Komite Teknis Wasit Spanyol memberikan penjelasan mengenai insiden kontroversial dalam derby Atletico Madrid melawan Real Madrid. Mereka menilai Kang In-lee pantas diusir setelah melakukan tekel keras terhadap Federico Valverde. Selain itu, mereka juga membenarkan kartu merah yang diterima Dean Huijsen setelah intervensi VAR.
Menurut surat kabar “AS”, wasit Miguel Angel Ortiz Arias dinilai keliru dalam menangani tiga insiden utama dalam pertandingan. Teknologi VAR membantu mengoreksi dua dari insiden tersebut. Dalam insiden antara Cuti Romero dan Jude Bellingham, Ortiz Arias salah menentukan pelanggaran, menganggap Bellingham yang bersalah dan memberikan kartu kuning.
Setelah peninjauan oleh VAR, keputusan diperbaiki dan Romero ditetapkan sebagai pelaku pelanggaran. Komite Wasit berpendapat tekel Romero seharusnya berujung pada pengusiran, tetapi hanya kartu kuning yang diberikan meski identitas pemain pelanggar sudah dikoreksi.
Insiden kedua melibatkan tekel Kang In-lee terhadap Valverde. Komite menilai tekel tersebut layak mendapat kartu merah, karena dilakukan dari belakang dan sangat keras. Sayangnya, wasit tidak mengambil tindakan dan VAR juga tidak meninjau momen ini.
Komite menyoroti ketidakadilan dalam keputusan wasit terkait Kang In-lee sebagai salah satu kesalahan paling menonjol. Di sisi lain, komite mendukung keputusan pengusiran Dean Huijsen. Huijsen sebelumnya hanya diberikan kartu kuning setelah menahan Giuliano Simeone di dalam kotak penalti, yang menyebabkan tendangan penalti.
Setelah VAR memanggil wasit untuk meninjau situasi, Ortiz Arias mengubah keputusannya dan mengeluarkan kartu merah untuk Huijsen. Keputusan ini dianggap benar dan jelas oleh Komite Teknis Wasit.[]
Sumber: Goal.com
