Banda Aceh
Kesehatan

Tips Mencegah Dehidrasi Pada Musim Kemarau

Cuaca panas musim kemarau berisiko menyebabkan dehidrasi. Simak tips dari ahli untuk mencegahnya.

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

Jakarta (ANTARA) – Musim kemarau yang panas meningkatkan risiko dehidrasi, terutama bagi yang aktif di luar ruangan. Dietisien Fitri Hudayani, SST., S.Gz, MKM, RD dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta mengatakan bahwa penguapan cairan tubuh meningkat saat berkeringat.

Fitri menjelaskan kepada ANTARA bahwa kehilangan cairan tubuh dapat terjadi melalui saluran pernafasan saat cuaca panas. Ketika tubuh kehilangan 1-2 persen cairan, seseorang akan merasa haus dan dapat mengalami dehidrasi ringan.

Untuk mencegah dehidrasi, Fitri menyarankan mengonsumsi cairan sebanyak dua hingga 2,5 liter, atau sekitar delapan hingga 10 gelas per hari. Dalam kondisi panas, asupan cairan perlu ditambah 0,5 hingga 1 liter dari biasanya.

Cairan tidak hanya diperoleh dari air putih, tetapi juga dari buah-buahan berair, kuah sayuran, dan makanan yang mengandung air. Fitri menyarankan untuk minum secara periodik tanpa menunggu rasa haus muncul.

Ia merekomendasikan bagi yang beraktivitas di luar untuk minum satu gelas air atau 250 cc setiap 15-20 menit. Selain itu, kopi, teh, atau minuman berenergi juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan.

Namun, konsumsi minuman bergula tinggi sebaiknya dibatasi untuk menghindari masalah kesehatan lainnya. Fitri menekankan pentingnya mengonsumsi buah-buahan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineral.

Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi guna memenuhi kebutuhan energi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dan panjang pada tahun 2026.

BMKG memprediksi musim hujan akan mulai terlihat secara bertahap pada pertengahan Oktober 2026 di beberapa daerah seperti Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung. Sementara itu, Banten dan Jawa Barat diperkirakan memasuki musim hujan di awal November 2026.[]

Sumber: Berita Terkini – ANTARA News

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.