Ini

    Piala AFF U-19 2026, Indonesia Siap Hadapi Myanmar Malam Ini

    acehtoday.id/ Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026 resmi dimulai. Skuad Garuda Muda menghadapi tiga lawan tangguh di fase grup, yakni Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam, dalam turnamen yang berlangsung di Sumatera Utara mulai 1 hingga 14 Juni 2026.

    Seluruh laga penyisihan Grup A digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang. Indonesia tergabung bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste dalam satu grup yang diprediksi cukup kompetitif.

    Sebagaimana dilaporkan berdasarkan data resmi penyelenggara turnamen, Indonesia membuka kampanye mereka dengan menghadapi Myanmar pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 20.00 WIB. Laga kedua menjadwalkan Indonesia bersua Timor Leste pada Kamis, 4 Juni 2026, sebelum menutup fase grup melawan Vietnam pada Minggu, 7 Juni 2026, di waktu yang sama.

    Jika lolos dari penyisihan grup, Indonesia akan berlanjut ke babak semifinal pada 12 Juni 2026. Partai puncak, termasuk perebutan tempat ketiga, dijadwalkan bergulir pada 14 Juni 2026.

    Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui siaran langsung di Indosiar dan SCTV, serta via live streaming platform Vidio.

    Dari sisi komposisi skuad, lini belakang Indonesia diperkuat oleh Ibrah, Rafa Abdur Rahman, Ijakob Tanjung, dan Matthew Becker. Di sektor tengah, pelatih memiliki banyak pilihan dengan tersedianya Welber Jardin, Amar Bargis, Zinadin Ardian, Fabio As Irawan, hingga Evandra Borasta.

    Catatan Myanmar di lima laga terakhir patut jadi perhatian. Mereka kalah dari Australia dan Malaysia, serta takluk telak 3–7 dari Thailand — hasil yang menunjukkan lini pertahanan mereka rentan. Namun Indonesia tetap tidak boleh meremehkan, mengingat dua hasil imbang Myanmar melawan Laos dan Vietnam.

    Laga pembuka kontra Myanmar menjadi ujian awal sekaligus momentum penting bagi Indonesia untuk membangun kepercayaan diri menuju fase gugur.