Inflasi Aceh Naik 0,60 Persen Mei 2026, Tomat dan Cabai Jadi Pemicu

Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebut kenaikan harga beberapa komoditas utama menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi faktor naiknya inflasi Aceh bulanan (m-to-m) pada Mei 2026.

acehtoday.id/ | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebut kenaikan harga beberapa komoditas utama menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi faktor naiknya inflasi Aceh bulanan (m-to-m) pada Mei 2026.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria mengatakan komoditas utama yang menjadi andil inflasi bulanan di Aceh diantaranya tomat sebesar 0,30 persen, cabai merah 0,19 persen, bahan bakar rumah tangga 12 persen, minyak goreng 0,04 persen dan nasi dengan lauk 0,03 persen.

Sementara komoditas yang menjadi andil deflasi bulanan yakni daging ayam ras, ikan tongkol, ikan dencis, emas perhiasan, dan telur ayam ras.

“Harga-harga komoditas tersebut cenderung tinggi disebabkan pasokan yang terbatas namun permintaan tinggi menjelang momen meugang dan hari raya Idul Adha,” kata Agus saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

Inflasi Aceh Mei 2026 Didominasi Kenaikan Harga Bahan Pangan

Selain itu, kelompok pengeluaran yang memberikan andil besar terhadap inflasi bulanan (m-to-m) adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,96 persen dengan kontribusi terhadap inflasi sebesar 0,37 persen pada bulan Mei 2026.

Adapun secara tahunan (y-on-y), kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 6,89 persen dengan kontribusi tertinggi terhadap inflasi yaitu sebesar 2,59 persen.

Menurut Agus pada bulan Mei 2025, Aceh juga mengalami deflasi bulanan yang menyebabkan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK) cukup tinggi dibandingkan pada Mei 2026 sehingga perubahan angka inflasi tahunan (y-on-y) cukup tinggi.

BPS Aceh juga mencatat provinsi Aceh mengalami inflasi sebesar 0,60 persen pada Mei 2026. Sementara inflasi tahunan di provinsi Aceh sebesar 5,12 persen.

Berdasarkan pantauan BPS Aceh, lima kabupaten/kota di provinsi Aceh mengalami inflasi tahunan (y-on-y) tertinggi diantaranya Aceh Tengah sebesar 6,09 persen, Meulaboh 3,99 persen, Aceh Tamian 5,69 persen, Banda Aceh 4,77 persen dan Lhokseumawe 4,62 persen.

Sementara wilayah Kabupaten/kota yang mengalami inflasi tertinggi bulanan (m-to-m) pada Mei 2026 diantaranya Banda Aceh sebesar 0,93 persen, Meulaboh 0,64 persen, Aceh Tengah 0,61 persen, Aceh Tamiang 0,42 persen dan Lhokseumawe 0,03 persen.

Agus juga menyebut komoditas di Kota Banda Aceh yang menjadi andil inflasi bulanan diantaranya tomat, bahan bakar rumah tangga,cabai merah, nasi dengan lauk, ikan cakalang, dan daging sapi.

 

Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebut kenaikan harga beberapa komoditas utama menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi faktor naiknya inflasi Aceh bulanan (m-to-m) pada Mei 2026.
Komoditas tomat di Pasar (acehtoday.id/-Elza)

Selain itu, komoditas nasi dengan lauk menjadi salah satu andil inflasi di kota Banda Aceh yang didorong oleh kenaikan harga bahan baku pangan dan harga bahan bakar rumah tangga.

“Momentum Idul Adha tentu memberikan pengaruh pada pola konsumsi masyarakat yang berpengaruh pada permintaan sejumlah komoditas tertentu seperti daging sapi, cabai merah, tomat, dan bawang merah. Pasokan yang terbatas tentu mendorong kenaikan harga komoditas-komoditas tersebut pada momentum Idul Adha,” pungkas Agus.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *