Penulis: Zulkarnaini Masry

  • Timnas Inggris ke Perempat Final Piala Dunia 2026 usai Menang Dramatis atas Meksiko

    Timnas Inggris memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 pada laga babak 16 besar di Stadion Azteca, Mexico City, Minggu (5/7) malam. Kemenangan ini membawa Inggris, salah satu unggulan juara turnamen, melaju meski sempat diguncang perlawanan sengit Meksiko di hadapan publik sendiri.

    Pertandingan sempat molor hampir satu jam dari jadwal semula pukul 08.00 waktu Singapura akibat badai petir yang melanda kawasan stadion. FIFA memerintahkan penonton dan pekerja lapangan berlindung di tribun serta terowongan sebelum laga akhirnya digelar.

    Begitu bola bergulir, Inggris langsung tancap gas. Jude Bellingham mencetak dua gol hanya dalam rentang 90 detik, membawa Tiga Singa unggul cepat. Meksiko membalas lewat Quinones sebelum turun minum, memperkecil ketertinggalan menjadi satu gol.

    Timnas Inggris ke Perempat Final Piala Dunia 2026 usai Menang Dramatis atas Meksiko
    Inggris vs Meksiko

    Babak kedua kian memanas. Kartu merah untuk Konsa sempat mengancam pertahanan Inggris, namun penalti yang dieksekusi Gordon mengembalikan keunggulan dua gol. Kane, yang biasa menjadi algojo penalti Inggris, justru melihat Jimenez mencetak gol balasan dari titik putih di sisi lain lapangan. Meksiko terus menekan hingga peluit akhir, tetapi pertahanan Inggris bertahan hingga skor 3-2 tak berubah.

    Kapten Harry Kane mengakui laga ini sebagai salah satu yang tersulit sepanjang turnamen. “Itu pertandingan yang gila. Kami harus berjuang,” ujarnya usai pertandingan.

    Pelatih Thomas Tuchel menegaskan mentalitas skuadnya tak pernah goyah meski tertekan. Kini, fokus Inggris beralih ke laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan lawan berikutnya.

  • Bupati Kuantan Singingi Jadi Tersangka Suap Jabatan, Ini Kronologinya

    acehtoday.id/ | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tiga orang, termasuk Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) periode 2025-2030 berinisial SA, dalam operasi tangkap tangan yang diduga terkait kasus suap jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing.

    Selain SA, KPK turut mengamankan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing berinisial ZKN serta Direktur Utama PT MIC, ARD, yang berasal dari pihak swasta. Ketiganya kini ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 1 hingga 20 Juli 2026, di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

    Mengutip keterangan  resmi KPK, kasus ini bermula dari dugaan permintaan mobil mewah sebagai syarat tidak resmi dalam proses lelang jabatan Sekda Kuansing. Dalam seleksi tersebut, SA disebut meminta satu unit SUV Toyota Land Cruiser 300 GR-S kepada peserta lelang jabatan. Dari dua kandidat yang bersaing, hanya ZKN yang menyanggupi permintaan itu sehingga akhirnya terpilih sebagai Sekda.

    Untuk memenuhi permintaan tersebut, ZKN membeli mobil senilai Rp2,05 miliar secara mencicil selama lima tahun dengan angsuran Rp46,5 juta per bulan. Karena kondisi keuangannya tidak memenuhi syarat kredit, ZKN memakai identitas ARD untuk mengajukan cicilan tersebut.

    KPK mengungkap pola serupa pernah terjadi pada 2021, saat ZKN mengajukan diri sebagai Kepala Dinas PUPR Kuansing. Saat itu, SA meminta mobil Pajero Sport Dakar seharga Rp700 juta, yang juga dibeli ZKN secara kredit dengan bantuan ARD.

    Sebagai imbalan membantu ZKN, ARD disebut memperoleh sejumlah proyek pemerintah, mulai dari 13 proyek di Dinas PUPR Kuansing tahun 2022 senilai Rp1,2 miliar, hingga beberapa paket proyek lain pada 2025-2026 senilai lebih dari Rp966 juta.

    Dalam penindakan ini, KPK menyita satu unit mobil Pajero Sport, sejumlah barang bukti elektronik, dan bukti transaksi pembelian Land Cruiser. KPK juga tengah mendalami dugaan penerimaan lain oleh SA terkait pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas.

    Ketiga tersangka dijerat dengan pasal berlapis dari UU KUHP dan UU Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman yang berbeda antara pihak pemberi dan penerima suap.

  • USK Perkuat Jejaring Internasional melalui Forum Pendidikan Tinggi Indonesia–Prancis

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mempertegas komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui partisipasi pada 14th Franco–Indonesian Joint Working Group (JWG) on Higher Education, Research, Innovation and Entrepreneurship yang berlangsung di Angers, Prancis, pada 1–3 Juli 2026.

    Dalam forum bergengsi yang mempertemukan pemimpin perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan sektor industri dari Indonesia serta Prancis tersebut, USK diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Heru Fahlevi. Tidak hanya mengikuti berbagai agenda strategis, Prof. Heru juga mendapat kehormatan menjadi discussion pada workshop bertajuk Strengthening Research Collaboration, bersama narasumber dari Centre National de la Recherche Scientifique (CNRS) Perancis dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    Joint Working Group (JWG) merupakan forum bilateral yang telah berlangsung lebih dari satu dekade sebagai wadah utama untuk memperkuat kerja sama pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan kewirausahaan antara Indonesia dan Prancis. Pada penyelenggaraan ke-14 ini, sekitar 350 peserta hadir mewakili kementerian, lembaga riset, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri dari kedua negara.

    Rangkaian kegiatan dipusatkan di Université d’Angers dan ESSCA School of Management, meliputi sesi pleno, workshop tematik, pertemuan tingkat tinggi, hingga kegiatan networking yang dirancang untuk memperluas peluang kolaborasi antar lembaga.

    Delegasi Indonesia terdiri atas perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, BRIN, LPDP, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Prancis, serta lebih dari 20 perguruan tinggi Indonesia. Sementara itu, delegasi Prancis melibatkan berbagai kementerian, universitas, lembaga penelitian terkemuka, serta mitra industri yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan riset.

    Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Heru Fahlevi, mengatakan kehadiran USK dalam forum ini merupakan bagian dari strategi universitas untuk memperkuat internasionalisasi sekaligus memperluas kemitraan akademik dan riset di tingkat global.

    “Joint Working Group merupakan forum yang sangat strategis untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret antara institusi pendidikan tinggi Indonesia dan Perancis. Melalui forum ini, terbuka peluang yang semakin luas untuk mengembangkan riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan program akademik bersama, hingga kolaborasi dengan dunia industri. USK harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat internasionalisasi dan meningkatkan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global,” ujar Prof. Heru.

    Pada sesi Strengthening Research Collaboration, diskusi berfokus pada berbagai strategi membangun kemitraan riset yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas publikasi ilmiah internasional, pengembangan laboratorium riset bersama, hingga pemanfaatan berbagai skema pendanaan internasional guna mendorong kolaborasi yang lebih luas antara peneliti Indonesia dan Prancis.

    Keikutsertaan USK dalam JWG 2026 menjadi semakin relevan seiring meningkatnya hubungan bilateral Indonesia dan Prancis menjadi Strategic Partnership. Status tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi kedua negara untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

    Keikutsertaan pada JWG 2026 sekaligus menegaskan komitmen USK untuk terus meningkatkan reputasi internasional dan memperluas jejaring global sebagai bagian dari upaya mewujudkan universitas bereputasi dunia yang berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.

  • Butuh Waktu 120 Menit bagi Argentina untuk Menaklukkan Tanjung Verde

    Miami Gardens — Argentina harus berjuang hingga masa waktu tambahan untuk mengalahkan Tanjung Verde dengan skor 3-2 dalam laga babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026, yang berlangsung di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, Sabtu (4/7/2026).

    Kemenangan tersebut memuluskan langkah Argentina ke babak 32 besar yang akan menghadapi Mesir.

    Argentina lebih dulu unggul lewat gol Lionel Messi pada menit ke-29. Namun Tanjung Verde mampu menyamakan kedudukan melalui Deroy Duarte pada menit ke-59, membuat skor imbang 1-1 hingga babak kedua usai.

    Laga pun berlanjut ke babak tambahan. Lisandro Martínez sempat membawa Argentina kembali unggul pada menit ke-92, tetapi Sidny Lopes Cabral membalas untuk Tanjung Verde pada menit ke-103 sehingga skor kembali imbang 2-2. Drama belum berakhir di sana — pada menit ke-111, sebuah gol bunuh diri dari pemain Tanjung Verde, Diney, memastikan kemenangan 3-2 untuk Argentina.

    Pemain Argentina merayakan kemenangan atas Tanjung Verde dengan skor 3-2 dalam laga babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida. Argentina memastikan kemenangan lewat gol Lionel Messi, Lisandro Martínez, serta gol bunuh diri Diney di masa perpanjangan waktu.
    Messi dihadang pemain Tanjung Verde. Foto reuters

    Dari sisi statistik, Argentina tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan tersebut mencatatkan 20 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang, unggul jauh dari Tanjung Verde yang hanya melepaskan 15 tembakan dengan 5 tepat sasaran.

    Penguasaan bola juga berat sebelah, dengan Argentina menguasai 64% jalannya permainan berbanding 36% milik Tanjung Verde. Dari segi operan, Argentina melepaskan 822 umpan dengan akurasi 92%, jauh di atas 444 umpan Tanjung Verde dengan akurasi 87%.

    Meski kalah dominasi, Tanjung Verde tidak kalah agresif dalam hal pelanggaran dengan mencatat 12 pelanggaran, hampir menyamai 13 pelanggaran Argentina. Kedua tim sama-sama mendapatkan satu kartu kuning dan tidak ada kartu merah yang dikeluarkan wasit. Argentina unggul tipis dalam catatan offside (3 berbanding 2) dan kedua tim mencatatkan jumlah tendangan sudut yang sama, yaitu delapan.

    Kemenangan dramatis ini menjadi modal penting bagi Argentina untuk melangkah lebih jauh di ajang Piala Dunia 2026.

  • Pascabencana, Pemprov Aceh Menerbitkan 9 Izin Usaha Pertambangan Baru

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali menerbitkan sejumlah izin usaha pertambangan (IUP) baru dalam beberapa bulan terakhir. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat sembilan IUP baru dikeluarkan untuk berbagai jenis komoditas tambang, mulai dari emas, tembaga, bijih besi, batubara, hingga kuarsit.

    Izin-izin tersebut tersebar di beberapa wilayah, dengan konsentrasi terbesar berada di Kabupaten Aceh Jaya dan Nagan Raya, disusul Aceh Barat. Total luas konsesi yang diberikan mencapai ribuan hektare, dengan masa berlaku izin rata-rata berkisar empat hingga lima tahun.

    Lembaga kajian Direktur IDeAS (Institute for Development of Acehnese Society), Munzami HS menyebutkan Penerbitan izin-izin baru ini menambah panjang daftar IUP yang dikeluarkan Pemerintah Aceh dalam setahun terakhir, menyusul 12 IUP lain yang telah diterbitkan pada Oktober dan November 2025—tepat sebulan sebelum terjadinya bencana di Aceh.

    Berikut daftar 9 Izin Tambang tersebut ;

    Mei 2026 = 1 IUP

    PT. Nagan Mineral Murni
    Jenis dan Luas IUP : Emas 543,2 Ha
    Lokasi : Nagan Raya
    Masa berlaku : 19/05/2026 s.d 19/05/2031

    April 2026 = 1 IUP

    PT. Hasil Bumi Sembada
    Jenis dan Luas IUP : Tembaga 1.039 Ha
    Lokasi : Nagan Raya
    Masa berlaku : 22/04/2026 s.d 22/04/2030

    Maret 2026 = 3 IUP

    PT. Wahana Prima Investindo
    Jenis dan Luas IUP : Emas 3.678 Ha
    Lokasi : Aceh Jaya
    Masa berlaku : 30/03/2026 s.d 30/03/2030

    PT. Bukit Mineral Abadi
    Jenis dan Luas IUP : Emas 1.426 Ha
    Lokasi : Aceh Jaya
    Masa berlaku : 30/03/2026 s.d 30/03/2030

    PT. Dar Cahaya Aceh Makmur
    Jenis dan Luas IUP : Bijih Besi 4.102 Ha
    Lokasi : Aceh Jaya
    Masa berlaku : 11/03/2026 s.d 11/03/2031

    Februari 2026 = 1 IUP

    PT. Mozika Karian Meutuah
    Jenis dan Luas IUP : Emas 1.042 Ha
    Lokasi : Nagan Raya
    Masa berlaku : 12/02/2026 s.d 12/02/2031

    Januari 2026 = 3 IUP

    PT. Sukses Energi Sakti
    Jenis dan Luas IUP : Batubara 4.935 Ha
    Lokasi : Aceh Barat
    Masa berlaku : 21/01/2026 s.d 21/01/2031

    PT. Alam Cempaka Wangi
    Jenis dan Luas IUP : Tembaga 1.820 Ha
    Lokasi : Nagan Raya
    Masa Berlaku : 13/01/2026 s.d 13/01/2031

    PT. Berkat Mandiri Persada
    Jenis dan Luas IUP : Kuarsit 4.125,6 Ha
    Lokasi : Aceh Jaya
    Masa berlaku : 13/01/2026 s.d 13/01/2031

    Sebelumnya, tepat sebulan sebelum Bencana Aceh, 12 IUP diterbitkan ;
    ✓ November 2025 = 6 IUP
    ✓ Oktober 2025 = 6 IUP

    **Data IDeAS, dianalisis berdasarkan publikasi terbaru Dinas ESDM Aceh s.d Mei 2026.

  • Alasan Keamanan, Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

    acehtoday.id/ – Ancaman pembunuhan dari Israel membuat Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran saat ini, dipastikan tidak akan hadir dalam rangkaian upacara pemakaman ayahnya, mendiang Ayatollah Ali Khamenei, yang berlangsung sejak 4 hingga 9 Juli 2026 di berbagai lokasi di Iran dan Irak.

    Kabar tersebut disampaikan Ayatollah Hakim Elahi, perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran untuk India, dalam wawancara yang dilansir India Today, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, pihak keamanan Iran melarang Mojtaba tampil di depan publik meski secara pribadi ia ingin hadir dan bertemu warganya.

    “Situasinya sangat berbahaya dan kami tidak bisa menjamin keamanannya,” ujar Elahi menirukan pernyataan aparat keamanan Iran kepada Mojtaba.

    Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya menyebut Mojtaba sebagai target pembunuhan berikutnya, sebagaimana dilaporkan The Times of Israel.

    Ancaman ini langsung dibalas keras oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menegaskan lewat platform X pada Rabu (1/7/2026) bahwa setiap serangan terhadap rakyat atau pemimpin Iran akan dijawab dengan respons cepat dan tegas. Araghchi juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat telah terikat Nota Kesepahaman 14 poin yang mewajibkan penghentian permusuhan di Timur Tengah, termasuk menahan langkah agresif Israel.

    Ini bukan kali pertama Mojtaba menghindari tampil di ruang publik akibat ancaman keamanan. Ia juga absen pada pemakaman istrinya, Zahra Haddad-Adel, yang tewas bersama Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026 di kediaman mereka.

    Di tengah situasi ini, perundingan diplomatik tetap berjalan. Pada 1 Juli, Qatar dan Pakistan memfasilitasi pertemuan terpisah dengan tim perunding AS dan Iran di Doha, membahas implementasi MoU 14 poin dengan perkembangan yang disebut positif.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, menyatakan seluruh pihak sepakat melanjutkan pembicaraan setelah prosesi pemakaman Khamenei rampung.

    Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, turut menyerukan warga untuk hadir massal memberi penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei, pemimpin dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Iran modern.

  • Malam Ini, Messi vs Tanjung Verde, Kesempatan Emas Argentina Lanjut ke 16 Besar

    acehtoday.id/ | Duel Messi vs Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan berlangsung Jumat malam di Stadion Hard Rock, Miami, dan menjadi pertandingan paling emosional bagi kapten Argentina itu sepanjang turnamen. Laga ini istimewa karena digelar di kota yang telah menjadi rumah kedua Lionel Messi sejak ia bergabung dengan Inter Miami pada 2023.

    Selama tiga tahun terakhir, Messi berhasil membaur dengan kehidupan warga Miami. Ia kerap terlihat berbelanja di supermarket lokal, mampir ke kedai kopi, hingga menyapa warga di jalan tanpa pengawalan berlebihan. Kehadirannya membuat kawasan Little Buenos Aires di North Beach dipadati pendukung Argentina menjelang laga Messi vs Tanjung Verde.

    Thiago Gomez, pemegang tiket musiman Inter Miami berusia 27 tahun, mengungkapkan kegembiraan komunitas Argentina di Miami menyambut laga tersebut. “Bagi kami ini hanyalah kesempatan untuk merayakannya. Senang rasanya memiliki dia di sini setiap hari, tetapi ini adalah sesuatu yang benar-benar berbeda melihatnya bermain untuk tim nasional,” ujarnya dikutip dari The Guardian

    Messi menangkan argentina. Foto reuters
    Messi menangkan argentina. Foto reuters

    Di sepanjang Collins Avenue, ratusan penggemar juga menggelar banderazo atau pawai besar sebelum pertandingan, sebagai bentuk dukungan kepada Albiceleste menjelang laga melawan Tanjung Verde.

    Performa Messi di fase grup turut mendongkrak antusiasme publik. Ia mencetak enam gol dalam tiga pertandingan, menjadikannya top scorer sementara turnamen sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Catatan ini membuat laga Messi vs Tanjung Verde semakin dinanti sebagai panggung pembuktian jelang fase gugur.

    Di luar lapangan, masa depan Messi bersama Inter Miami sudah terjamin hingga 2028 usai perpanjangan kontrak awal tahun ini. Namun kesempatan menyaksikannya membela Argentina langsung di kota tempat tinggalnya dianggap warga Miami sebagai momen yang jauh lebih langka dan bersejarah.

  • 41 Warga Aceh Jadi Korban TPPO Kapal Perikanan Asing

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Sedikitnya 41 warga Aceh menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat bekerja di kapal perikanan berbendera asing dalam tiga tahun terakhir. Beberapa kasus telah dilapor kepada kepolisian, tetapi belum ada satu pun yang tuntas.

    Peneliti Sumatera Environmental Initiative (SEI) Crisna Akbar, Jumat (3/7/2026) menuturkan tren kasus TPPO terhadap warga Aceh kian mengkhawatirkan. Setiap tahun ada saja korban yang terdeksi. Para korban umumnya masih berusia muda, beberapa baru saja lulus sekolah menengah atas.

    SEI fokus pada pendampingan korban TTPO di sektor kapal perikanan asing.  Crisna menjelaskan para korban menghadapi berbagai persoalan mulai dari gaji tidak dibayar, perlakuan buruk selama bekerja di atas kapal, hingga kasus kematian. Sebagian keluarga korban bahkan hingga kini belum menerima santunan maupun penjelasan resmi dari perusahaan maupun perekrut yang beroperasi di Aceh.

    Kondisi Ekonomi dan Lemahnya Literasi Celah TPPO

    Modus TPPO ini tidak berdiri sendiri. Menurut Crisna, korban TTPO bukan hanya di sektor kapal perikanan asing, tetapi juga terjadi di  sektor pekerja rumah tangga dan perkebunan. Para korban direkrut oleh perusahaan penyalur yang berdomisili di Pulau Jawa. Ketika terjadi masalah, perusahaan-perusahaan itu menghilang. Para korban kesulitan mencari keberadaan pengurus sehingga hak-hak mereka tidak terbayarkan.

    “Ketiadaan perusahaan perekrut resmi di Aceh membuka celah bagi agen perantara mendatangi sekolah-sekolah untuk merekrut alumni, termasuk lulusan SMK, langsung dikirim bekerja sebagai awak kapal perikanan di luar negeri,” kata Crisna.

    Crisna menilai lemahnya kondisi ekonomi warga Aceh serta minimnya literasi risiko kerja membuat calon pekerja mudah tergoda tawaran gaji besar dari agen. Kondisi ini disebut membuat para perekrut semakin agresif dan leluasa menjalankan praktiknya.

    Yang menjadi sorotan utama SEI adalah mandeknya proses hukum. Sejak 2023 hingga 2026, seluruh kasus yang didampingi dan dilaporkan ke Polda Aceh belum ada satupun kasus yang tuntas, bahkan belum ada tersangka yang diseret ke muka hukum.

    @acehtoday.id/ 41 pemuda Aceh diduga menjadi korban perdagangan orang dan perbudakan di kapal perikanan asing dalam tiga tahun terakhir. Mereka dijanjikan pekerjaan dengan gaji besar, namun sebagian justru mengalami kekerasan, gaji tak dibayar, hingga ada yang meninggal dunia. Ironisnya, hingga kini proses penegakan hukum masih menjadi sorotan karena belum ada tersangka yang ditetapkan. #PerdaganganOrang #Aceh #PekerjaMigran #infoaceh #SeputarAceh ♬ suara asli – Seputar Aceh

    “Kami mempertanyakan apakah kondisi ini disebabkan oleh lemahnya proses penyidikan, kurangnya pemahaman penyidik terhadap kasus perdagangan orang, atau adanya faktor lain yang memengaruhi proses penegakan hukum,” ujar Crisna Akbar.

    SEI mendesak Pemerintah Aceh segera memberi perhatian serius, termasuk memperkuat penegakan hukum, guna mencegah bertambahnya korban TPPO dari kalangan pekerja migran asal Aceh.

  • Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Israel

    acehtoday.id/ | Dunia — Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar (32), dari tim Khan Yunis Services Club,  tewas ditembak pasukan pendudukan Israel di kota Al-Qarara, timur laut Khan Yunis, Jalur Gaza, Senin (29/6).

    Mengutip Minanews, Al-Ashqar sempat membela sejumlah klub selama kariernya di Gaza, termasuk Al-Aqsa dan Al-Musaddar Sport, sebelum akhirnya berseragam Khan Yunis Services Club.

    Sumber-sumber setempat menyebutkan, Al-Ashqar baru lima bulan menikah dan tengah menanti kelahiran anak pertamanya. Ia juga tercatat sebagai satu-satunya anak laki-laki di antara tujuh bersaudara, kondisi yang membuat kematiannya semakin memilukan keluarga besarnya.

    Kepergian Al-Ashqar menambah panjang daftar korban dari kalangan olahraga Palestina sejak perang genosida Israel di Jalur Gaza dimulai Oktober 2023. Jumlah total anggota gerakan olahraga Palestina yang gugur kini mencapai 1.009 orang, dengan 567 di antaranya berasal dari komunitas sepak bola.

    Duka atas kepergian sang kiper tidak hanya datang dari keluarga dan rekan setimnya, tetapi juga meluas ke komunitas sepak bola internasional. Klub asal Chile, Deportivo Palestino, ikut menyampaikan belasungkawa resmi pada Rabu waktu setempat. Klub tersebut menyatakan duka mendalam atas kematian tragis sang kiper berusia 32 tahun akibat tembakan militer Israel, sekaligus menyerukan keadilan dan perdamaian bagi Gaza.

    Kematian Al-Ashqar menjadi pengingat bahwa dampak konflik di Gaza terus menjangkau berbagai lapisan masyarakat sipil, termasuk para atlet yang sejatinya hanya ingin menyalurkan bakat mereka di lapangan hijau.

  • WNI Aceh Dibunuh di Malaysia Diduga Akibat Utang Piutang

    acehtoday.id/ | Banda Aceh – Kasus pembunuhan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh berinisial PHA (22) di Selangor, Malaysia, mulai menemui titik terang. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap dugaan motif di balik pembunuhan tersebut, yakni persoalan utang piutang antara korban dan pelaku yang saat ini masih diperiksa oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM).

    Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, menyampaikan hal ini dalam keterangan pers di Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2026). Menurutnya, pihaknya masih menunggu hasil investigasi resmi dari PDRM sebelum dapat memastikan kronologi lengkap kasus tersebut.

    “Masih kami tunggu investigasi dari PDRM-nya. Karena selama ini yang masih ada hutang dari WNI kita ke si pelakunya,” ujar Heni mengutip Tirto.id

    Sebagai bentuk pendampingan hukum, KBRI Kuala Lumpur berencana menunjuk pengacara lokal dengan surat kuasa khusus atau watch brief untuk memantau proses hukum terhadap pelaku. Langkah ini diambil demi memastikan keadilan bagi korban dapat ditegakkan sesuai hukum yang berlaku di Malaysia.

    Kasus ini pertama kali mencuat setelah PHA dan bayinya ditemukan tewas di Sepang, Selangor. Jenazah PHA telah dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Kualanamu, Sumatra Utara, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Aceh Tamiang menggunakan ambulans Pemerintah Kabupaten setempat pada 24 Juni 2026. Sementara itu, jenazah bayi korban dimakamkan di Malaysia atas kesepakatan keluarga, dengan dukungan masyarakat Aceh di negeri jiran tersebut.

    Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, mengungkapkan total biaya pengurusan dan pemulangan jenazah mencapai sekitar Rp28 juta. Dana tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebesar Rp10 juta, sumbangan pribadi Haji Uma Rp5,4 juta, bantuan keluarga dan tokoh masyarakat sekitar Rp5 juta, serta kontribusi masyarakat Aceh di Malaysia sebesar Rp7,4 juta.

    Sebelumnya, Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolija, menjelaskan bahwa informasi awal kasus ini diperoleh dari tim P4MI Aceh Tamiang sebelum diteruskan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat. Korban diduga sempat mengalami kekerasan fisik oleh oknum agen di Malaysia sebelum meninggal dunia.

    BP3MI Aceh bersama Pemkab Aceh Tamiang turut menelusuri keluarga korban yang diketahui berdomisili di Desa Pantai Balai, Kecamatan Seruway. Pihaknya menegaskan akan terus berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur untuk mengawal proses hukum hingga tuntas serta memastikan hak-hak korban dan keluarganya terpenuhi.