Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyatakan bahwa pembangunan negara harus dimulai dari penguatan kualitas manusia. Pembangunan ini penting untuk mengoptimalkan perkembangan otak dan kemampuan berpikir sejak usia dini. Menurutnya, sumber daya manusia yang kuat menjadi fondasi bagi peradaban yang kokoh.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Stella menekankan bahwa perkembangan otak dan kemampuan manusia sangat dipengaruhi oleh pendidikan anak usia dini (PAUD). “Kalau kita mau membangun negara dan peradaban yang kuat, tentu saja yang paling harus dibangun adalah manusianya,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya lingkungan dalam mendukung potensi anak.
Stella mengajak pendidik dan orang tua untuk memperhatikan bagaimana lingkungan sehari-hari dapat membantu perkembangan kemampuan anak. Ia juga menyoroti penggunaan perangkat digital yang perlu digunakan secara bijak. Penggunaan teknologi, menurutnya, tidak boleh mengurangi kesempatan anak untuk belajar dan berinteraksi.
Lebih lanjut, Wamen Stella berpendapat bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) harus disikapi dengan bijak. AI seharusnya bukan menjadi pengganti kemampuan berpikir manusia. “Perkembangan AI justru semakin menegaskan pentingnya kemampuan manusia yang tidak sekadar mengandalkan kemampuan mengingat informasi,” katanya.
Stella juga menekankan pentingnya mengembangkan kemampuan melihat pola dan struktur sejak usia dini. Kemampuan ini, menurutnya, adalah kunci bagi ilmuwan untuk menemukan ilmu baru. “Bayangkan, kalau anak-anak kita mampu untuk melihat struktur, persamaan struktur, persamaan pola sejak kecil, kemungkinan mereka menjadi ilmuwan itu juga akan lebih besar,” tuturnya.[]
Sumber: ANTARA News
