Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengingatkan timnya untuk waspada menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Hal ini setelah Bangladesh diperkuat Shamit Shome, mantan anak asuhnya di timnas Kanada. Shome bergabung dengan timnas Bangladesh sejak pertengahan 2025.
Herdman mengaku mengenal karakter permainan Shome dengan baik. Ia pernah melatih gelandang berusia 29 tahun itu di beberapa pemusatan latihan. Herdman percaya pengalaman Shome di level internasional akan memperkuat lini tengah Bangladesh.
Menurut Herdman, Shome memiliki rekam jejak karier yang mengesankan. Shome pernah menjadi bagian dari Montreal Impact di Major League Soccer (MLS) dan bersinar saat Didier Drogba bermain di tim tersebut. “Dia adalah pemain top,” ujar Herdman.
Kekuatan Bangladesh semakin meningkat dengan hadirnya Hamza Choudhury, pemain Sheffield United di Liga 2 Inggris. Choudhury diharapkan menjadi jenderal lapangan tengah bagi Bangladesh di bawah asuhan Thomas Dooley. Ancaman dari kualitas pemain lawan membuat Timnas Indonesia harus lebih waspada.
Herdman memastikan bahwa Skuad Garuda tidak akan meremehkan kekuatan Bangladesh. “Tim Bangladesh adalah tim yang bagus dengan adanya Choudhury dan pemain lainnya, mereka akan menyulitkan,” kata Herdman. Ia menekankan bahwa setiap tim akan menjadi lawan tangguh.
Indonesia akan melawan Bangladesh pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 1 Oktober. Sebelum itu, Bangladesh akan menghadapi Singapura dan Malaysia. Herdman yakin ini adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya di kandang sendiri.[]
Sumber: CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia
