Rakyat News – Kevin Keegan, mantan kapten dan manajer Inggris, telah meninggal dunia pada usia 75 tahun. Keluarganya mengonfirmasi bahwa ia meninggal tujuh minggu setelah diagnosis kanker stadium empat.
Keegan merupakan salah satu pemain sepak bola Inggris yang paling dihormati. Ia memiliki karier bermain yang gemilang di Scunthorpe United, Liverpool, Hamburg, Southampton, dan Newcastle.
Setelah pensiun dari bermain, Keegan melanjutkan kariernya sebagai manajer di Newcastle, Fulham, Inggris, dan Manchester City. Ia mengungkapkan diagnosis kankernya pada bulan Juni, yang merupakan tahap paling lanjut dari penyakit ini.
Keluarga Keegan mengungkapkan bahwa ia awalnya dirawat di rumah sakit untuk evaluasi gejala perut yang berkelanjutan pada bulan Januari. Dalam pernyataan keluarga, mereka menyebut Keegan dikelilingi oleh istri dan putrinya saat meninggal.
Keegan adalah pemenang Ballon d’Or dua kali dan dikenal sebagai suami, ayah, dan kakek yang sangat dicintai. Keluarga berterima kasih kepada tim medis yang telah merawatnya.
Newcastle United memberikan penghormatan, menyebut Keegan sebagai salah satu sosok paling ikonik dalam sejarah klub. Pernyataan klub menekankan bahwa Keegan lebih dari sekadar pemain dan manajer legendaris.
Keegan telah meninggalkan jejak yang tak terukur dalam ingatan para pendukungnya, serta menginspirasi generasi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Liverpool, tempat Keegan bermain antara tahun 1971 hingga 1977, juga menyatakan bahwa semangat dan kontribusinya akan selalu dikenang.
England dan Manchester City turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Keegan. Manchester City mengakui peran Keegan dalam mengukuhkan klub mereka sebagai tim Premier League.
Alan Shearer, yang pernah bermain di bawah Keegan, menyebutnya sebagai pahlawan, manajer, dan teman. Keegan dikenang sebagai sosok berbakat, karismatik, dan penuh semangat dalam karirnya.



