Awal musim ini tidak berjalan mulus bagi Manchester United. Tim ini mengawali Premier League dengan hasil campur aduk, termasuk satu kemenangan, satu hasil seri, dan dua kekalahan. Posisi mereka kini terjerembab di peringkat 13 klasemen Liga Inggris.
Kekalahan terbaru dari Manchester City mengungkapkan masalah mendasar. Meskipun unggul jumlah pemain sejak menit ke-23, MU tidak mampu berbuat banyak dalam pertandingan tersebut.
Saat ini, MU telah mencetak tujuh gol dan juga kebobolan tujuh gol. Paul Scholes, legenda MU, menegaskan bahwa situasi ini tidak mengejutkan. Menurutnya, proyek pembangunan tim masih jauh dari selesai.
Scholes menyatakan, setelah memperkuat lini depan tahun lalu, saat ini fokus tim beralih ke lini tengah. Ia menilai pertahanan baru akan diperbaiki tahun depan, asalkan sektor lain sudah terawat dengan baik.
“Saya rasa mereka melakukannya per seksi, itu yang terlihat. Mereka membereskan lini serang tahun lalu dan bagian itu tampak oke,” kata Scholes. Ia juga menyinggung kebutuhan akan penyerang top, meragukan potensi Sesko meskipun merasa dia menunjukkan peningkatan.
Selain itu, Scholes menekankan bahwa saat ini MU tampaknya memperbaiki lini tengah. Menurutnya, pertahanan baru akan dikerjakan tahun depan, dan saat ini, tim ini cenderung kebobolan gol.
“Lalu tim juara Premier League mana yang Anda lihat tak punya kiper top? Lammens mungkin saja jadi sosok itu, entahlah, saya rasa itu belum bisa dipastikan,” jelasnya.
Ia mencontohkan tim-tim lainnya seperti Arsenal dan Liverpool yang memiliki kiper kelas dunia yang berkontribusi terhadap kesuksesan mereka. Scholes mengingatkan bahwa Manchester United juga pernah memiliki kiper handal seperti Peter Schmeichel dan Edwin van der Sar.
Dengan situasi saat ini, perjalanan Manchester United di Premier League musim ini masih panjang dan penuh tantangan.[]
Sumber: detiksport
