Banda Aceh
Olahraga

Sumaya Sumbangkan Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya raih medali perak pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026 dan dapat apresiasi dari CdM Todotua.

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

Jakarta (ANTARA) – Atlet teqball putri Sumaya telah berhasil menyumbangkan medali perak pertama untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, mengapresiasi perjuangan Sumaya dalam meraih medali tersebut.

Menurut Todotua, raihan satu medali perak dan empat medali perunggu pada hari pertama Asian Games ini merupakan pencapaian yang signifikan. Ia menyatakan, “Hari ini kita cukup surprise. Hari ini dulangan medali yang kita peroleh itu signifikan, satu perak, empat perunggu. Kita cukup surprise dan happy banget,” di Nagoya, Minggu (20/9).

Medali tambahan pada Minggu datang dari cabang teqball dan karate. Sebelumnya, Indonesia juga sudah meraih medali perunggu melalui wushu, teqball, dan soft tennis. Sumaya meraih medali perak setelah bertanding di final nomor tunggal putri di Nagoya City Higashi Sports Center.

Dalam pertandingan tersebut, Sumaya menghadapi wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, dalam laga yang berlangsung ketat hingga tiga set. Pertandingan berakhir dengan skor 12-10, 8-12, 9-12. Todotua berharap pencapaian ini bisa menjadi awal dari konsistensi Kontingen Indonesia selama Asian Games 2026.

Ia melihat bahwa beberapa cabang olahraga mulai memasuki babak perempat final dan semifinal, sehingga peluang untuk menambah medali masih terbuka. Todotua menambahkan, “Mudah-mudahan ke depan konsistensi dan ritmenya ini bisa tetap berkesinambungan. Kita monitor ada pertandingan yang sudah mulai masuk quarter dan semifinal, ini artinya peluang kita untuk mendapatkan medali cukup baik.”

Meskipun sudah mengamankan lima medali, Todotua menegaskan bahwa Kontingen Indonesia masih menantikan raihan medali emas. Ia menyatakan, “Memang yang kita tunggu, kita bisa mendapatkan medali emas.”

Dukungan untuk atlet Indonesia juga datang dari pemerintah. Todotua menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memonitor perjalanan Kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya. Ia mengungkapkan, “Semalam itu dikasih kabar sama Pak Seskab, ‘Bang, tetap semangat.’ Pak Presiden memonitor dan bahkan Pak Presiden menyatakan beliau bersedia kalau nanti ada emas, bisa langsung video call dengan beliau.”

Dengan komunikasi yang baik, Todotua memastikan bahwa dukungan terhadap atlet akan terus mengalir selama Asian Games berlangsung.[]

Sumber: Berita Terkini – ANTARA News

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.