Paus Leo XIV menyampaikan bahwa masa depan umat manusia bergantung pada kerjasama untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Dalam Audiensi Umum di Lapangan Santo Petrus, ia melanjutkan katekese mengenai Konstitusi Gaudium et spes. Ia menekankan pentingnya menilai proyek sosial dan politik berdasarkan martabat pribadi manusia.
Paus Leo menjelaskan bahwa saling ketergantungan manusia adalah ciri utama dunia modern. Namun, ia menekankan perlunya mewujudkan hubungan tersebut pada tingkat yang lebih dalam. Ini mengandaikan adanya saling menghormati martabat spiritual setiap individu.
Paus juga mencatat dampak kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang menciptakan peluang baru tetapi juga merusak hubungan personal. Ia memperingatkan bahwa terlalu banyak keputusan diserahkan kepada algoritma dapat menghilangkan dimensi kemanusiaan. Oleh karena itu, hubungan sosial harus memiliki substansi nyata dan kedalaman personal.
Dalam konteks ini, Paus menyerukan agar setiap orang dianggap sebagai bagian dari satu keluarga. Ia mengingatkan bahwa cinta kepada Allah dan sesama adalah perintah utama. Hal ini terwujud sepenuhnya dalam Kristus.
Paus Leo XIV menegaskan bahwa kesempurnaan pribadi dan perkembangan masyarakat saling berkaitan erat. Jika keduanya dipisahkan, baik individu maupun masyarakat akan kehilangan makna. Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi umat manusia di era modern ini.[]
Sumber: Vatican News
