Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan anggaran secara jor-joran. Pernyataan ini disampaikan terkait anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di era Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana untuk memangkas anggaran BGN di bawah Rp 200 triliun.
Sudaryono menjelaskan bahwa tidak akan ada pengadaan yang tidak perlu, seperti yang dilakukan oleh Kepala BGN sebelumnya. Dia menyatakan, “Kita enggak mau anggaran jor-joran juga kayak yang lalu-lalu. Pengadaan yang nggak perlu, sudah enggak mungkin kita lakukan itu,” saat berada di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Dia menambahkan, semua anggaran adalah milik rakyat, baik besar maupun kecil. “Kami intinya gini, semua anggaran, mau besar, mau kecil, itu uang negara, uang rakyat. Tentu saja saya sebagai Kepala BGN harus mempertanggungjawabkan anggaran itu sebaik mungkin,” ujarnya.
Sudaryono menginginkan agar jika anggaran yang diterima lebih sedikit, manfaat yang dihasilkan tetap besar. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien. Sebelumnya, Purbaya menyebutkan anggaran MBG 2027 dialokasikan sekitar Rp 240 triliun dan dapat ditekan melalui efisiensi dan pemanfaatan teknologi.
Dengan adanya komitmen dari Sudaryono, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih baik dengan pengelolaan anggaran yang lebih bijak. Hal ini juga mencerminkan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.[]
Sumber: Kompas.com
