Seorang lansia bernama Sadimin berusia 67 tahun ditemukan tewas di jalan kampung di Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Penemuan itu mengejutkan warga setempat yang awalnya mengira Sadimin adalah korban kecelakaan. Namun, kondisi tubuhnya yang bersimbah darah mengindikasikan hal lain.
Pada saat penemuan, bercak darah terlihat jelas di jalan kampung tersebut. Tim Inafis Polres Sragen segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah Sadimin ke rumah sakit untuk proses autopsi. Warga bernama Badri, yang menyaksikan kejadian itu, merasa terkejut mendengar teriakan dari luar rumahnya.
Badri menjelaskan, saat ia keluar rumah, ia melihat seseorang tergeletak di jalan dan mengira terjadi kecelakaan ringan. Namun, saat ia mendekat, Badri mengetahui bahwa korban adalah Sadimin, yang diketahui berbeda RT dengan dirinya. Ia awalnya melihat Sadimin masih bernyawa dan tergeletak miring di tengah jalan.
Menurut Badri, terdapat darah yang mengalir dari bagian perut Sadimin. Ia segera meminta bantuan warga lain untuk membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, Sadimin meninggal dunia tidak lama setelah itu. Setelah kejadian, jenazahnya dipindahkan ke halaman rumah warga setempat.
Badri juga melaporkan bahwa anak Sadimin datang ke lokasi dan terlihat sangat berduka memeluk jenazah ayahnya. Sadimin dikenal sebagai sosok yang biasa berjalan-jalan di sekitar kampung, terutama di pagi hari. Kejadian tragis ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.[]
Sumber: Kompas.com
