Banda Aceh
Ragam

Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal

Dua pendaki yang tersesat di Gunung Piramid, Bondowoso ditemukan meninggal dunia. Proses evakuasi terkendala medan ekstrem.

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

– Pada Selasa, 4 Agustus 2026, dua pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Piramid, Bondowoso, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini dilakukan oleh Tim SAR Gabungan setelah melakukan pencarian di lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya korban.

Sebagaimana dilaporkan oleh Suara Surabaya, pencarian berlangsung di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 09.10 WIB dan melakukan penyisiran. Setelah lebih dari tiga jam pencarian, kedua korban ditemukan pada pukul 12.13 WIB di dasar tebing.

Korban ditemukan pada koordinat 07°56′28,38″ LS dan 113°43′56,26″ BT, sekitar 170 meter dari titik awal kejadian ke arah tenggara. Lokasi penemuan berada di dasar tebing dengan kemiringan sekitar 40 derajat dan kedalaman kurang lebih 60 meter. Setelah memastikan posisi korban, Tim SAR Gabungan langsung melakukan upaya evakuasi.

Namun, hingga pukul 18.00 WIB, proses evakuasi belum berhasil diselesaikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi di lapangan yang semakin gelap, ruang kerja yang sangat terbatas, dan medan curam yang dinilai membahayakan keselamatan petugas. Oleh karena itu, proses evakuasi akan dilanjutkan pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Medan yang ekstrem di sekitar Gunung Piramid menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR. Ketinggian dan kemiringan tebing yang curam membuat akses sulit bagi tim evakuasi. Keputusan untuk melanjutkan pencarian di hari berikutnya diambil demi keselamatan para petugas yang terlibat.

Pihak Basarnas mengonfirmasi bahwa pencarian korban KMP Mutiara Sentosa 2 tetap berlanjut meskipun operasi SAR resmi ditutup. Keluarga para pendaki yang hilang juga masih berharap untuk menemukan anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.

Kasus ini menyoroti pentingnya keselamatan saat mendaki, terutama di daerah dengan medan yang sulit. Persiapan yang matang dan pemahaman tentang kondisi cuaca sangat diperlukan bagi para pendaki. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk semua pendaki agar lebih berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan saat berada di alam bebas.

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.