acehtoday.id/– Pemain Macarthur FC, Luke Vickery, kini semakin dekat untuk mewujudkan naturalisasinya sebagai pemain tim nasional Indonesia. Proses ini membuatnya merasakan emosi mendalam karena ia memiliki darah Indonesia dari neneknya yang lahir di negara ini.
PSSI sedang menjalani proses naturalisasi untuk Luke Vickery dan juga Mitchell Lee Baker. Vickery mengungkapkan bahwa ini sudah menjadi impiannya sejak lama. Ia menyatakan, “Tentu saja, (naturalisasi) ini sudah menjadi impian saya sejak lama.”
Lebih lanjut, Vickery mengungkapkan bahwa proses naturalisasi ini sangat berarti bagi keluarganya. “Ini adalah momentum yang sangat emosional dan berarti bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di sana (Indonesia),” tambahnya.
Proses Naturalisasi Pemain Timnas
Permohonan naturalisasi yang diajukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk Vickery dan Baker telah disetujui oleh Komisi X DPR RI. Dengan persetujuan ini, langkah mereka untuk memperkuat Timnas Indonesia menjadi semakin nyata.
Luke Vickery, yang kini berusia 21 tahun, menjadi salah satu andalan dari Macarthur FC di Liga Australia. Proses naturalisasi ini bagi dirinya bukan hanya tentang menjadi pemain, tetapi juga tentang kebanggaan untuk mewakili negara asal neneknya.
Dengan kedatangan Luke Vickery dan Mitchell Lee Baker, diharapkan Timnas Indonesia dapat meningkatkan kualitas permainan di pentas internasional. Vickery menegaskan bahwa ia merasa terhormat dan bangga bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
“Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa,” ucapnya. Ini menunjukkan betapa besarnya arti naturalisasi bagi pemain yang memiliki ikatan emosional dengan Indonesia.
Proses naturalisasi ini tidak hanya menjadi sorotan bagi publik, tetapi juga menjadi harapan bagi banyak pihak untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Kehadiran pemain baru dengan latar belakang luar negeri diharapkan bisa membawa perubahan positif.
Dengan langkah ini, PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga tampak serius dalam meningkatkan kualitas tim nasional. Hal ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan sepak bola di Indonesia ke arah yang lebih baik.