Tag: SBA

  • Dukung Kenyamanan Jamaah, SBA Bantu Sarana Masjid di Lhoknga dan Leupung

    Dukung Kenyamanan Jamaah, SBA Bantu Sarana Masjid di Lhoknga dan Leupung

    acehtoday.id/ | Lhoknga – PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menyerahkan bantuan perlengkapan masjid kepada lima masjid kemukiman di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, Jumat (10/7/2026). Bantuan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung kenyamanan jamaah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial keagamaan masyarakat.

    Sebagaimana diketahui, fungsi masjid saat ini tidak lagi terbatas sebagai tempat ibadah semata, melainkan juga berkembang menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial masyarakat. Namun, masih banyak masjid yang menghadapi keterbatasan sarana penunjang seperti karpet, kipas angin, hingga pengeras suara.

    Bantuan yang diserahkan meliputi karpet, kipas angin, pengeras suara, mikrofon, meja, lemari dinding, serta berbagai perlengkapan ibadah lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masjid.

    Program ini diperkirakan memberi manfaat langsung kepada sekitar 250 pengurus dan jamaah aktif, sekaligus menjangkau sekitar 1.700 warga di kedua kecamatan melalui berbagai kegiatan ibadah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan yang berlangsung di masjid.

    Masjid Dinilai Punya Peran Strategis dalam Kehidupan Masyarakat Aceh

    General Affairs & Community Relations Manager Solusi Bangun Andalas, Tafaul Rijal, mengatakan bahwa masjid memiliki peran sangat penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat, sehingga perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

    “Di Aceh, masjid memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga menjadi ruang pendidikan, musyawarah, dan pembinaan generasi muda. Karena itu, kami ingin memastikan fasilitasnya dapat mendukung seluruh fungsi tersebut sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan berbagai aktivitas umat juga dapat berjalan lebih optimal,” ujar Tafaul.

    Ia menambahkan, program ini merupakan wujud kolaborasi antara Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang dirancang untuk memperkuat fungsi masjid sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

    Apresiasi dari Tokoh Masyarakat Lhoknga dan Leupung untuk SBA

    Sekretaris Mukim Lamlhom, Zoelfikar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Solusi Bangun Andalas yang terus mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

    “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat karena perlengkapan yang diberikan merupakan kebutuhan utama masjid selama ini. Semoga kepedulian Solusi Bangun Andalas menjadi amal jariah dan semakin mempererat hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat,” ujarnya.

    Hal senada disampaikan Imuem Mukim Leupung, Ilyas Ramli. Ia menyebut masjid sebagai tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak yang belajar mengaji hingga kegiatan musyawarah dan pembinaan pemuda.

    “Masjid menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak yang belajar mengaji hingga kegiatan musyawarah dan pembinaan pemuda. Bantuan ini akan memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat setiap hari,” ungkap Ilyas.

    Melalui kolaborasi yang terus terjalin dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan, Solusi Bangun Andalas akan terus menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan sosial, pendidikan, dan keagamaan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

    PT SBA di Aceh Besar. [Foto: Liputan6.com/Rino Abonita]
  • SBI dan SPSA Turun Tangan, 9.000 Warga Tamiang Kini Nikmati Air Bersih Pascabanjir

    SBI dan SPSA Turun Tangan, 9.000 Warga Tamiang Kini Nikmati Air Bersih Pascabanjir

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Sebanyak 9.000 warga di Kabupaten Aceh Tamiang kini bisa mengakses air bersih menyusul peresmian dua fasilitas sumur bor baru. Fasilitas ini dibangun sebagai respons atas krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut pascabencana hidrometeorologi.

    Dua sumur bor itu masing-masing berlokasi di Masjid Nurut Taqwa, Kecamatan Karang Baru, dan Masjid Miftahul Jannah, Kecamatan Manyak Payed. Peresmian berlangsung Kamis (2/7) dan melibatkan tiga pihak utama yakni, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), Serikat Pekerja Semen Andalas (SPSA), dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh.

    Turut hadir dalam seremoni tersebut Direktur Utama SBI Rizki Kresno Edhie Hambali, Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang Ir. Muhammad Zein, Penyelidik Bumi Ahli Muda Bidang Geologi dan Air Tanah ESDM Aceh Zacky Damanhuri, ST., serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

    Manfaat Jangka Panjang bagi Warga Terdampak

    Rizki menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tak cukup hanya lewat bantuan darurat. Menurutnya, kehadiran fasilitas seperti sumur bor ini justru memberi dampak yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.

    Ia menambahkan, akses air bersih bagi warga terdampak bukan sekadar pemenuhan kebutuhan harian, melainkan bagian dari proses pemulihan itu sendiri. Rizki juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sebagai fondasi membangun daerah yang lebih tangguh menghadapi tantangan ke depan.

    Senada dengan itu, Zacky Damanhuri yang mewakili Kepala Dinas ESDM Aceh menyampaikan apresiasi atas kolaborasi SBI dan SPSA. Ia menilai penanggulangan bencana memang membutuhkan keterlibatan banyak pihak, dan fasilitas air bersih ini tak hanya menjawab kebutuhan mendesak tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan warga di masa mendatang.

    Apresiasi serupa disampaikan Ir. Muhammad Zein dari Setdakab Aceh Tamiang. Ia menyebut fasilitas tersebut akan memberi manfaat berkelanjutan, baik untuk kebutuhan air bersih sehari-hari maupun mendukung aktivitas ibadah warga sekitar masjid.

    Proses Pengeboran Lewati Kajian Hidrogeologi

    Sebelum pengeboran dimulai, Dinas ESDM Aceh lebih dulu melakukan survei hidrogeologi guna menentukan titik dengan potensi air bawah tanah terbaik. Hasil kajian menunjukkan kedua lokasi memiliki akuifer yang memadai untuk dijadikan sumber air.

    Pengeboran dilakukan hingga kedalaman sekitar 120 meter, dilengkapi casing sumur, pompa air, sistem filtrasi, menara tendon (tower toren), dan jaringan perpipaan. Seluruh proses pengerjaan rampung dalam waktu hampir dua bulan.

    Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari rangkaian komitmen SBI dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Sebelumnya, perusahaan tercatat telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, mendukung penanganan darurat, sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar bagi warga terdampak.

    Ke depan, SBI berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar yang layak. Harapannya, hal ini akan mendorong terciptanya kehidupan yang lebih sehat dan produktif, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.**