Flamengo bertanding melawan Independiente del Valle pada 17 September 2026, di Maracanã. Pertandingan ini berakhir imbang 1-1, namun Flamengo lolos ke semifinal Libertadores setelah menang 2-0 di leg pertama. Fans rival mengkritik keputusan wasit dalam laga ini.
Pada awal pertandingan, terjadi insiden antara Erick Pulgar dan Sornoza, yang memicu kemarahan suporter. Sornoza mengklaim mendapat pukulan dari Pulgar dan terjatuh di lapangan. Ia mendapat perawatan medis akibat luka di supercilium.
Di babak pertama, Flamengo menunjukkan penampilan yang kurang memuaskan. Del Valle mengambil alih penguasaan bola dan berhasil mencetak gol pada menit ke-30. Gol ini terjadi akibat kesalahan di lini belakang Flamengo yang dimanfaatkan oleh Reasco.
Flamengo terlihat tidak fokus dan melakukan banyak kesalahan, baik dalam operan maupun penguasaan bola. Tim asuhan Jardim tampak kesulitan menghadapi tekanan dari Del Valle. Meskipun demikian, mereka tetap menciptakan beberapa peluang, termasuk satu tembakan dari Bruno Henrique.
Di babak kedua, situasi berubah ketika Arrascaeta masuk sebagai pemain pengganti. Ia berhasil menyamakan kedudukan bagi Flamengo, memastikan mereka tetap berada di jalur semifinal. Meskipun imbang, hasil ini cukup untuk Flamengo melaju ke tahap berikutnya.[]
Sumber: Lance!
