Banda Aceh
Teknologi

Kenaikan Suku Bunga AS: Pertama dalam Tiga Tahun

Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, berupaya menekan inflasi.

Oleh Waktu baca: 2 menit
Bagikan

Federal Reserve AS telah menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. Kenaikan ini merupakan langkah untuk mengatasi inflasi yang terus meningkat.

Suku bunga dinaikkan menjadi 3,75%-4% dari sebelumnya 3,5%-3,75%. Keputusan ini diambil secara bulat meskipun ada penolakan keras dari Presiden Donald Trump.

Trump sebelumnya menyerukan penurunan suku bunga, tetapi setelah pengumuman tersebut, ia menyatakan dukungan terhadap Ketua Fed, Kevin Warsh, meskipun menganggap dewan Fed bersikap “musuh”.

Warsh menyatakan bahwa inflasi yang tinggi telah berlangsung terlalu lama dan menyebut keputusan ini sebagai pilihan yang “bijaksana” dan “berhati-hati”. Kenaikan suku bunga ini membuat pinjaman menjadi lebih mahal bagi masyarakat.

Namun, suku bunga yang lebih tinggi dapat memberikan imbal hasil yang lebih baik bagi tabungan. Warsh menekankan bahwa meskipun ada “sikap optimis” di kalangan pimpinan Fed, inflasi tetap menjadi masalah.

Target Fed adalah menjaga inflasi di angka 2% atau di bawahnya. Namun, inflasi di AS telah berada di atas target tersebut selama lebih dari lima tahun.

Kenaikan harga bahan bakar sebagai respon terhadap lonjakan harga minyak dunia akibat perang AS-Israel dengan Iran turut mendorong inflasi. Ini berdampak pada biaya barang dan jasa lainnya.

Warsh menambahkan bahwa meskipun Fed tidak dapat memengaruhi harga individu, seperti harga minyak atau makanan, mereka dapat berusaha mencegah lonjakan harga yang lebih luas di seluruh ekonomi.

Dia juga menyatakan bahwa kekuatan pasar tenaga kerja dan perekonomian yang lebih luas membuat Fed fokus pada stabilisasi harga. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang paling tidak mampu.

Biasanya, bank sentral meningkatkan suku bunga saat inflasi tinggi untuk mengurangi pengeluaran dan mendorong tabungan. Namun, ini adalah tindakan yang seimbang karena suku bunga yang lebih tinggi juga dapat menghalangi investasi bisnis dan mengganggu pertumbuhan ekonomi.

Warsh sebelumnya diharapkan melakukan permintaan Trump untuk memangkas suku bunga. Namun, dengan kenaikan ini, dia menunjukkan sikap independen.[]

Sumber: BBC

Tinggalkan Komentar

Kolom bertanda * wajib diisi.