Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh mempercepat langkah menuju kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027 dengan menyiapkan pemusatan latihan atau training camp atau TC ke Malaysia.
Program yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 3 September 2026 itu digelar setelah Laskar Rencong menuntaskan tahap latihan awal di Banda Aceh, sekaligus menjadi penentu arah komposisi tim sebelum bertarung di kompetisi resmi.
Rencana keberangkatan ke Negeri Jiran bukan sekadar latihan fisik biasa. Selama berada di Malaysia, tim asuhan Jaya Hartono itu juga dijadwalkan melakoni serangkaian laga uji coba melawan klub-klub setempat.
Pertandingan tersebut disiapkan sebagai instrumen evaluasi bagi tim pelatih untuk mengukur kesiapan pemain sebelum kompetisi bergulir.
Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, menjelaskan bahwa keputusan menjalani TC di Malaysia sudah melalui pertimbangan matang manajemen bersama tim pelatih, seperti dikutip dari keterangan resmi manajemen Persiraja Banda Aceh.
Menurutnya, suasana latihan di luar negeri diharapkan memberi pengalaman baru bagi para pemain sekaligus mempercepat proses adaptasi taktik.
“TC di Malaysia ini kita harapkan bisa memberikan suasana dan pengalaman berbeda bagi pemain. Selain latihan, kita juga akan menjalani beberapa pertandingan uji coba untuk melihat sejauh mana perkembangan tim,” ujar Dek Gam, Rabu (19/8).
Skuad Persiraja Diisi Banyak Wajah Baru

Kebutuhan TC Malaysia ini tidak lepas dari kondisi skuad Persiraja musim ini yang mengalami perombakan cukup signifikan.
Pada sesi latihan perdana 1 Agustus lalu, sebanyak 18 pemain sudah bergabung, 13 di antaranya adalah wajah baru. Total pemain yang kini tergabung dalam skuad Laskar Rencong mencapai 31 orang.
Lima di antara pemain baru tersebut merupakan putra asli Aceh. Kelimanya adalah Khalidin (24) dan Pitian Husni (24) yang mengisi posisi striker dan winger, gelandang Ridha Umami (26), bek kiri sekaligus gelandang M. Raffa Fathary (17) jebolan EPA Persiraja 2025/26, serta bek kiri Said Kaysa Qusairy (20).
Manajemen bahkan memberikan kontrak jangka panjang, dua tahun untuk Khalidin, Ridha Umami, dan Pitian Husni, sementara Raffa Fathary dan Kaysa Qusairy diikat tiga tahun.
Selain talenta lokal, Persiraja juga memperkuat lini asing dengan kehadiran bek Brasil Daniel Alemão dan penyerang Pantai Gading Djakaridja Traore, ditambah gelandang asal Uruguay, Martin Chaves.
Pelatih Jaya Hartono menilai Alemão sudah menunjukkan penempatan posisi dan kemampuan build up serangan yang positif sejak sesi latihan awal, sementara Traore dinilai tenang di area pertahanan lawan meski masih membutuhkan suplai bola lebih banyak dari sektor sayap agar postur tubuhnya termanfaatkan maksimal.

Di tengah proses pematangan skuad, tim pelatih mengaku masih membutuhkan satu pemain lagi di posisi bek tengah. Pencarian ini tidak mudah karena harus menyesuaikan dengan ketatnya regulasi kompetisi yang mewajibkan penggunaan pemain U-23 dan pemain lokal dalam jumlah tertentu.
“Kita masih mencari satu stoper lagi, karena sekarang kuota regulasi sangat banyak, ada delapan, kemudian main dua, wajib. Jadi kita juga harus mencari pemain-pemain yang regulasi tapi siap pakai dan siap main. Itu sedikit agak sulit, tapi di sini sudah kelihatan, tinggal membenahi fisik mereka saja,” kata Jaya Hartono.
Media Officer Persiraja, Ariful Usman, menambahkan bahwa kehadiran pemain-pemain muda asal Aceh menjadi bagian dari komitmen klub membangun skuad yang kompetitif sekaligus membuka ruang bagi talenta lokal untuk berkembang bersama klub dalam jangka panjang.
Target Tampil Kompetitif di Grup Barat
Persiraja musim ini kembali tergabung di Grup Barat Pegadaian Championship 2026/27, bersaing dengan klub-klub asal Sumatera seperti PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, Semen Padang FC, dan Sumsel United, serta sejumlah klub dari Pulau Jawa. Manajemen menegaskan tidak ingin proses persiapan dilakukan terburu-buru, mulai dari latihan fisik, pematangan taktik, hingga laga uji coba di Malaysia, agar tim benar-benar siap saat kompetisi resmi bergulir.
Dengan kombinasi pemain lokal Aceh, tambahan tenaga asing, serta agenda TC Malaysia yang segera dijalani, Persiraja berupaya membangun fondasi tim yang solid untuk bersaing lebih baik dibanding musim sebelumnya di pentas Pegadaian Championship 2026/2027.
