JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menguatkan kualitas telekomunikasi untuk mendukung pencarian jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya.
“Koordinasi dilakukan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan memastikan informasi mengenai perkembangan situasi dapat disampaikan secara akurat dan terverifikasi,” ujar Meutya dalam pernyataannya yang dikutip pada Kamis, 9 September.
Dalam hal komunikasi dan digital, Meutya mengatakan bahwa Kemkominfo berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk memastikan dukungan konektivitas yang diperlukan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. “Melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Kemkominfo juga mendukung pencarian kelompok jurnalis dengan memperkuat kualitas telekomunikasi di sekitar Selat Sunda,” tambahnya.
Meutya juga menyebutkan bahwa Kemkominfo akan terus mengevaluasi kebutuhan dukungan jaringan sesuai dengan perkembangan operasi di lapangan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk menyaring dan tidak membagikan informasi mengenai hilangnya kontak kelompok jurnalis di Selat Sunda yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
“Kami mendorong masyarakat untuk memperoleh dan menyebarkan informasi dari sumber resmi dan terverifikasi, termasuk Basarnas, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan otoritas terkait lainnya,” jelasnya.
Lima jurnalis yang masih hilang adalah M. Bagus Khoirunnas (Foto Reporter Antara), Ari Basuki (Foto Reporter Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Foto Reporter iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), dan Donal Husni (Freelancer). Kelima jurnalis dan tiga kru speedboat kehilangan kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9) sore. Tidak lama setelah berangkat, komunikasi kelompok tersebut terputus.
Kemkominfo akan terus memantau perkembangan informasi di ruang digital dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pihak terkait lainnya.[]
Sumber: VOI.ID
