Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) bersama pemerintah telah menetapkan target untuk tim nasional putra lolos ke Piala Dunia 2034. Target ini disusun setelah Vietnam berhasil mempertahankan gelar juara ASEAN Championship 2026.
Pemerintah Vietnam menargetkan skuad senior untuk mencapai putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2030 terlebih dahulu. Hal ini didukung oleh koordinasi antara Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam dan Presiden FIFA Gianni Infantino pada 26 Agustus 2026.
Pemerintah meminta FIFA untuk meningkatkan kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia dan fasilitas olahraga. Infantino dan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom juga meninjau pusat pelatihan muda PVF di Hung Yen untuk memperkuat program pembinaan.
Sektor swasta berkontribusi melalui pembangunan VinFast Stadium di Hanoi yang dapat menampung 135.000 penonton, dijadwalkan selesai pada Juli 2027. Selain itu, proyek kompleks olahraga Rach Chiec di Ho Chi Minh City dan PVF Stadium yang berkapasitas 60.000 kursi juga sedang dalam pengembangan.
Di tingkat kelompok umur, tim Vietnam U-17 telah memastikan diri lolos ke FIFA U-17 World Cup 2026 di Qatar pada 19 November hingga 13 Desember 2026. Mereka berada di Grup G bersama Belgia, Mali, dan Selandia Baru.
Pelatih Vietnam U-17, Cristiano Roland, menilai ada peningkatan mentalitas yang signifikan dalam skuadnya. Namun, ia menekankan perlunya peningkatan intensitas permainan, pengambilan keputusan, taktik, dan konsistensi untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Keberhasilan Vietnam U-23 meraih posisi ketiga pada AFC U-23 Asian Cup 2026 juga menunjukkan kemajuan. VFF berpendapat partisipasi aktif di turnamen Asia sangat penting untuk meningkatkan keterampilan pemain muda.[]
Sumber: pdiperjuanganbali.id
